GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Praktisi Hukum Ini Buka Suara soal Kasus Mardani Maming yang Berbuntut Panjang

Guru besar dan akademisi hukum angkat bicara terkait dengan adanya kasus gratifikasi dan suap yang menyeret Mardani Maming dengan menyoal perizinan tambang.
Rabu, 6 November 2024 - 18:47 WIB
Mardani Maming
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Guru besar dan akademisi hukum bicara soal kasus gratifikasi dan suap yang menyeret Mardani Maming.

Diketehui, perkara yang menjerat Mardani H Maming ini menyoal perizinan tambang, dimana perizinan itu sejatinya  telah melalui kajian di daerah hingga pusat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, IUP yang dikeluarkan telah mendapatkan sertifikat clear and clean (CNC) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selama 11 tahun.

Diketahui dari fakta persidangan, proses peralihan IUP ini juga telah mendapatkan rekomendasi dari kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Tanah Bumbu yang menyatakan bahwa proses tersebut sudah sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku, ditambah paraf dari Sekda, Kabag Hukum, dan Kadistamben.

tvonenews

Praktisi hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Dr Muhammad Arif Setiawan menilai seharusnya pada peradilan itu yang dicari bukan siapa yang menang dan kalah namun keadilan itu yang dicari adalah kebenarannya.

"Sejauh mana Hakim itu benar-benar mengkaji pledoi yang diberikan oleh terdakwa," ungkap Dr Muhammad Arif dalam keterangannya, Rabu (6/11/2024).

Arif Setiawan menjelaskan terkait pentingnya kecermatan hakim dalam memutuskan sebuah perkara di pengadilan agar keputusannya benar benar sesuai dengan kaidah hukum.

Hal tersebut sesuai dengan kontroversi yang muncul dalam kasus Mardani H Maming, karena putusan hakim tidak mempertimbangkan unsur unsur penting dalam sebuah perkara di pengadilan.

Dirinya menilai, keputusan hakim yang menjerat mantan Ketua BPP Hipmi tersebut belum memenuhi unsur pidana yang seharusnya dipertimbangkan oleh pengambil keputusan sebelum memvonis sebuah perkara di pengadilan.

"Surat dakwaan itu sebenarnya isinya ada dua yang sangat penting. Pernyataan tentang perbuatan materil yang dilakukan dan pernyataan tentang pelanggaran hukumnya yang dilakukan," ujarnya.

Arif Setiawan menilai seharusnya penegak hukum cermat dan teliti dalam menganalisa unsur unsur tersebut, baik itu formil maupun materil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian keputusan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan dan hukum positif yang berlaku.

"Karena itu, pelanggaran hukum itu mesti pasal apa yang dilanggar. Disitukan ada, apakah terdakwa melakukan kesalahan berkaitan dengan surat dakwaan itu. Sehingga dengan demikian salah satu yang harus dibuktikan itu unsur. Unsur delik yang disangkakan itu terbukti atau tidak," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hindari Jalan Ini Jika Tak Mau Terjebak Konvoi Juara Persib, Bobotoh Wajib Catat Rute Agar Tak Nyasar

Hindari Jalan Ini Jika Tak Mau Terjebak Konvoi Juara Persib, Bobotoh Wajib Catat Rute Agar Tak Nyasar

Konvoi ini akan berlangsung satu hari setelah Persib menyelesaikan laga terakhir melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026). 
Mensesneg Ungkap Alasan Besok Prabowo Hadir di Rapur DPR Sampaikan Pidato KEM PPKF 2027

Mensesneg Ungkap Alasan Besok Prabowo Hadir di Rapur DPR Sampaikan Pidato KEM PPKF 2027

Presiden sengaja memilih momentum Hari Kebangkitan Nasional untuk menyampaikan langsung arah kebijakan ekonomi pemerintah di hadapan parlemen.
Gandeng Yayasan dan DLH, MUF Hadirkan Program Bank Sampah di Rorotan Cilincing

Gandeng Yayasan dan DLH, MUF Hadirkan Program Bank Sampah di Rorotan Cilincing

MUF menyediakan dukungan berupa fasilitas dan sarana operasional bank sampah. Selain itu, juga edukasi literasi keuangan agar hasil pengelolaan sampah dapat dimanfaatkan secara lebih produktif.
Tak Ada Laga Ulang LCC 4 Pilar MPR RI, SMAN 1 Sambas Jadi Wakil Kalbar di Tingkat Nasional

Tak Ada Laga Ulang LCC 4 Pilar MPR RI, SMAN 1 Sambas Jadi Wakil Kalbar di Tingkat Nasional

MPR RI resmi membatalkan pertandingan ulang laga final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) yang sempat menuai polemik.
Hasil Malaysia Masters 2026: Thalita Ramadhani Amankan Satu Tempat di Babak Utama Setelah Bungkam Wakil Taiwan

Hasil Malaysia Masters 2026: Thalita Ramadhani Amankan Satu Tempat di Babak Utama Setelah Bungkam Wakil Taiwan

Hasil Malaysia Masters 2026 babak kualifikasi di sektor tunggal putri yang menyuguhkan duel antara wakil Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan vs Chen Su Yu.
Nova Arianto Coret 3 Pemain Timnas Indonesia U-20, Satu Diaspora Ini Justru Otomatis Dibawa ke Piala AFF

Nova Arianto Coret 3 Pemain Timnas Indonesia U-20, Satu Diaspora Ini Justru Otomatis Dibawa ke Piala AFF

Nova Arianto memastikan Timnas Indonesia U-20 membawa 23 pemain ke turnamen Piala AFF U-20 2026 di Sumut, termasuk Mathew Baker yang langsung menyusul ke Medan.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral