Jelang Nataru 2024/2025, Pertamina Siapkan Tim Tanggap Darurat Antisipasi Bencana
- Tim tvOnenews/Adinda Ratna Safira
Jakarta, tvOnenews.com - PT Pertamina (Persero) selain menyiapkan satuan tugas (Satgas) juga tim tanggap darurat jelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Hal ini diucapkan oleh Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, saat Konferensi Pers Kesiapan PLN dan Pertamina dalam rangka Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, di Kementerian BUMN, pada Senin (9/12/2024).
Simon mengungkapkan tim ini disediakan di masing-masing regional.
“Kita sudah membentuk tim tanggap darurat di masing-masing regional,” ungkap Simon.
Sementara itu tim tanggap darurat dibentuk untuk menyiapkan antisipasi terhadap kejadian di daerah rawan bencana.
“Di saat itu kita juga menyiapkan antisipasi terhadap kejadian bencana terutama di daerah-daerah yang memiliki intensitas atau rawan bencana,” terang Simon.
Lebih lanjut dalam persiapan Nataru ini pihaknya juga membutuhkan dukungan dari stakeholders terkait, antara lain kerjasama dengan lembaga pengamanan yakni TNI dan Polri, Kementerian ESDM, Perhubungan hingga Basarnas.
“Hal ini untuk pengamanan objek vital supaya beroperasi dengan baik, berikutnya pengamanan mobil tangki, kapal angkutan BBM, LPG. Selain itu koordinasi operasional kami lakukan dengan Kementerian ESDM, BPH Migas, DG Migas terkait untuk kuota penyaluran BBM subsidi PSO, dengan Kemenhub terkait pelancaran distribusi BBM LPG, Basarnas koordinasi untuk lokasi-lokasi yang rawan bencana,” ungkap Simon.
Untuk diketahui, PT Pertamina (Persero) membentuk satuan tugas (Satgas) saat perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 untuk memastikan kelancaran BBM-LTC dan mengantisipasi lonjakan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan masyarakat.
“Langkah-langkah strategis yang Pertamina siapkan untuk mengantisipasi liburan Nataru. Pertamina kita akan membentuk Satgas Nataru 2024-2025,” kata Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, saat konferensi pers di KemenBUMN, pada Senin (9/12/2024).
Lebih lanjut Simon mengungkapkan bahwa Satgas ini akan bekerja mulai dari tanggal 16 Desember 2024 sampai dengan 9 Januari 2025.
Sementara itu Simon menuturkan bahwa Satgas yang dibentuk ini tugas utamannya adalah untuk memastikan kelancaran distribusi BBM-LTC.
Terutama untuk mengantisipasi lonjakan saat arus keberangkatan dan arus balik masyarakat saat Natal dan Tahun Baru.
“Dan tentunya sebagai antisipasi untuk prediksi puncak arus berangkat Natal pada tanggal 24 Desember 2024. Dan arus balik Natal pada 28 Desember 2024. Begitu juga antisipasi untuk arus libur tahun baru pada 31 Desember 2024. Dan arus balik pada 4 Januari 2025,” terang Simon.
Kemudian Simon memastikan bahwa Pertamina saat ini memfokuskan stok layanan infrastruktur dan pendukung pada BBM dan LPG. Dirinya memastikan semuanya dalam kondisi aman, dan infrastruktur sarana-prasarana telah disiagakan.
“Supaya memastikan semua proses supply chain ini berjalan dengan baik. Untuk layanan konsumen dan penerbangan, kami akan melakukan peningkatan layanan berupa safety, quality and quantity, dan fasilitas, serta menyediakan layanan energi pendukung di jalur potensial,” jelas Simon.
Selain itu untuk antisipasi ada lonjakan permintaan, selain di SPBU juga akan siapkan agen minyak tanah siaga, SPBU dan LPG siaga, motoris untuk menjangkau wilayah atau daerah yang membutuhkan BBM, tentunya yang non-subsidi di luar SPBU.
“Dan tentunya mobil tangki standby. Disaat itu kita juga menyiapkan antisipasi terhadap kejadian bencana terutama di daerah-daerah yang memiliki intensitas atau rawan bencana,” terangnya. (Ars/ree)
Load more