GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejati Sulteng Dalami Dugaan Korupsi Tata Kelola Sawit PT KLS

Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah dalami dugaan korupsi tata kelola perusahaan sawit PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS)
Selasa, 11 Maret 2025 - 19:20 WIB
Ilustrasi - Perkebunan Kelapa Sawit.
Sumber :
  • tvOne

Palu, tvOnenews.com - Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah mendalami dugaan korupsi tata kelola perusahaan sawit PT. Kurnia Luwuk Sejati (KLS). 

Pemeriksaan ini dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejati Sulteng Nomor: PRINT-03/P.2/Fd.1/01/2025 tanggal 23 Januari 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyidik telah meminta keterangan sejumlah saksi serta mengumpulkan alat bukti berupa dokumen terkait dugaan penyimpangan tata kelola perkebunan sawit PT. KLS.

"(PT KLS) diduga beroperasi di kawasan hutan dan Suaka Margasatwa," ujar Kasi Penkum Kejati Sulteng Laode Abdul Sofyan kepada wartawan, Selasa (11/3/2025).

Laode mengatakan kasus ini mulai diusut pada Januari 2025. Dia menyebut kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

PT KLS diduga beroperasi secara melawan hukum di dalam kawasan hutan dan Suaka Margasatwa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat sekitar lahan perkebunan sawit KLS di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, terdapat sekitar 16 instansi yang menandatangani peta dan mengakui keberadaan Suaka Margasatwa Bangkiriang. 

Namun, PT. KLS diduga telah menambah luas lahan perkebunannya di wilayah tersebut tanpa izin.

"Ada sekitar ratusan hektar hutan lindung Suaka Margasatwa di wilayah Bangkiriang yang dirambah oleh PT. Kurnia Luwuk Sejati secara melawan hukum," ungkap salah satu sumber.

Selain itu, sumber tersebut juga menyebutkan bahwa PT. KLS diduga melakukan penyerobotan lahan persawahan milik warga seluas kurang lebih seratus hektar. 

“Perusahaan ini telah mengubah kawasan hutan suaka margasatwa menjadi lahan perkebunan sawit sejak puluhan tahun silam tanpa izin,” tambahnya.

Seperti diketahui, penyidik Kejati Sulteng akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk masyarakat dari Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, yang berada di sekitar lokasi perkebunan sawit PT. KLS. 

Pemeriksaan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 24 Februari 2025.

Salah seorang warga Kecamatan Toili, Nasruddin Mbau, membenarkan pemanggilan dirinya sebagai saksi. 

"Saya telah menerima panggilan untuk memberikan keterangan di Kejati Sulteng pada hari Senin mendatang terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi tata kelola sawit oleh PT. KLS," ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, deforestasi netto di Sulawesi Tengah, baik dalam maupun di luar kawasan hutan, mencapai 131.945 hektar dalam kurun waktu 2013-2020. Setiap tahunnya, rata-rata 18.849 hektar hutan menghilang. 

Deforestasi ini dipicu oleh adanya sekitar 500 izin usaha pertambangan dan perkebunan dengan luas total sekitar 1.382.711 hektar, atau sekitar 22,6% dari total luas daratan Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 6.117.275 hektar.

Warga yang menjadi korban penyerobotan lahan berharap agar Kejati Sulteng dapat menangani kasus ini dengan serius. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami berharap kasus ini tidak hanya menjadi tumpukan berkas di meja kerja, tetapi benar-benar menghasilkan keadilan bagi masyarakat. Jangan sampai keadilan tergadai oleh kepentingan pemilik modal," ujar salah satu warga yang juga mengaku sebagai korban.

Kejati Sulteng menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dalam tata kelola sawit oleh PT. KLS dan memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai dengan prinsip keadilan.(saa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Bongkar Syarat Timnas Indonesia Jadi Tim yang Disegani, Singgung 280 Juta Rakyat sampai Pemain Diaspora

John Herdman Bongkar Syarat Timnas Indonesia Jadi Tim yang Disegani, Singgung 280 Juta Rakyat sampai Pemain Diaspora

John Herdman menuntut Timnas Indonesia punya identitas kuat, menyatukan pemain lokal dan diaspora demi 280 juta rakyat saat tampil di turnamen besar nanti.
Ephorus HKBP Apresiasi Akreditasi dan Tata Kelola: UHN Terbuka untuk Semua Agama

Ephorus HKBP Apresiasi Akreditasi dan Tata Kelola: UHN Terbuka untuk Semua Agama

Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, menyampaikan bahwa Universitas HKBP Nommensen (UHN) baik yang di Medan ataupun
Tak Masuk Skuad Negara Eropa di Piala Dunia 2026, Bek Keturunan Rp382 miliar Ini Bisa Didekati PSSI untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Tak Masuk Skuad Negara Eropa di Piala Dunia 2026, Bek Keturunan Rp382 miliar Ini Bisa Didekati PSSI untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Bek keturunan tak masuk skuad negara Eropa ke Piala Dunia 2026. Situasi ini membuka peluang besar bagi Timnas Indonesia untuk mendekatinya agar mau dinaturalisasi.
Gubernur Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat Akekolano: Bapak Bayangkan, Mana Cukup?

Gubernur Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat Akekolano: Bapak Bayangkan, Mana Cukup?

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, berkunjung ke Sekolah Rakyat Akekolano untuk meninjau fasilitas yang tersedia. Ia juga menyoroti soal makanan untuk para siswa.
Catat Tanggalnya, Ini Jadwal Debut Megawati Hangestri Bersama Suwon Hyundai Hillstate

Catat Tanggalnya, Ini Jadwal Debut Megawati Hangestri Bersama Suwon Hyundai Hillstate

Teka-teki mengenai kapan pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi akan melakoni laga perdana bersama klub barunya, Suwon Hyundai E&C Hillstate, mulai
Bocor, Stafsus Menkum Spill 2 dari 5 Calon Pemain Diaspora Pilihan John Herdman untuk Skuad Garuda

Bocor, Stafsus Menkum Spill 2 dari 5 Calon Pemain Diaspora Pilihan John Herdman untuk Skuad Garuda

Proyek penguatan Skuad Garuda di bawah asuhan John Herdman terus bergerak cepat. Dua nama pemain diaspora, Mitchell Baker dan Luke Vickery, mencuat ke publik ..

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengubah total cara pandang terhadap peninggalan sejarah Sunda. Pria yang akrab disapa KDM ini tegas
Selengkapnya

Viral