GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Tersangka Narkotika yang Ditangkap Polres Jaksel Residivis, Ini Latar Belakangnya

Polres Metro Jakarta Selatan menangkap tujuh tersangka dalam kasus narkotika sepanjang bulan November 2024. Ternyata dua di antaranya adalah residivis.
Jumat, 29 November 2024 - 20:41 WIB
Polisi mengungkap dua dari tujuh tersangka yang diamankan dalam kasus narkoba merupakan residivis.
Sumber :
  • tvOnenews/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap tujuh tersangka dalam kasus narkotika sepanjang bulan November 2024. Diketahui tersangka berinisial MMS, TH, SBN, APD, G, RHY, dan RJ. 

Wakasat Narkoba Polres Jakarta Selatan, Kompol Telly Areska Putra mengatakan bahwa dua dari tujuh tersangka tersebut merupakan residivis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada yang residivis, ada yang tidak. Yang residivis ada dua orang inisial TH dan APD,” kata Telly, kepada awak media, pada Jumat (29/11/2024).

Lebih lanjut Telly menuturkan bahwa para tersangka memiliki latar belakang freelance hingga wiraswasta.

“Sehari-hari (tersangka) kayak wiraswasta aja. Kayak freelance-freelance gitu. Jadi tidak ada yang kerjanya yang tetap, ada yang tidak bekerja,” jelas Telly.

Atas perbuatannya para tersangka disangkakan dengan Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 111 ayat 2, dan Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 112 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Yaitu dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun sampai dengan 20 tahun, dan sampai dengan seumur hidup. Dengan denda minimal Rp1 miliar dan maksimal Rp10 miliar,” tegas Telly. 

Sebelumnya diberitakan, Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengungkap kasus narkotika sepanjang bulan November 2024 dengan mengamankan tujuh orang sebagai tersangka.

Wakasat Narkoba Polres Jakarta Selatan, Kompol Telly Areska Putra mengatakan bahwa tersangka berinisial MMS, TH, SBN, APD, G, RHY, dan RJ. 

“Ada 4 pengungkapan rentan waktu tanggal 1 sampai dengan 29 November 2024. Terdiri dari 4 TKP, yaitu di wilayah Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kecamatan Bojong Gede, dan wilayah Kecamatan Soekarame, Kota Bandar Lampung,” kata Telly, saat konferensi pers, pada Jumat (29/11/2024).

Lebih lanjut Telly mengungkapkan para pelaku berperan sebagai kurir. Di antaranya tersangka MMS sebagai kurir ganja. Kemudian tersangka TH, SBN, APD dan G sebagai kurir sabu.

“Sebagai kurir para tersangka diupah mulai dari Rp600.000 per kilogram, dan ada juga yang diupah Rp20 juta per kilogram,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun Telly menuturkan bahwa para tersangka terdiri dari jaringan yang berbeda, salah satunya merupakan jaringan internasional Malaysia-Indonesia.

“Barang ini sendiri, kalau yang sabu itu jaringan internasional Malaysia-Indonesia, yang mana di DPO itu sendiri yaitu atas nama MM,” terang Telly.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram Sesi Pagi: Marc Marquez Keempat, Luca Marini Geser Francesco Bagnaia di Posisi Teratas

Hasil Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram Sesi Pagi: Marc Marquez Keempat, Luca Marini Geser Francesco Bagnaia di Posisi Teratas

Berikut hasil sesi tes pramusim MotoGP 2026 sesi pagi di Sirkuit Buriram, Thailand. Sabtu (21/2/2026).
Tampil Gacor di Argentina, Inter Milan OTW Cuan 7 Juta Euro dari Transfer Wonderkidnya Musim Panas Nanti

Tampil Gacor di Argentina, Inter Milan OTW Cuan 7 Juta Euro dari Transfer Wonderkidnya Musim Panas Nanti

Bek pinjaman milik Inter Milan, Tomas Palacios, mulai menemukan pijakan terbaiknya. Kepulangannya ke Argentina membuka lembaran baru yang lebih menjanjikan.
Prabowo Manuver Ekonomi ke 12 Raksasa Investasi Dunia, Indonesia Bidik Aset US$16 Triliun: We Are Not Sleeping Anymore

Prabowo Manuver Ekonomi ke 12 Raksasa Investasi Dunia, Indonesia Bidik Aset US$16 Triliun: We Are Not Sleeping Anymore

Presiden RI Prabowo Subianto melakukan manuver ekonomi besar di Amerika Serikat dengan menemui 12 perusahaan investasi terbesar dunia.
Kasus Investasi Bodong Sampang, Rohmah Akui Utang Pribadi dan Sebut Adiknya Tak Terlibat

Kasus Investasi Bodong Sampang, Rohmah Akui Utang Pribadi dan Sebut Adiknya Tak Terlibat

Video yang diunggah pengacara Muhammad Sholeh di media sosial dan menyebut nama Rohmah serta adiknya, Komariah, dalam dugaan penggelapan dan penipuan berkedok investasi bodong akhirnya dijawab langsung oleh Rohmah.
Tanpa VAR di JIS, Pelatih PSM Makassar dan Persija Jakarta Kompak Soroti Kualitas Super League

Tanpa VAR di JIS, Pelatih PSM Makassar dan Persija Jakarta Kompak Soroti Kualitas Super League

Laga sarat gengsi tersaji saat Persija Jakarta menjamu PSM pada pekan ke-22 Super League 2025/2026. Sorotan tajam justru mengarah pada absennya teknolog VAR.
Warganet Kulik Mertua Dwi Sasetyaningtyas Buntut Pamer Paspor Inggris, Diduga Eks Pejabat Kementan Pernah Terseret Pemeriksaan KPK

Warganet Kulik Mertua Dwi Sasetyaningtyas Buntut Pamer Paspor Inggris, Diduga Eks Pejabat Kementan Pernah Terseret Pemeriksaan KPK

Di tengah kritik yang menguat, Dwi Sasetyaningtyas akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui akun media sosialnya.

Trending

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Performa impresif Laurin Ulrich di kompetisi Jerman kembali memantik spekulasi soal peluangnya membela Timnas Indonesia. Thom Haye gigit jari soal posisinya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT