Banjir Merendam Jakarta Barat: Ratusan Warga mengungsi di Musala dan Rusunawa
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - BPBD Jakarta mencatat sebanyak 198 warga di Jakarta Barat mengungsi akibat banjir hingga Sabtu (8/2) pukul 14.00 WIB.
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, para pengungsi itu tersebar di enam lokasi.
"Ratusan pengungsi berada di enam lokasi," kata Isnawa Adji dalam keterangannya.
Isnawa merinci enam lokasi itu, yakni Masjid Shofatul Ummah, Pegadungan, Kalideres (10 kepala keluarga/40 jiwa) dan Rusunawa V RT 15/RW 03, Tegal Alur, Kalideres (3 KK/11 jiwa).
Kemudian, Mushalla Al Hidayah RW 03, Tegal Alur, Kalideres (6 KK/30 jiwa), RPTRA Alur Anggrek RT 08/RW 04, Tegal Alur, Kalideres (18 KK/41 jiwa), dan musholla Al Mukhlisin, RT 02/ RW 04, Tegal Alur, Kalideres (9 KK/36 jiwa).
"Lalu, Mushalla Nurul Mu'min RW 10, Cengkareng Barat, Cengkareng dengan 10 KK/40 jiwa," ujarnya.
Turut diketahui bahwa hingga pukul 14.00 WIB, BPBD DKI mencatat banjir masih melanda di 20 RT dan tiga ruas jalan.
Sebanyak 20 RT itu berada di Jakarta Barat yakni Kedaung Kaliangke (tujuh RT), Tegal Alur (enam RT), Pegadungan (tiga RT), Kapuk (satu RT), Cengkareng Barat (satu RT) dan Cengkareng Timur (dua RT).
Penyebab banjir dengan ketinggian air 30 hingga 100 sentimeter (cm), yakni curah hujan tinggi.
Kemudian, tiga ruas jalan yang tergenang yakni Jalan Tanjung Duren Raya, RT 012/RW 02, Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat dengan ketinggian air 30 cm.
Lalu, Jalan Benda Raya RT 02/RW 01, Kamal, Jakarta Barat dengan ketinggian air 25 cm dan Jalan Bumi Cengkareng Indah (Rusun BCI), Cengkareng Timur, Jakarta Barat dengan ketinggian air 60 cm. (ant/dpi)
Load more