News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terpidana KPK Eko Darmanto Diperiksa Buntut Pertemuannya dengan Alexander Mawarta

Polisi tengah menyelidiki soal pertemuan Wakil Ketua KPK, Alexander Mawarta dengan terpidana KPK, yang juga mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto.
Jumat, 27 September 2024 - 20:42 WIB
Eko Darmanto
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi tengah menyelidiki soal aduan masyarakat mengenai pertemuan Wakil Ketua KPK, Alexander Mawarta dengan terpidana KPK, yang juga mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto.

Direktur Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap Eko Darmanto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk Eko Darmanto sudah diklarifikasi atau dimintai keterangannya di tahap penyelidikan oleh tim penyelidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus PMJ pada tanggal 6 Mei 2024,” kata Ade Safri, kepada wartawan, pada Jumat (27/9/2024).

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata
Sumber :
  • Reno Esnir-Antara

 

Sementara itu Ade Safri tidak menjelaskan secara detail terkait materi pertanyaan yang didalami terhadap Eko Darmanto. 

Namun ia menegaskan pertanyaan mengenai dugaan tindak pidana hubungan langsung atau tidak langsung yang dilakukan oleh Alexander Marwata dengan tersangka Eko Darmanto.

“Seputar dugaan tindak pidana yang terjadi,” singkat Ade Safri.

Selain itu dalam aduan masyarakat ini, Ade Safri juga tidak mengungkap sosok yang melaporkan. 

Sebab menurutnya setiap pelapor mendapatkan hak perlindungan hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Salah satunya bahwa saksi berhak untuk dirahasiakan identitasnya. Hak pelapor ataupun saksi untuk memperoleh perlindungan hukum ini, wajib diberikan oleh penegak hukum,” ungkapnya.

Polisi Terima Aduan Masyarakat

Polisi telah menerima aduan masyarakat terkait adanya pertemuan Wakil Ketua KPK RI, Alexander Mawarta dengan terpidana KPK, mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto. 

Direktur Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan aduan tersebut diterima pada Selasa (23/9/2024). 

“Bahwa benar Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah menerima dumas terkait dugaan tindak pidana berupa hubungan langsung atau tidak langsung yang dilakukan oleh oknum Pimpinan KPK (Alexander Marwata) dengan tersangka tindak pidana korupsi mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto,” kata Ade Safri, kepada wartawan, pada Jumat (27/9/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya telah melakukan verifikasi, pembuatan telaahan aduan masyarakat, melakukan pengumpulan bahan keterangan, dan membuat laporan informasi.

Selanjutnya atas dasar laporan tersebut, telah diterbitkan Surat Perintah Penyelidikan dan Springas pada tanggal 5 April 2024 dan telah diperbaharui atau diperpanjang pada tanggal 9 September 2024. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tragedi Anak Akhiri Hidup di NTT Jadi Bukti Pendidikan di Indonesia Abaikan Kesehatan Mental Anak

Tragedi Anak Akhiri Hidup di NTT Jadi Bukti Pendidikan di Indonesia Abaikan Kesehatan Mental Anak

Tragedi siswa 10 tahun akhiri hidup di Ngada, NTT, dinilai menjadi bukti bahwa sistem pendidikan di Indonesia masih mengabaikan persoalan kesehatan mental anak.
Selain Mulyono, KPK Ungkap Tangkap Dua Orang Lainnya

Selain Mulyono, KPK Ungkap Tangkap Dua Orang Lainnya

Penangkapan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Mulyono dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata bersama dua orang lainnya.
BNN Gandeng Organisasi Pemuda Patriot Nusantara untuk Perangi Narkoba di Kalangan Generasi Muda

BNN Gandeng Organisasi Pemuda Patriot Nusantara untuk Perangi Narkoba di Kalangan Generasi Muda

Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan organisasi Pemuda Patriot Nusantara (PPN) untuk memerangi narkotika di Indonesia, khususnya generasi muda.
Ronaldo Masih Ngambek, Petinggi Liga Saudi Mulai Panik dan Desak CR7 Akhiri Mogok Main Jelang Al Nassr vs Al Ittihad

Ronaldo Masih Ngambek, Petinggi Liga Saudi Mulai Panik dan Desak CR7 Akhiri Mogok Main Jelang Al Nassr vs Al Ittihad

Para petinggi senior liga berusaha mencari titik tengah agar Ronaldo berhenti mogok main dan bergabung ke dalam skuad Al Nassr saat laga menjamu Al Ittihad.
‎Tanah Bergerak Terjang Sragen, Ancam Puluhan Rumah Warga

‎Tanah Bergerak Terjang Sragen, Ancam Puluhan Rumah Warga

Puluhan rumah di tiga Dukuh di Desa Sambi, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah terancam amblas akibat pergerakan tanah.
Denada Sudah Akui Ressa Anak Kandungnya, Netizen Mulai Gencar Cari Tahu Siapa Ayah Biologisnya

Denada Sudah Akui Ressa Anak Kandungnya, Netizen Mulai Gencar Cari Tahu Siapa Ayah Biologisnya

Denada akhirnya mengaku Ressa adalah anak kandungnya. Namun publik kini gencar mencari tahu siapa sosok ayah biologis Ressa yang dibocorkan Tessa Mariska.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT