News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Perundungan SMPN 1 Tuban, Siswi Berprestasi Dipindah Gara-gara Diancam Dilaporkan ke Polisi..

Seorang siswi SMP Negeri favorit di Tuban jadi korban perundungan temannya sendiri. Tak hanya itu, siswi berinisial RT ini juga harus terusir dari sekolahnya.
Kamis, 12 September 2024 - 18:39 WIB
kasus perundungan di sekolah
Sumber :
  • tim tvone - hartono

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang siswi SMP Negeri favorit di Tuban jadi korban perundungan temannya sendiri. Tak hanya itu, siswi SMP berinisial RT ini juga harus terusir dari SMPN favorit tersebut.

Namun, jarak antara sekolah baru RT dengan pusat Tubang sekitar 30 km.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal RT merupakan siswi berprestasi. Ia seorang atlet olah raga renang.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun tim tvOnenews.com, peristiwa perundungan berawal dari cekcok antara RT dan NV pada Rabu (4/9/2024) lalu.

Dalam pertengkaran tersebut RT diduga menampar NV. RT kesal lantaran NV sering menjadikan nama ayahnya sebagai olok-olok. Kemudian NV mengadu kepada orang tuanya.

Tak terima anaknya ditampar RT, orang tua NV seorang anggota aparat keamanan di Tuban mendatangi sekolah pada Kamis (5/9/2024) untuk klarifikasi.

Kemudian pada Sabtu (7/9/2024) pihak sekolah menggelar mediasi dengan kedua orang tua masing-masing siswa, termasuk pengurus komite sekolah.

Dalam pertemuan tersebut orang tua NV, meminta kepada pihak sekolah agar RT dikeluarkan dari sekolah favorit tersebut. 

Orang tua NV bahkan mengancam akan melaporkan kasus kekerasan tersebut ke kepolisian.

Karena tak memiliki pilihan, pihak sekolah terpaksa memindahkan RT ke sekolah SMPN di wilayah Kecamatan Rengel yang jaraknya sekitar 30 km dari wilayah Tuban.

Saat dikonfirmasi terkait pemindahan RT, Kepala Sekolah SMPN 1 Tuban Umirindiyah tak bersedia memberikan keterangan.

Namun, salah seorang guru yang mengikuti mediasi kedua orang tua mengatakan pemindahan RT sudah sesuai kesepakatan. 

Meski begitu pihak sekolah mengaku merasa berat melepaskan siswa yang berprestasi di bidang olah raga renang tersebut.

"Sebenarnya kami agak berat melakukan mutasi, dia itu anak berprestasi sebagai atlet renang. Tapi ini terpaksa dilakukan agar semua berjalan dengan baik, karena memang hasil keputusan setelah dilakukan mediasi seperti itu, jadi ini hasil mediasi semua pihak," ungkapnya, Selasa (10/9/2024).

Sementara orang tua RT, Sutikno mengaku hanya bisa pasrah, menerima keputusan pemindahan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, anaknya diancam akan dilaporkan ke polisi. Hal itu membuatnya ketakutan.

"Sudahlah jangan dibuat ramai semua sudah selesai. Anak saya sudah dipindah ya sudah, enggak usah diperpanjang. Sebagai orang kecil pasrah saja," ungkapnya saat dikonfirmasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral