News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PK Terpidana Kasus Vina Cirebon Ditolak, Dede Muncul Lagi Panggil Aep: Ayo Dihukum Bareng sama Saya 

Dede akhirnya buka suara soal putusan MA yang menolak peninjauan kembali (PK) para terpidana kasus Vina Cirebon tahun 2016. Ia mengaku merasa kecewa dan sedih.
Kamis, 19 Desember 2024 - 16:54 WIB
PK Terpidana Kasus Vina Cirebon Ditolak, Dede Muncul Lagi Panggil Aep: Ayo Dihukum Bareng sama Saya
Sumber :
  • Tangkapan layar - YouTube Dede Riswanto

Jakarta, tvOnenews.com - Permohonan peninjauan kembali (PK) terpidana kasus Vina Cirebon resmi ditolak oleh Mahkamah Agung (MA). Dede pun buka suara.

Diketahui, Dede adalah saksi yang memberatkan pada para terpidana kasus Vina Cirebon pada tahun 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia kemudian mengaku bahwa telah memberikan kesaksian palsu hingga mengakibatkan tujuh terpidana kasus Vina harus mendapatkan hukuman penjara.

Di dalam video terbarunya, Dede mengatakan dirinya merasa kecewa dengan putusan PK tersebut. 

Padahal, ia juga telah mengaku bahwa telah memberikan kesaksian palsu sehingga sesungguhnya tak pernah melihat para terpidana kasus Vina melakukan kejahatan. 

"Saya tadi siang sudah mendengar putusan Mahkamah Agung, bahwa PK 7 terpidana ditolak. Jujur saya ngedengernya kecewa, lemas dan tidak bisa berkata apa-apa," kata Dede, dikutip Kamis (19/12/2024).

Dede pun berdoa agar para keluarga terpidana dan para terpidana memiliki hati yang tabah di tengah cobaan yang begitu besar.

Selama ini, ia sudah berusaha untuk jujur dan mengatakan bahwa tahun 2016 telah memberikan keterangan palsu.

Namun, tetap saja keterangan itu tidak dianggap sebagai novum di pengadilan PK para terpidana kasus Vina.

Ia pun memberikan pesan kepada Aep, saksi kunci lainnya yang menurut Dede mengajaknya untuk memberikan kesaksian palsu.

"Buat Aep, tolong Ep, jujur Ep. Kasihan orang yang enggak berdosa, enggak bersalah harus menerima risiko ini, Ep," kata Dede.

Dede pun menyinggung soal dendam yang dirasakan Aep terhadap para terpidana karena pernah digerebek karena membawa teman perempuan ke kampung itu.

"Apa iya, dengan dendam kamu, kurang puas dengan 8 tahun ini?" katanya lagi.

Menurutnya, hidup Aep akan lebih mudah jika jujur terkait kasus pembunuhan Vina dan Eky tahun 2016.

Dede mengatakan, bahwa meskipun dirinya sudah jujur telah memberikan kesaksian palsu, keluarga para terpidana kasus Vina menerima maafnya.

Bahkan, ia malah menambah keluarga baru dan silaturahmi tetap terjaga.

"Coba Ep, buka hati kamu. Buka hati kamu. Masa iya sih, kamu enggak punya rasa hati nurani sedikit pun, toh kamu laki-laki. Laki-laki berani berbuat, berani bertanggungjawab," katanya.

Ia pun mengatakan, Aep tak perlu khawatir jika harus dihukum karena akan Dede pun akan ikut menerima hukuman.

"Toh kalau ada hukuman juga bareng sama saya. Apa takut karena ancaman? Apa takut karena seseorang? Apa yang ditakutin di dunia ini? Kalau kitanya udah enggak ada, ya paling dikubur, Ep," tambahnya.

Menurutnya, berani jujur memang tidak mudah, namun harus tetap dilakukan.

Sebab, manusia tak pernah luput dari kesalahan. Meski begitu, manusia tetap bisa menebus kesalahan itu. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Seorang oknum guru bergelar ustaz di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. Ini kata polisi.
Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, tetap bangga meski Harimau Malaya gagal menang atas Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.
172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair mengalami mual, muntah hingga pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr. Soetomo pada Senin (28/9/2026).
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 shio diprediksi beruntung soal karier besok 30 September 2026. Ada peluang menunjukkan kemampuan, mendapat kepercayaan baru, hingga menemukan kesempatan menarik.
Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menemukan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jelang menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral