News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Praktisi Hukum Harap Pelaku Judol Dibina Bukan Ditindak, Ini Alasannya

Praktisi Hukum dan Pendiri Advokat Muda Muslim Indonesia Ali Yusuf menanggapi soal pemerintah dan polisi melakukan penangkapan ke pelaku judi online (judol).
Sabtu, 23 November 2024 - 02:20 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memblokir lebih dari 6.000 rekening yang terafiliasi judi online (judol),
Sumber :
  • Ilustrasi/Wildan

Jakarta, tvOnenews.com - Praktisi Hukum dan Pendiri Advokat Muda Muslim Indonesia Ali Yusuf menanggapi maraknya penangkapna pelaku judi online (judol).  

Dia lantas meminta pemerintah memberikan pembinaan bukan menindak para pelaku judol

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Jika melihat potensinya seperti yang disampaikan Presiden Prabowo, bahwa ada perputaran uang dari hasil judi online yang mencapai ratusan miliar seharusnya pemerintah melakukan pembinaan bukan membinasakannya pelaku judol," kata Ali Yusuf dalam keterangannya, Sabtu (23/11/2024).

Terdapat beberapa pertimbangan kenapa pelaku judol ini perlu dibina daripada dibinasakan.

Pertama, judi online tidak memiliki daya rusak besar seperti halnya kasus korupsi, narkoba, pembunuhan dan kasus lainnya yang membuat pihak lain rusakan nyawa dan perekonomian alias karena perbuatan rusak secara sistemik. 

tvonenews

Kedua, judi online merupakan perbuatan tindak pidana yang tergolong baru di masyarakat.

Oleh karenanya, judi online baru dilakukan masyarakat setelah masif nya perkembangan dunia teknologi. 

Judi online dilakukan oleh orang-orang yang smart dalam menciptakan dan mengopresikan teknologi.  

Untuk itu pemerintah harus memanfaatkan inteligensi mereka.

Ketiga, judi memang dilarang syariat agama terutama agama Islam dan negara.

Namun demi mengambil asas mafaat judi pernah dilegalkan khususnya di daerah Jakarta pada masa pemerintahan Gubernur DKI Ali Sadikin. 

"Gubernur Ali Sadikin ketika itu mengambil pajak judi untuk membangun infrastruktur yang merata di Jakarta. Apa yang dilakukan Ali Sadikin adalah bagian dari memanfaatkan tujuan hukum yakni demi tercapainya asas manfaat untuk semua orang," katanya.

Ali menerangkan, tinggal pilihan dan kemauan pemerintah, apakah akan memanfaat dan membina para pelaku judol atau membinasakannya.

Pemerintah harus memastikan apakah ada manfaatnya jika pelaku judol ini dibinasakan.

Ali yakin jika pemerintah dapat membina para pelaku judol maka negara bisa mengambil manfaat atas aktivitas para pengguna teknologi, misalnya pemerintah bisa menerapkan pajak tinggi bagi para pengguna teknologi untuk judi onli 

"Daripada meningkatkan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 12 persen lebih baik pemerintah meningkatkan pajak di sektor ini," katanya.

Ali menuturkan di dalam teori ilmu hukum kita mengenal ultimum remedium.

Ultimum remedium adalah asas hukum yang menyatakan bahwa sanksi pidana harus menjadi upaya terakhir dalam penegakan hukum. 

"Dalam arti lain, jika ada jalur lain yang dapat ditempuh untuk menyelesaikan suatu perkara, maka jalur tersebut harus diprioritaskan sebelum menggunakan hukum pidana," katanya.

Selain mengenal ultimum remedium di dalam ilmu hukum juga perlu mengenal tiga tujuan hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertama keadilan (gerechtigheit), kemanfaatan (zweckmaerten), dan kepastian hukum (rechtssicherkeit). 

Para ahli menempatkan di urutan pertama untuk asas keadilan dan asa manfaat daripada kepastian hukum yang sifatnya penindakan terhadap pelaku.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kilang Minyak UEA Diserang, Indonesia Desak Seluruh Pihak Tahan Diri: Hormati Kesepakatan Gencatan Senjata

Kilang Minyak UEA Diserang, Indonesia Desak Seluruh Pihak Tahan Diri: Hormati Kesepakatan Gencatan Senjata

Serangan terhadap infrastruktur energi dinilai bukan hanya ancaman militer, tetapi juga berpotensi mengguncang rantai pasok global.
Bursa Transfer AC Milan: Butuh Tambalan di Lini Belakang, Rossoneri Incar Bek Pesakitan Atletico Madrid

Bursa Transfer AC Milan: Butuh Tambalan di Lini Belakang, Rossoneri Incar Bek Pesakitan Atletico Madrid

AC Milan kembali menunjukkan sinyal pergerakan pada bursa transfer musim panas mendatang. Fokus utama kini mengarah pada upaya memperkuat sektor bek kanan.
Ahmad Dhani Tolak Mentah-mentah Bertemu Lagi dengan Maia Estianty: Ibu Saya Marah Sekali

Ahmad Dhani Tolak Mentah-mentah Bertemu Lagi dengan Maia Estianty: Ibu Saya Marah Sekali

Konflik panjang antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali mencuat ke permukaan. Suami Mulan Jameela itu kini tegas ogah bertemu dengan sang mantan istri.
Viral Siswa di Jateng Dikeluarkan dari Sekolah Usai Orang Tua Kritik MBG, BGN Ungkap Faktanya

Viral Siswa di Jateng Dikeluarkan dari Sekolah Usai Orang Tua Kritik MBG, BGN Ungkap Faktanya

Ia menjelaskan, persoalan yang sempat menjadi perbincangan sudah diselesaikan oleh pihak sekolah
Bursa Transfer Liga Italia: Jay Idzes Tunggu Peminat, Juventus Coba Jegal Inter Milan dalam Perburuan Bek Tengah Sassuolo

Bursa Transfer Liga Italia: Jay Idzes Tunggu Peminat, Juventus Coba Jegal Inter Milan dalam Perburuan Bek Tengah Sassuolo

Selagi Jay Idzes masih menunggu peminatnya untuk bergerak, bek tengah Sassuolo lainnya laris manis di bursa transfer. Dua klub raksasa Liga Italia, Juventus dan Inter Milan, dilaporkan akan saling jegal.
Niat Lerai Aksi Tawuran, Warga Duren Sawit Tewas Tertemper Kereta

Niat Lerai Aksi Tawuran, Warga Duren Sawit Tewas Tertemper Kereta

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto menjelaskan, situasi mulai memanas ketika petasan dilempar ke arah permukiman warga.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Selengkapnya

Viral