News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Intelijen dan Geopolitik: Ada Operasi Politik Menghancurkan Orang-orang Kepercayaan Prabowo

Menurut Pengamat Intelijen dan Geopolitik, Amir Hamzah, strategi yang sedang dijalankan pihak tertentu adalah dengan menghancurkan satu per satu orang-orang kepercayaan Prabowo, baik di ranah politik maupun militer.
Senin, 7 April 2025 - 17:08 WIB
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama Komisi XI DPR melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Bursa Efek Indonesia (BEI)
Sumber :
  • Tim tvOne/Taufik

Jakarta, tvOnenews.com - Upaya sistematis untuk melemahkan Presiden Prabowo Subianto mulai teridentifikasi. Menurut Pengamat Intelijen dan Geopolitik, Amir Hamzah, strategi yang sedang dijalankan pihak tertentu adalah dengan menghancurkan satu per satu orang-orang kepercayaan Prabowo, baik di ranah politik maupun militer.

Amir menyebut nama-nama seperti Sufmi Dasco Ahmad, Hashim Djojohadikusumo, dan Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin sebagai target awal dalam manuver politik tersebut. “Prabowo itu tidak bisa diserang secara langsung karena kekuatan elektoral dan posisi politiknya sekarang sangat kokoh. Tapi kalau orang-orang terdekatnya dilumpuhkan, maka perlahan ia akan melemah secara internal,” ujarnya kepada wartawan, Senin (7/4/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amir mengungkapkan bahwa serangan terhadap Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, merupakan bagian dari skenario besar tersebut. Ia menyoroti pemberitaan yang masif dan sistematis yang mengaitkan Dasco dengan pengelolaan judi online (judol) di Kamboja. Padahal menurut informasi yang diperolehnya, tuduhan itu tidak berdasar.

“Saya mendapatkan informasi, saat Dasco menjadi Komisaris di MNC Digital, ia melakukan kerja sama dalam bidang properti dengan perusahaan di Kamboja. Kalau pun perusahaan itu kemudian memiliki afiliasi dengan bisnis judol, itu tidak ada kaitannya dengan Dasco secara langsung. Ini murni upaya framing,” tegas Amir.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa media-media yang gencar menyerang Dasco adalah media yang juga sejak awal dikenal keras menentang revisi Undang-Undang TNI. “Dasco ini adalah motor penggerak pengesahan UU TNI di DPR. Itu membuatnya menjadi target utama. Dia dihantam lebih dulu agar ada efek ke Gerindra dan Prabowo,” tambahnya.

Sebagai Ketua Harian DPP Partai Gerindra, posisi Dasco memang sangat strategis dalam menjaga soliditas partai dan komunikasi politik Prabowo. Oleh karena itu, kata Amir, menghancurkan kredibilitas Dasco adalah cara efektif untuk melemahkan Prabowo dari dalam.

Selain Dasco, dua nama lainnya juga disebut-sebut menjadi target yakni Hashim Djojohadikusumo, adik kandung Prabowo yang juga pengusaha berpengaruh, serta Jenderal Purn Sjafrie Sjamsoeddin, yang dikenal dekat dengan dunia intelijen dan pertahanan. 

“Hashim diserang dari sisi bisnis dan politik luar negeri. Sjafrie diserang dengan narasi masa lalu yang dikaitkan dengan isu-isu HAM dan militerisme,” papar Amir.

Ia menilai, serangan terhadap orang-orang terdekat Prabowo tidak semata berasal dari oposisi politik dalam negeri, melainkan juga bisa ditarik ke skenario geopolitik regional yang lebih besar. 

“Kita tidak bisa menutup mata, ada kekuatan besar yang tidak ingin Prabowo memegang kendali penuh di pemerintahan karena dianggap akan memperkuat posisi Indonesia dalam poros strategis dunia,” tandasnya.

Amir mengimbau publik untuk jernih menyikapi informasi dan tidak mudah termakan isu-isu yang tidak didukung data kuat. Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk lebih proaktif dalam mengklarifikasi dan menangkal hoaks yang berpotensi merusak tatanan politik nasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau tokoh sekelas Dasco bisa dijatuhkan dengan framing semacam ini, maka ini preseden buruk bagi demokrasi kita,” pungkas Amir. (ebs)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

TNI Percepat Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Surabaya, Warga Tak Perlu Putar 10 Km

TNI Percepat Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Surabaya, Warga Tak Perlu Putar 10 Km

Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, turun langsung ke lapangan untuk meninjau progres pembangunan Jembatan Garuda di Kelurahan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, Jumat (17/4).
Peringatan 71 Tahun KAA, PDIP: Bela Palestina Bukan Sikap Politik Sesaat, Tapi Mandat Sejarah

Peringatan 71 Tahun KAA, PDIP: Bela Palestina Bukan Sikap Politik Sesaat, Tapi Mandat Sejarah

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina bukan sekadar sikap politik sesaat
Sadrakh Seskoadi Pimpin IKADIN Tangerang Selatan

Sadrakh Seskoadi Pimpin IKADIN Tangerang Selatan

Pasca terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Advokat Indonesia (DPC IKADIN) Kota Tangerang Selatan untuk masa bakti 2026 - 2031, Sadrakh Seskoadi, S.H memiliki tiga agenda besar agar dapat memajukan organisasi.
Terungkap, FCV Dender dan Persija Jakarta Pernah Wacanakan Tukar Ragnar Oratmangoen dengan Rizky Ridho

Terungkap, FCV Dender dan Persija Jakarta Pernah Wacanakan Tukar Ragnar Oratmangoen dengan Rizky Ridho

Pengamat Akmal Marhali mengungkapkan bahwa sebenarnya FCV Dender dan Persija Jakarta pernah punya rencana untuk tukar Ragnar Oratmangoen dengan Rizky Ridho.
Tujuh Hari Pencarian Tanpa Hasil, Tim SAR Hentikan Pencarian Mahasiswa Tenggelam di Air Terjun Situmurun

Tujuh Hari Pencarian Tanpa Hasil, Tim SAR Hentikan Pencarian Mahasiswa Tenggelam di Air Terjun Situmurun

Setelah tujuh hari penuh upaya pencarian yang intensif, operasi pencarian mahasiswa Universitas Katolik Santo Thomas Siantar, Frater Chistoper Rustam Muda Dua
PP TUNAS Diharapkan Perkuat Kualitas Belajar

PP TUNAS Diharapkan Perkuat Kualitas Belajar

Akademisi pendidikan Dr. Iswadi menilai PP TUNAS menjadi langkah strategis untuk mengembalikan fungsi sekolah sebagai ruang pengembangan intelektual.

Trending

Usai Frankfurt, Kini Indonesia Jadi Guest of Honor di Tunisia: Ribuan Buku Karya Anak Bangsa dalam Berbagai Bahasa

Usai Frankfurt, Kini Indonesia Jadi Guest of Honor di Tunisia: Ribuan Buku Karya Anak Bangsa dalam Berbagai Bahasa

Kabar membanggakan datang dari dunia literasi dan diplomasi kebudayaan Indonesia. Kementerian Kebudayaan Tunisia secara resmi mengumumkan Indonesia sebagai tamu
Ujian Sesungguhnya, Timnas Indonesia Berpeluang Hadapi Negara Top 10 Ranking FIFA di Matchday 2026

Ujian Sesungguhnya, Timnas Indonesia Berpeluang Hadapi Negara Top 10 Ranking FIFA di Matchday 2026

Timnas Indonesia berpeluang menghadapi negara top 10 ranking FIFA pada FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir tengah negosiasi demi uji coba bergengsi.
Permintaan Fans Jadi Nyata! Duel Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Resmi Terwujud di Final Four Proliga 2026

Permintaan Fans Jadi Nyata! Duel Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Resmi Terwujud di Final Four Proliga 2026

Duel Gresik Phonska melawan Jakarta Pertamina Enduro di panggung Grand Final final four Proliga 2026 sudah dinanti jauh sebelum kepastian resmi. Harapan fans Gresik Phonska
Trending: Jawaban Rieke Diah Pitaloka Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi

Trending: Jawaban Rieke Diah Pitaloka Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka tertangkap kamera melakukan pertemuan akrab dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), pada Jumat (17/4/2026)
Dapat 'Restu' FIFA, 3 Pemain Naturalisasi Baru Ini Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni

Dapat 'Restu' FIFA, 3 Pemain Naturalisasi Baru Ini Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni

Sudah dapat "restu" atau "lampu hijau" dari FIFA, lantas siapa saja trio maut yang siap menjalani debutnya di bawah komando John Herdman di Timnas Indonesia?
Nasibnya Bisa Sama dengan Cristian Gonzales, Eks Brasil U-20 Ini Punya Peluang Bela Timnas Indonesia

Nasibnya Bisa Sama dengan Cristian Gonzales, Eks Brasil U-20 Ini Punya Peluang Bela Timnas Indonesia

Mantan rekan setim Gabriel Jesus di Brasil U-20 ini ternyata bisa dinaturalisasi Timnas Indonesia meskipun sama sekali tidak punya garis keturunan nusantara.
Media Vietnam Mulai Curiga Shin Tae-yong Sering Bolak-balik ke Indonesia, Jangan-jangan STY akan Latih Tim Besar Super League

Media Vietnam Mulai Curiga Shin Tae-yong Sering Bolak-balik ke Indonesia, Jangan-jangan STY akan Latih Tim Besar Super League

Media Vietnam mulai curiga dengan Shin Tae-yong sering ke Indonesia usai dipecat PSSI, dan menyinggung kemungkinan melatih Persija di Super League musim depan.
Selengkapnya

Viral