News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Trump Menang Pilpres Amerika Serikat 2024, Prabowo Sampaikan Selamat dan Dapat Pujian

Presiden Prabowo Subianto membagikan momen saat menelepon Donald Trump yang baru saja memenangkan Pilpres Amerika Serikat 2024 melalui unggahan di Instagram
Selasa, 12 November 2024 - 02:37 WIB
Trump Menang Pilpres AS 2024, Prabowo Sampaikan Selamat dan Dapat Pujian
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto membagikan momen saat menelepon Donald Trump yang baru saja memenangkan Pilpres Amerika Serikat (AS) 2024 melalui unggahan di Instagram pribadinya.

"Saya ingin mengucapkan selamat atas terpilihnya Anda sebagai Presiden Amerika Serikat," ujar Prabowo dalam percakapan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terima kasih banyak," jawab Trump.

Di tengah percakapan hangat itu, Trump memberikan pujian atas kemampuan bahasa Inggris Prabowo.

"Bahasa Inggris Anda sangat bagus," kata Trump memuji.

tvonenews

Prabowo merespons dengan santai, "Ya, tuan. Saya sudah... sangat mahir berbahasa Inggris."

Trump pun menutup percakapan dengan menyampaikan salam hangatnya untuk masyarakat Indonesia.

"Saya berharap bisa bertemu dengan rakyat Anda. Salam saya untuk masyarakat Indonesia. Saya sangat menghormati mereka, dan juga Anda," ucap Trump.

Momen ini pun semakin mempererat hubungan antara kedua pemimpin dunia tersebut.

Sebelumnya diberitakan, terungkap, alasan kuat muslim Amerika pilih Donald Trump hingga raih kemenangan dalam pemilu Amerika Serikat (AS) 5 November 2024. 

Bahkan hal ini bahkan diakui Trump dalam pidato deklarasi kemenangannya. 

Di mana Trump menyebutkan bahwa kelompok Muslim merupakan salah satu pihak yang mendukungnya hingga kembali menang sebagai presiden ke-47 AS.

"Mereka datang dari seluruh penjuru, serikat, non-serikat, Afrika Amerika, Hispanik Amerika, Asia Amerika, Arab Amerika, Muslim Amerika," beber Donald Trump.

"Kami memiliki semua orang. Dan itu indah," sambungnya.

Lantas, Apa Alasan Kuat Muslim pilih Donald Trump?

Melansir dari laporan Anadolu Agency, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) bereaksi atas kemenangan Trump. 

Direktur Eksekutif Nasional kelompok itu, Nihad Awad jelaskan Trump berjanji untuk mengakhiri pertumpahan darah di Gaza.

Selain itu, ia mengutuk kebijakan mantan Presiden AS yang mendatangkan malapetaka di dunia Muslim. Seperti George Bush dan Wakil Presidennya Dick Cheney. 

"Penting bagi Presiden Terpilih Trump untuk sekarang mengakui bahwa sebagian besar orang Amerika, termasuk Muslim Amerika yang mendukungnya, tidak ingin melihat lebih banyak kefanatikan di dalam negeri atau lebih banyak perang di luar negeri," ujarnya.

Kemudian, Awad pun meminta agar Trump benar-benar mengakomodir kepentingan warga muslim ini. 

Selain itu, dia mendesak Trump benar-benar mengedepankan perdamaian dunia dalam kebijakan luar negeri Washington nantinya.

"Ke depannya, kami berharap semua pejabat terpilih untuk benar-benar menanggapi masalah mendesak para pemilih Muslim. Ini termasuk Presiden Terpilih Trump," ujarnya.

Lebih lanjut, Awad kemudian mengalamatkan pernyataanya kepada Partai Demokrat yang menjadi kendaraan lawan Trump, Kamala Harris. 

Menurutnya, kekalahan Kamala terjadi karena sikap Gedung Putih, yang saat ini dikuasai Partai Demokrat, atas kekerasan di Gaza

"Presiden terpilih harus memenuhi janji kampanyenya untuk mengejar perdamaian di luar negeri, termasuk dengan mengakhiri perang di Gaza," lanjutnya lagi.

"Namun, ini harus menjadi perdamaian sejati yang didasarkan pada keadilan, kebebasan, dan negara bagi rakyat Palestina," jelasnya.

Sementara itu, mengutip Al-Jazeera yang merujuk Fox News, aktivis Arab di Dearborn, Michigan, Muslim Amerika menjelaskan bahwa Kamala mengabaikan seruan kelompok itu untuk mempertimbangkan kembali dukungan tanpa syarat terhadap Israel. 

Merujuk Associated Press (AP), Michigan adalah satu satu negara yang memiliki banyak warga Muslim, dan menjadi negara penentu kemenangan pemilu AS, swing states.

"Genosida adalah politik yang buruk," ujar salah satu aktivis.

Kamala, menurutnya, terus menegaskan apa yang disebutnya sebagai "hak Israel untuk mempertahankan diri". 

Padahal terjadi kekejaman brutal di Gaza dan Lebanon.

"Salah satu alasan Harris kalah adalah keputusannya untuk memihak Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dengan mengorbankan basis Demokrat, Arab dan Muslim Amerika serta kaum muda dan kaum progresif," beber aktivis Adam Abusalah.

"Itu bukan salah kami. Mereka tidak bisa menjelek-jelekkan komunitas kami," katanya.

Seorang konsultan politik Amerika keturunan Lebanon di wilayah Detroit, Hussein mengaku sebenarnya tak mengetahui apa arti kepresidenan Trump bagi warga Arab dan Muslim Amerika serta negara secara keseluruhan. Namun ia berharap sesuatu yang baik.

"Saya harap itu sesuatu yang baik. Saya berharap negara ini bisa bersatu. Saya berharap Partai Demokrat sadar," ujar Dabajeh.

Sebelumnya, Trump secara resmi telah menyatakan dirinya unggul sebagai pemenang dalam kontestasi pilpres Amerika Serikat (AS). 

Calon Partai Republik itu menang setelah melewati ambang batas electoral college 270 suara mengalahkan pesaingnya dari Partai Demokrat, Kamala.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga berita ini diturunkan Trump sudah mengantongi 295 suara elektoral. Sementara Kamala hanya 226. Trump juga menang di popular vote. 

Di mana dirinya mengantongi 73.523.637 suara (50,92%). Sedangkan Kamala hanya 68.683.845 suara (47,57%). (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Kasus Pelecehan di Fakultas Hukum UI, DPR Wanti-wanti: Hukum Harus Tegak Lurus Tanpa Lihat Latar Belakang Sosial Pelaku

Soal Kasus Pelecehan di Fakultas Hukum UI, DPR Wanti-wanti: Hukum Harus Tegak Lurus Tanpa Lihat Latar Belakang Sosial Pelaku

Kasus dugaan pelecehan seksual di Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang melibatkan belasan terduga pelaku menuai sorotan tajam. 
Sokong Visi Presiden Prabowo, William Tawarkan Konsep HIPMI 8%

Sokong Visi Presiden Prabowo, William Tawarkan Konsep HIPMI 8%

Bursa calon Ketua Umum (Ketum) BPP HIPMI semakin menarik disimak jelang pelaksanaan Munas ke-XVIII.
Lansia di Tulungagung Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dapur Rumahnya, Polisi Lidik

Lansia di Tulungagung Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dapur Rumahnya, Polisi Lidik

Pihak kepolisian dari Polres Tulungagung tengah mendalami kasus kematian seorang perempuan lanjut usia berinisial S (64). 
Jubir KPK Budi Prasetyo Tak Masalah Dilaporkan Ke Polisi oleh Faizal Assegaf

Jubir KPK Budi Prasetyo Tak Masalah Dilaporkan Ke Polisi oleh Faizal Assegaf

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengaku tidak mempermasalahkan laporan yang dilayangkan oleh Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf ke Polda Metro Jaya terkait pencemaran nama baik.
Menteri HAM Natalius Pigai Angkat Bicara soal Jusuf Kalla Dilaporkan ke Polisi: Tak Ada Manfaatnya, Tempuh Dialog

Menteri HAM Natalius Pigai Angkat Bicara soal Jusuf Kalla Dilaporkan ke Polisi: Tak Ada Manfaatnya, Tempuh Dialog

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai akhirnya angkat bicara perihal Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla yang dilaporkan ke polisi. 
Manchester United Panik! Maguire Absen, Carrick Terpaksa Turunkan Bek Muda Lawan Chelsea

Manchester United Panik! Maguire Absen, Carrick Terpaksa Turunkan Bek Muda Lawan Chelsea

Bek tengah Manchester United, Harry Maguire, dipastikan absen saat timnya menghadapi Chelsea pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Minggu (19/4/2026) dini hari.

Trending

Megatron Akhirnya Bongkar Fakta Soal Irina Voronkova yang Jadi Mesin Poin Pertamina Enduro

Megatron Akhirnya Bongkar Fakta Soal Irina Voronkova yang Jadi Mesin Poin Pertamina Enduro

Bagi Megatron, kehadiran Irina Voronkova di skuad Jakarta Pertamina Enduro bukan sekadar soal kemampuan mencetak poin. Jika melihat data, dominasi Voronkova nyaris
Erick Thohir Bongkar Rencana Kompetisi Baru, Sepak Bola Indonesia Makin Panas!

Erick Thohir Bongkar Rencana Kompetisi Baru, Sepak Bola Indonesia Makin Panas!

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan rencana penyelenggaraan kompetisi baru yang bakal mulai digulirkan pada musim 2026/2027.
Legenda Bicara! Max Timisela Yakin Persib Bandung Bisa Ukir Sejarah Baru

Legenda Bicara! Max Timisela Yakin Persib Bandung Bisa Ukir Sejarah Baru

Mantan pemain Persib Bandung periode 1962-1979, Max Timisela, mendoakan klub kebanggaannya itu kembali meraih gelar juara pada Super League 2025/2026 demi mewujudkan hattrick.
Menteri HAM Natalius Pigai Angkat Bicara soal Jusuf Kalla Dilaporkan ke Polisi: Tak Ada Manfaatnya, Tempuh Dialog

Menteri HAM Natalius Pigai Angkat Bicara soal Jusuf Kalla Dilaporkan ke Polisi: Tak Ada Manfaatnya, Tempuh Dialog

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai akhirnya angkat bicara perihal Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla yang dilaporkan ke polisi. 
Ramalan Keuangan Zodiak 17 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 17 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 17 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, ungkap peluang rezeki, keputusan penting, dan kondisi finansial.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 17 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 17 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 17 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces, lengkap peluang dan kondisi finansial.
Jubir KPK Budi Prasetyo Tak Masalah Dilaporkan Ke Polisi oleh Faizal Assegaf

Jubir KPK Budi Prasetyo Tak Masalah Dilaporkan Ke Polisi oleh Faizal Assegaf

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengaku tidak mempermasalahkan laporan yang dilayangkan oleh Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf ke Polda Metro Jaya terkait pencemaran nama baik.
Selengkapnya

Viral