GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gebrakan JEC Lakukan Inisiatif Sosial dengan 100 Operasi Implan Glaukoma Gratis

Eye care leader di Indonesia, JEC Eye Hospitals and Clinics beri operasi implan glaukoma gratis bagi penderita glaukoma - dengan target tindakan pada 100 mata.
Rabu, 30 Oktober 2024 - 12:29 WIB
Ilustrasi - eye care leader di Indonesia, JEC Eye Hospitals and Clinics berikan operasi implan glaukoma gratis bagi penderita glaukoma.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Eye care leader di Indonesia, JEC Eye Hospitals and Clinics memberikan operasi implan glaukoma gratis bagi penderita glaukoma - dengan target tindakan pada 100 mata.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk karena glaukoma merupakan penyebab kebutaan tertinggi kedua setelah katarak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penderita seringkali baru mencari pengobatan ketika sudah pada stadium lanjut.

Lebih-lebih 80 persen kasus glaukoma muncul tanpa gejala. Ini yang membuat glaukoma dijuluki sebagai ‘si pencuri penglihatan’.

Untuk pelaksanaan tahun kedua inisiatif ini sejalan dengan tema World Sight Day 2024 - yang puncak peringatannya berlangsung pada 10 Oktober 2024.

tvonenews

Prakarsa JEC tersebut menjadi pionir aksi sosial di Indonesia yang berfokus pada tindakan operasi implan glaukoma. JEC sendiri telah tepercaya menjalankan operasi bedah mata untuk penanganan glaukoma.

Sepanjang lima tahun terakhir saja (2020 sampai 2024), JEC telah melakukan lebih dari 3.500 tindakan operasi glaukoma.  

Prof. DR. dr. Widya Artini Wiyogo, Sp.M(K), Guru Besar Tetap Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dokter Subspesialis Glaukoma, dan Ketua JEC Glaucoma Service, JEC Eye Hospitals & Clinics menyebutkan glaukoma terjadi lantaran peningkatan tekanan dalam bola mata yang dapat merusak saraf optik.

Menurutnya, kondisi neuropati optik progresif ini berdampak pada penurunan fungsi penglihatan: lapang pandang semakin menyempit hingga buta permanen - yang tak bisa disembuhkan.

"Semakin mencemaskan lagi, glaukoma tidak bisa disembuhkan, tetapi kebutaan glaukoma dapat dicegah dengan deteksi dan terapi dini. Karenanya, penting bagi masyarakat untuk lebih sadar mengenai kelainan mata ini, sekaligus mengetahui tanda-tanda awalnya, sehingga glaukoma segera terdeteksi dan ditangani. Pemeriksaan mata secara rutin sangatlah krusial,” ujar dia, dalam keterangannya, Rabu (30/10/2024).

Prevalensi glaukoma secara global pada kelompok usia 40-80 tahun mencapai 3,54 persen. Pada 2013 saja, penderitanya mencapai 64,3 juta.

Angka ini diproyeksi terus meningkat menjadi 76 juta pada 2020, dan diperkirakan berjumlah 111,8 juta pada 2040 mendatang.

Sementara di Indonesia, data yang sempat dirilis secara resmi barulah prevalensi glaukoma sebesar 0,46% (setiap 4 sampai 5 orang per 1.000 penduduk).

Di JEC Eye Hospitals and Clinics, jumlah pasien yang terdiagnosa glaukoma mencapai hampir 250.000 orang; hanya selama periode lima tahun terakhir (2020 sampai 2024)

“Glaukoma bersifat kronis, dan sangat mempengaruhi kualitas hidup penyandangnya. Lapang pandang yang terbatas tentunya mengganggu aktivitas sehari-hari. Secara psikologis, penderita glaukoma juga berisiko merasakan kecemasan, bahkan sampai depresi - karena terus menerus mengkhawatirkan kebutaan," terang Prof. DR. dr. Widya Artini Wiyogo, Sp.M(K).

Dia juga menambahkan, belum lagi imbas finansial atas kebutuhan pengobatan glaukoma.

Tindakan intervensi medis berupa operasi implan glaukoma menjadi salah satu solusi yang tepat agar penderita mendapatkan kembali hidup yang berkualitas terhindar dari kebutaan akibat glaukoma. Inilah yang mendorong JEC untuk melanjutkan aksi sosial ini.

Adapun, implan glaukoma merupakan prosedur bedah untuk menurunkan tekanan dalam bola mata.

Operasi ini menjadi pilihan utama bagi pasien glaukoma dengan tekanan bola mata yang tetap tidak terkontrol, atau mengalami kerusakan saraf mata yang berat, dan sudah tidak lagi merespons terapi lainnya.

Prosedur implan glaukoma melibatkan pemasangan implan kecil di dalam mata (berupa tabung silikon kecil yang menempel pada semacam plat) untuk membantu mengalirkan cairan agar keluar dari bola mata dan menurunkan tekanan intraokular. Berdasarkan studi, pemasangan implan glaukoma mempunyai tingkat keberhasilan 80-85 persen.

“Pelaksanaan aksi sosial operasi implan glaukoma JEC tahun ini menyasar penerima manfaat yang lebih luas, utamanya masyarakat yang membutuhkan. Dengan teknik operasi terbaru dan variasi pilihan implan glaukoma yang tersedia, kami berharap aksi sosial ini bisa membantu pasien-pasien glaukoma untuk mendapatkan kembali kontrol tekanan bola mata lebih baik. Harapannya, pasien glaukoma, merasakan kenyamanan lebih, baik saat maupun pasca-tindakan,” jelas Dr. Zeiras Eka Djamal, SpM(K), Dokter Subspesialis Glaukoma JEC Eye Hospitals and Clinics dan Ketua Pelaksana Operasi Implan Glaukoma JEC 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahun ini, rangkaian operasi implan glaukoma gratis dijalankan secara bertahap mulai Oktober 2024 hingga April 2025, dengan penerima manfaat berasal dari berbagai wilayah Indonesia (total 100 mata).

Titik skrining dan pelaksanaan operasi akan melibatkan hampir seluruh cabang JEC Eye Hospitals and Clinics, sedangkan implementasi perdana tindakan operasi implan tahap kedua ini dipusatkan di RS Mata JEC Kedoya.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

MPR putuskan akan mengulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat, kapan pelaksanaannya? begini penjelasan Ketua MPR RI.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.

Trending

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

MPR putuskan akan mengulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat, kapan pelaksanaannya? begini penjelasan Ketua MPR RI.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Selengkapnya

Viral