GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Disiram Air Keras di Jakbar, Dendam Jadi Motif

Salah satu pelaku yang diamankan polisi akibat menyiram air keras ke anggota miliki motif dendam karena mengalami kebutaan akibat tawuran.
Selasa, 24 September 2024 - 16:33 WIB
Pelaku Polisi Disiram Air Keras
Sumber :
  • Tim tvOne/Adinda

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap motif salah satu pelaku berinisial ISE (24) yang melakukan penyiraman air keras ke anggota polisi saat berupaya membubarkan tawuran di wilayah Kembangan, Jakarta Barat. Diketahui dua tersangka lainnya berinisial AAYA (15) dan RB (22).

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Syahduddi menyebutkan tersangka ISE mengalami kebutaan pada mata sebelah kirinya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku pernah menjadi korban penyiraman air keras pada saat melakukan aksi tawuran di tahun 2023. 

“Ketika ISE ini tawuran oleh kelompok lawannya, yang bersangkutan disiram air keras mengenai mata sebelah kiri dan mengakibatkan kebutaan,” ungkap Syahduddi.

Kemudian dengan penderitaan yang dialami itu, tersangka berniat melakukan aksi balas dendam ketika ada orang ataupun lawan yang mengajak tawuran.

“Dia sudah mempersiapkan air keras ataupun HCL untuk melukai ataupun menyakiti lawannya. Termasuk petugas kepolisian yang datang untuk mengubarkan ataupun mencegah terjadinya aksi tawuran tersebut,” ucapnya.

Sementara itu Syahduddi menyebutkan bahwa tersangka ISE saat tawuran memang sudah menyiapkan dan membawa air keras untuk melukai lawannya.

“Jadi ketika dia juga terlibat dalam aksi tawuran dia juga berupaya untuk melukai lawannya dengan cara yang sama. Kemwrin kita dapatnya juga yang bersangkutan sedang membawa air keras,” kata Syahduddi.

Akibat perbuatannya tersebut pelaku dikenakan dengan pasal berlapis yakni Pasal 214 KUHP, Pasal 170 juncto, Pasal 55 KUHP dan pasal 351 serta pasal 358 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama lamanya 7 tahun.

“Karena yang bersangkutan melawan petugas pada saat bertugas secara sah sehingga mengalami luka dan melakukan kekerasan secara bersama-sama di muka umum,” jelas Syahduddi.

Sebelumnya diberitakan, polisi berhasil menangkap tiga pelaku penyiraman air keras terhadap anggotanya yang berusaha membubarkan tawuran di wilayah Kembangan, Jakarta Barat. 

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes M Syahduddi membenarkan adanya penangkapan terhadap para pelaku tawuran yang menyiram air keras tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sudah kita amankan sebanyak tiga orang pelaku," kata Syahduddi, kepada wartawan, pada Senin (23/9/2024). 

Tiga pelaku yang diamankan diantaranya berinisial AAYA (15), ISE (23), dan RB (22). Selain itu pihak kepolisian juga berhasil menyita barang bukti berupa air keras yang digunakan para pelaku dalam melancarkan aksinya. (ars/ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tega! Istri Gorok Leher Suami saat Tertidur Lelap Bersama Anak di Losmen Parangtritis Bantul, Polisi Dalami Motif

Tega! Istri Gorok Leher Suami saat Tertidur Lelap Bersama Anak di Losmen Parangtritis Bantul, Polisi Dalami Motif

Peristiwa tragis menggemparkan kawasan wisata Parangtritis. Seorang pria berinisial S (35) mengalami luka dan mengeluarkan darah setelah lehernya digorok.
Eks Timnas Prancis Resmi Selesaikan Musim Super League Lebih Cepat Setelah Bawa Persib Menang dari Persija

Eks Timnas Prancis Resmi Selesaikan Musim Super League Lebih Cepat Setelah Bawa Persib Menang dari Persija

Layvin Kurzawa tampil sebagai pemain cadangan dalam kemenangan Persib Bandung 2-1 melawan Persija di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).
Kini, Indonesia Miliki Konsil Veteriner untuk Perkuat Tata Kelola Profesi Dokter Hewan

Kini, Indonesia Miliki Konsil Veteriner untuk Perkuat Tata Kelola Profesi Dokter Hewan

Indonesia kini memiliki badan resmi untuk memperkuat tata kelola profesi dokter hewan dengan diluncurkannya Konsil Veteriner Indonesia (KVI).
Terungkap, Peran 320 WNA dalam Kasus Judol Internasional di Hayam Wuruk

Terungkap, Peran 320 WNA dalam Kasus Judol Internasional di Hayam Wuruk

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengungkapkan temuan sementara terkait peran dari 320 orang warga negara asing (WNA) yang terlibat kasus Judol di
Sebanyak 1.096 Lulusan UAD Siap Menjadi Profesional yang Berintegritas

Sebanyak 1.096 Lulusan UAD Siap Menjadi Profesional yang Berintegritas

UAD menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Terapan, Sarjana, Magister, dan Doktor Periode III Tahun Akademik 2025/2026 di JEC, Sabtu, 9 Mei 2026.
Kapolda Jabar Imbau Bobotoh Tertib Rayakan Kemenangan Persib Bandung: Jaga Keselamatan

Kapolda Jabar Imbau Bobotoh Tertib Rayakan Kemenangan Persib Bandung: Jaga Keselamatan

Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan mengajak Bobotoh untuk merayakan kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta secara tertib dan tetap menjaga keamanan

Trending

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
KOVO Rilis Daftar Pemain Asing V-League, Lawan-Lawan Berat Megawati Hangestri Masih Bertahan

KOVO Rilis Daftar Pemain Asing V-League, Lawan-Lawan Berat Megawati Hangestri Masih Bertahan

KOVO mengumumkan perpanjangan kontrak sejumlah pemain asing V-League 2026, termasuk rival-rival utama Megawati Hangestri, yang dipastikan tetap memperkuat klub.
Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.
Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

​​​​​​​Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!
Cara Nonton Live Streaming UFC 328 Khamzat Chimaev vs Sean Strickland Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming UFC 328 Khamzat Chimaev vs Sean Strickland Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan UFC 328 dengan duel utama antara Khamzat Chimaev vs Sean Strickland.
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Selengkapnya

Viral