News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Tangkap Pengedar dan Penjual Jalanan Obat Keras Berbahaya di Tanah Abang, Ini Penampakannya

Polisi telah menangkap pengedar dan penjual jalanan obat keras berbahaya selama operasi tangkap tangan dan penegakan hukum di sekitar wilayah Pasar Tanah Abang.
Minggu, 29 September 2024 - 16:17 WIB
Satuan Reserse (Sat Res) Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tujuh pelaku pengedar dan pedagang atau penjual jalanan obat keras berbahaya di Jakarta Pusat pada 26-27 September 2024.
Sumber :
  • ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Pusat

Jakarta, tvOnenews.com - Pihak kepolisian berhasil menangkap tujuh pengedar dan penjual jalanan obat keras berbahaya selama operasi tangkap tangan dan penegakan hukum di sekitar Jalan KS Tubun Petamburan hingga Pasar Tanah Abang.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kasat Res Narkoba AKBP Iver Soon Manossoh di Jakarta, Minggu (29/9/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari operasi ini berhasil ditangkap sebanyak tujuh pelaku pengedar dan pedagang/penjual jalanan obat keras berbahaya masing-masing berinisial MA, AJ, SP, RP, FR, AZ, dan FA," kata AKBP Iver Soon Manossoh.

Penangkapan tersebut terungkap dari hasil penyelidikan secara masif terhadap masyarakat  yang melintas di jalan KS Tubun Petamburan, Jembatan Tinggi Petamburan hingga ke pasar proyek dan sekitar Blok G Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat pada 26-27 September 2024.

Barang bukti obat keras berbahaya yang berhasil diamankan Sat Res Narkoba Jakarta Pusat dari tujuh pelaku tersebut yaitu jenis Tramadol sebanyak 5.730 butir, jenis Heximer 320 butir, dan jenis Trihex 180 butir.

tvonenews

Dari hasil pemeriksaan terungkap  penjualan jalanan obat keras berbahaya sebagian besar menyasar warga berusia  20-30 tahun atau kelompok usia produktif yang melintas dengan kendaraan roda empat dan roda dua di tempat kejadian perkara (TKP).

Pembeli tersebut juga terdapat beberapa orang yang sudah sering atau bahkan berlangganan membeli obat keras ini kepada para pelaku.

Dari hasil cek urine, ketujuh pelaku positif mengonsumsi sabu jenis metamfetamina, tembakau sintetis, dan beberapa di antaranya positif psikotropika.

Sementara, operasi ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh tahapan Operasi Mantap Praja  menjelang hari H Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, operasi penegakan hukum yang ini diharapkan dapat  meminimalisir perilaku agresif kekerasan atau kejahatan jalanan, geng motor, premanisme, dan tawuran yang akhir-akhir ini marak terjadi antara lain faktor pengaruh obat keras berbahaya dan narkotika.

Dalam kasus yang sangat meresahkan masyarakat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap lima orang pelaku lainnya yang diduga kuat sebagai pemilik dan pengendali distribusi gelap obat keras berbahaya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kalahkan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo Resmi Menangkan Ballon d’Or of All Time

Kalahkan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo Resmi Menangkan Ballon d’Or of All Time

Cristiano Ronaldo berhasil membawa pulang gelar Ballon d’Or of All Time (BOAT) pada Kamis (29/10/2026) dini hari tadi WIB. Dia mengalahkan Lionel Messi dalam pemungutan suara.
Koalisi Netanyahu Khawatir dengan Peningkatan Partisipasi Warga Arab Keturunan Palestina di Pemilu Israel

Koalisi Netanyahu Khawatir dengan Peningkatan Partisipasi Warga Arab Keturunan Palestina di Pemilu Israel

Partisipasi warga Arab keturunan Palestina dalam Pemilu Israel 2026 kemarin membuat koalisi Partai Likud yang dipimpin petahana Benjamin Netanyahu khawatir.
Klasemen Liga Italia 2026-2027: Inter Milan Kembali Klaim Puncak, Juventus dan AC Milan Kompak Kalah

Klasemen Liga Italia 2026-2027: Inter Milan Kembali Klaim Puncak, Juventus dan AC Milan Kompak Kalah

Inter Milan berhasil mengklaim puncak klasemen sementara Liga Italia 2026-2027 yang sempat direbut Lazio. Sedangkan Juventus dan AC Milan sama-sama gagal memperbaiki peringkat.
Saat Keluarga Curiga Ibu-Anak di Madiun Tak Ada Kabar, Ini Respons Tersangka Pembunuhan Setiap Ditanya

Saat Keluarga Curiga Ibu-Anak di Madiun Tak Ada Kabar, Ini Respons Tersangka Pembunuhan Setiap Ditanya

Di saat pihak keluarga curiga ibu-anak di Madiun tak ada kabar sejak 20 September 2026, tersangka pembunuhan tidak merespons.
Amri/Nita Siap Tantang Dejan/Felisha di Babak Kedua Hylo Open 2026

Amri/Nita Siap Tantang Dejan/Felisha di Babak Kedua Hylo Open 2026

Persaingan ganda campuran Indonesia di babak 16 besar Hylo Open 2026 dipastkan berlangsung seru. Pasalnya Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah akan berhadapan dengan Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu di Saarbrücken, Jerman, Kamis (29/10/2026).
Dejan/Felisha Lolos ke 16 Besar Hylo Open 2026, Akui Sempat Kesulitan Lawan Wakil Tuan Rumah

Dejan/Felisha Lolos ke 16 Besar Hylo Open 2026, Akui Sempat Kesulitan Lawan Wakil Tuan Rumah

Ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu berhasil lolos ke babak kedua Hylo Open 2026. Meski demikian, pasangan baru tersebut mengaku sempat mengalami kesulitan di babak pertama.

Trending

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Situasi Timur Tengah yang belum stabil mengancam agenda FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir membuka opsi negara dan lawan pengganti bagi Timnas Indonesia.
Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Usai dua hasil positif di babak 32 dan 16 besar Tier C, Timnas Indonesia U-15 akan tampil di babak perempat final untuk memperebutkan peringkat 65-72 dunia di babak semifinal Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026.
Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT di Jalan Kunir, Kota Madiun, Bibit, ungkap keseharian Dwi Bagus Martono (DBM), tersangka mutilasi istri siri dan anaknya. DBM dikenal sebagai sosok.
Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Dibuang ke Hutan dengan Luka Bakar 50 Persen, Begini Kondisi Memilukan ART Banten yang Disiksa Majikan di Malaysia

Dibuang ke Hutan dengan Luka Bakar 50 Persen, Begini Kondisi Memilukan ART Banten yang Disiksa Majikan di Malaysia

Nasib tragis menimpa perempuan inisial SR (22), seorang asisten rumah tangga (ART) asal Banten yang menjadi korban penyiksaan keji oleh majikannya di Malaysia. 
Selengkapnya

Viral