GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakar Kesehatan Ungkap Penyebab Sulitnya Prevalensi Merokok Turun

Pakar kesehatan Prof Tikki Pangestu menyebut ada tiga faktor utama yang dinilai menghambat penerapan pengurangan risiko tembakau sehingga berdampak dalam upaya menurunkan prevalensi merokok di berbagai negara, termasuk di Indonesia.
Selasa, 15 April 2025 - 07:24 WIB
PP Kesehatan sudah Cukup Tekan Angka Perokok? IISD Beri Tanggapan Kritis
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar kesehatan Prof Tikki Pangestu menyebut ada tiga faktor utama yang dinilai menghambat penerapan pengurangan risiko tembakau sehingga berdampak dalam upaya menurunkan prevalensi merokok di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

"Kelompok pengendalian antitembakau yang sangat menentang pendekatan pengurangan risiko tembakau dan cenderung mengedepankan kebijakan yang berfokus pada larangan dan pembatasan, tanpa mempertimbangkan perlindungan kesehatan bagi perokok yang ingin beralih ke produk lebih rendah risiko," kata Tikki Pangestu dalam keterangan di Jakarta, mengutip Antara pada Selasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua adalah posisi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Tikki mengatakan negara-negara berpenghasilan menengah ke bawah cenderung mengikuti WHO yang memiliki sikap menolak terhadap pendekatan pengurangan risiko tembakau.

Dampaknya, negara-negara tersebut sering kali mengalami keterbatasan dalam menilai manfaat dari implementasi pendekatan pengurangan risiko tembakau melalui penggunaan produk-produk tembakau alternatif.

Faktor yang terakhir adalah misinformasi tentang produk tembakau alternatif yang menyebabkan pemerintah dan organisasi kesehatan menolak untuk lebih terbuka terhadap potensi produk tembakau alternatif.

Menurut dia, salah satu bentuk misinformasi yang paling umum adalah anggapan bahwa produk tembakau alternatif memiliki risiko kesehatan yang sama dengan rokok.

"Semua poin tersebut cukup sulit diatasi dan mencerminkan posisi yang hampir tidak dapat didamaikan. Kelompok pengendalian tembakau bertujuan menciptakan masyarakat bebas nikotin, bagi saya itu bersifat ideologis dan sangat tidak mungkin tercapai. Sementara itu, kami di komunitas pengurangan dampak buruk tembakau memiliki tujuan kesehatan masyarakat yang lebih pragmatis," kata mantan Direktur Penelitian, Kebijakan dan Kerja Sama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ini.

Tikki menambahkan, meskipun ada banyak bukti tentang potensi manfaat produk tembakau alternatif dalam mengurangi risiko kesehatan, masih banyak pihak yang mengabaikan hal tersebut.

Pihaknya mencontohkan WHO yang tidak pernah mempertimbangkan potensi ini dalam mengurangi prevalensi merokok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Produk tembakau alternatif ini tidak digunakan secara luas untuk mengatasi epidemi merokok yang sedang terjadi di berbagai belahan dunia."

"Hal itu benar-benar mempengaruhi saya sebagai seorang ilmuwan. Mengapa para pembuat kebijakan, WHO, mengabaikan begitu saja bukti yang saya yakini sangat kuat bahwa produk ini benar-benar dapat menyelamatkan nyawa," jelas Prof Tikki.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tragedi di Tengah Banjir Jakarta: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang Saat Hujan Lebat di Lenteng Agung

Tragedi di Tengah Banjir Jakarta: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang Saat Hujan Lebat di Lenteng Agung

Seorang pengendara motor tewas tertimpa pohon tumbang di Lenteng Agung saat hujan lebat. Peristiwa terjadi di tengah banjir Jakarta yang melanda sejumlah wilayah.
Rekap Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Miliano Jonathans Bawa Kabar Buruk

Rekap Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Miliano Jonathans Bawa Kabar Buruk

Sejumlah kabar buruk menaungi Timnas Indonesia seiring dengan rangkaian kiprah mereka di klub masing-masing. Salah satu di antaranya adalah Miliano Jonathans.
Jenazah Vidi Aldiano Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Minggu Pagi

Jenazah Vidi Aldiano Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Minggu Pagi

Jenazah penyanyi Vidi Aldiano rencananya akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Minggu (8/3/2026) pagi.
Banjir Jakarta Meluas Usai Hujan Deras, 39 RT dan 13 Ruas Jalan Terendam, Air Capai 1,5 Meter

Banjir Jakarta Meluas Usai Hujan Deras, 39 RT dan 13 Ruas Jalan Terendam, Air Capai 1,5 Meter

Banjir Jakarta merendam 39 RT dan 13 ruas jalan setelah hujan deras. Ketinggian air mencapai 1,5 meter di sejumlah wilayah Jakarta Barat dan Selatan.
Jadwal F1 GP Australia 2026, Minggu 8 Maret: Balapan Pagi Ini, Menanti George Russell dan Kimi Antonelli Bawa Mercedes Kembali Berjaya

Jadwal F1 GP Australia 2026, Minggu 8 Maret: Balapan Pagi Ini, Menanti George Russell dan Kimi Antonelli Bawa Mercedes Kembali Berjaya

Jadwal F1 GP Australia 2026 hari ini, di mana George Russell dan Kimi Antonelli siap kembali membawa kejayaan untuk Mercedes di musim ini.
Masya Allah Jenazah Vidi Aldiano Terlihat Tersenyum, sebuah Tanda Husnul Khatimah? Ini Kesaksian Para Artis

Masya Allah Jenazah Vidi Aldiano Terlihat Tersenyum, sebuah Tanda Husnul Khatimah? Ini Kesaksian Para Artis

Vidi Aldiano yang ceria semasa hidupnya otomatis selalu memberikan energi positif dimana pun dia berada. Saat meninggal pun, wajah almarhum disebut tersenyum.

Trending

Sebelum Berpulang, Vidi Aldiano Pernah Ungkapkan Alasannya Belum Memiliki Anak dengan Sheila Dara

Sebelum Berpulang, Vidi Aldiano Pernah Ungkapkan Alasannya Belum Memiliki Anak dengan Sheila Dara

Dunia hiburan kembali berduka, penyanyi sekaligus podcaster, Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, (7/3/2026). Vidi sempat ungkap alasan belum punya anak
Kondisi Sheila Dara Setelah Sang Suami Vidi Aldiano Meninggal Dunia

Kondisi Sheila Dara Setelah Sang Suami Vidi Aldiano Meninggal Dunia

Kondisi Sheila Dara setelah sang suami, Vidi Aldiano, meninggal dunia diungkap oleh rekan artis usai melayat.
Dengan Suara Bergetar, Nadin Amizah Masih Tak Menyangka Vidi Aldiano Meninggal Dunia: Rasanya Aneh Sekali

Dengan Suara Bergetar, Nadin Amizah Masih Tak Menyangka Vidi Aldiano Meninggal Dunia: Rasanya Aneh Sekali

Dari atas panggung, suara gemetar penyanyi Nadin Amizah tak terbendung. Ia mengenang kakak iparnya, Vidi Aldiano yang baru meninggal dunia, Sabtu (7/3/2026).
Bikin Merinding! Habib Jafar Tangkap Isyarat Tersembunyi di Balik Kepergian Vidi Aldiano

Bikin Merinding! Habib Jafar Tangkap Isyarat Tersembunyi di Balik Kepergian Vidi Aldiano

Kabar duka untuk kita semua, Penyanyi multitalenta, Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia
Pertemuan Tingkat Menteri  antara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengenai Serangan Iran terhadap Negara-Negara Anggota GCC

Pertemuan Tingkat Menteri  antara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengenai Serangan Iran terhadap Negara-Negara Anggota GCC

Para Menteri Luar Negeri negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengadakan pertemuan luar biasa pada 5 Maret 2026.
Janji Anya Geraldine untuk Vidi Aldiano Setelah Sahabatnya Itu Berpulang

Janji Anya Geraldine untuk Vidi Aldiano Setelah Sahabatnya Itu Berpulang

Anya Geraldine ungkap janji untuk Vidi Aldiano yang telah berpulang.
Terpopuler Timnas Indonesia: 16 Pemain Abroad Terancam Absen di FIFA Series 2026, John Herdman Siapkan Skuad Darurat hingga Saran Pelatih Brasil

Terpopuler Timnas Indonesia: 16 Pemain Abroad Terancam Absen di FIFA Series 2026, John Herdman Siapkan Skuad Darurat hingga Saran Pelatih Brasil

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: 16 pemain abroad terancam absen di FIFA Series 2026, John Herdman siapkan skuad darurat, hingga saran pelatih Brasil.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT