News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pramono Anung Umbar Janji Tambah Kuota Pendidikan Gratis Bagi Warga Jakarta

Calon gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung mengumbar janji terkait penambahan kuota pendidikan gratis pada sekolah swasta.
Selasa, 1 Oktober 2024 - 16:25 WIB
Pramono Anung saat Blusukan ke Daerah Pesanggrahan, Jakarta Selatan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Calon gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung mengumbar janji terkait penambahan kuota pendidikan gratis pada sekolah swasta.

Pramono menyebut bahwa saat ini masih banyak warga dengan ekonomi menengah kebawah yang belum mendapatkan pendidikan laik bagi anak-anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, program pendidikan gratis telah berjalan di Jakarta sedari dulu.

"Kuotanya ga cukup, kuotanya hanya 8 ribu, padahal kebutuhannya 14 ribuan, untuk itu ya maka harus di naikan," katanya saat blusukan ke daerah Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2024).

Ia menyebut, persoalan tidak meratanya pendidikan di Jakarta harus segera ditangani dengan baik. 

Karena itu, Pramono akan meningkatkan kuota sekolah gratis baik negeri maupun swasta jika terpilih menjadi Gubernur Jakarta.

"Untuk warga yang tidak mampu sekolah di negeri maupin di swasta sama, harus di gratiskan," ucapnya.

Sebelumnya, Pramono berjanji akan memperhatikan kesejahteraan para guru swasta di Jakarta. 

Dimana selama ini hanya pengajar sekolah negeri saja yang kerap memiliki perhatian khusus dari Pemprov.

"Yang jelas salah satu yang tadi disampaikan adalah bagaimana kesejahteraan guru, terutama guru-guru swasta, bukan guru negeri yang memang itu juga harus mendapatkan perhatian," katanya saat bertemu pimpinan wilayah Muhammadiyah Jakarta, Sabtu (28/9/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menuturkan akan kembali menata kembali program tersebut agar lebih tepat sasaran. Selain itu, Pramono menegaskan tidak akan memberi celah bagi oknum yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi.

"Nah yang begitu perlu dirumuskan, perlu ditata, dibuat yang lebih adil, terbuka, dan jangan ada ruang abu-abu untuk orang memanfaatkan," tuturnya. (aha/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Agenda Khusus Timnas Indonesia di FIFA Matchday November, Ajang John Herdman Pantau Pemain untuk Piala Asia 2027

Agenda Khusus Timnas Indonesia di FIFA Matchday November, Ajang John Herdman Pantau Pemain untuk Piala Asia 2027

Timnas Indonesia memanfaatkan FIFA Matchday November untuk menjalankan agenda khusus. Ajang ini jadi kesempatan John Herdman buat memantau sejumlah pemain.
Polisi dan BNN Sisir Kebun Kopi hingga Pelosok Desa, Petani Diajak Perangi Narkoba

Polisi dan BNN Sisir Kebun Kopi hingga Pelosok Desa, Petani Diajak Perangi Narkoba

Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika terus diperluas hingga kawasan pedesaan. Kali ini, jajaran Polres Pagar Alam bersama Badan Narkotika Nasio
Amankan 6.000 Patok Batas RI-Malaysia, BNPPDT dan TNI AD Gelar Forum Kajian Strategis TW IV

Amankan 6.000 Patok Batas RI-Malaysia, BNPPDT dan TNI AD Gelar Forum Kajian Strategis TW IV

Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) mengumpulkan jajaran Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Mabes TNI AD) ...
Kuasa Hukum Irjen Ahrie Sonta Angkat Bicara, Sebut Kliennya akan Kooperatif

Kuasa Hukum Irjen Ahrie Sonta Angkat Bicara, Sebut Kliennya akan Kooperatif

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto membentuk tim khusus untuk melakukan pendalaman terhadap kasus penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
KX-1 Series Kembali Digelar, Petarung 3 Negara Berebut Sabuk Dankor Brimob di Depok

KX-1 Series Kembali Digelar, Petarung 3 Negara Berebut Sabuk Dankor Brimob di Depok

Empat petarung dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura akan bersaing dalam KX-1 Series #10 di Depok untuk memperebutkan Sabuk Dankor Brimob kelas 85 kilogram.
Nasib Jorge Martin di MotoGP Qatar Masih Tanda Tanya, Jadwal Pemeriksaan Medis Kondisi Martinator Harus Diundur

Nasib Jorge Martin di MotoGP Qatar Masih Tanda Tanya, Jadwal Pemeriksaan Medis Kondisi Martinator Harus Diundur

Nasib rider Aprilia yakni Jorge Martin di MotoGP Qatar 2026 masih menjadi tanda tanya buntut cedera yang ia dapat saat Grand Prix Australia lalu.

Trending

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Kasus dugaan pelecehan seksual saat sport massage di kawasan GBK viral di Threads. Korban mengaku diraba terapis tanpa persetujuan, Hamda DF akhirnya buka
Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Seorang nasabah Maybank, Mulyadi (54) warga Binjai, terus mencari keadilan atas dugaan saldo sebesar Rp2.349.000.000, di dalam rekening Maybank miliknya yang ti
Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Purwanto-Salamun memastikan medali perunggu setelah mengalahkan pasangan Eka-Jiyanto dalam dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-15.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Jokowi hadir sebagai saksi dan memperlihatkan ijazah pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sarjana di UGM.
Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Federasi Sepak Bola Yordania kini berpacu dengan waktu untuk mencari lawan pengganti agar agenda FIFA Matchday November tidak hanya diisi satu pertandingan.
Selengkapnya

Viral