GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Pembunuhan Honorer DCKTR, Polisi Beberkan Motifnya: Korban Lontarkan Kata-kata yang Membuat Sakit Hati

Kapolsek Sekupang, Polresta Barelang, Kompol Benhur Gultom mengatakan pembunuhan terhadap seorang pegawai honorer DCKTR Kota Batam berinisial HR, direncanakan oleh pelaku berinisial FK
Rabu, 16 April 2025 - 06:41 WIB
Kapolsek Sekupang, Polresta Barelang, Kompol Benhur Gultom
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kapolsek Sekupang, Polresta Barelang, Kompol Benhur Gultom mengatakan pembunuhan terhadap seorang pegawai honorer Dinas Cipta Karya dan Tata Riaung (DCKTR) Kota Batam, Kepulauan Riau berinisial HR (29), direncanakan oleh pelaku berinisial FK (26).

“Dari pemeriksaan awal memang ada persiapan-persiapan awal untuk melakukan tindak pidana itu (pembunuhan). Nanti kami dalami, sementara ini kami anggap sebagai suatu perbuatan tindak pidana,” kata Gultom mengutip Antara pada Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia itu terjadi Senin (14/4) pagi pukul 10.15 WIB, saat itu korban tengah bersantai di belakang Kantor DCKTR Kota Batam bersama dua orang saksi.

Pelaku yang datang ke lokasi kejadian, memanggil korban lalu menggorok lehernya menggunakan sebilah pisau yang di simpan di saku bajunya. 

Kedua saksi I dan saksi II yang melihat kejadian berteriak, dan menolong korban membawa ke RS BP Batam untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawa korban tidak terselamatkan.

“Saat penyidik tiba di lokasi kejadian pukul 12.00 WIB, pelaku masih berada di lokasi, langsung kami bawa ke Polsek Sekupang dan dilakukan proses penyidikan,” jelasnya.

Perwira menengah Polri itu memaparkan kronologi kejadian berdasarkan keterangan dari pelaku setelah dilakukan pemeriksaan awal. 

Bahwa pelaku dan korban sama-sama bekerja sebagai honorer di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam.

Korban HR sudah bekerja selama lima tahun sebagai honorer, sedangkan pelaku baru memasuki tiga tahun di dinas yang sama sebagai honorer.

“Antara pelaku dan korban setiap hari bertemu, dan menurut keterangan dari pelaku dia sering merasa sakit hati karena korban beberapa kali melontarkan kata-kata yang membuat sakit hatinya,” lanjutnya.

Menurut pelaku, sudah hampir 1 tahun pelaku menahan tindakan menyakitkan yang dilakukan korban. Puncaknya pada hari kejadian di belakang Kantor DCKTR Kota Batam.

Sebelum kejadian, kata Gultom, pelaku sempat pulang ke kosannya dengan tujuan mempersiapkan untuk melakukan tindak pidana tersebut.

“Ya persiapan-persiapan, pulang ke kos ganti baju. Dari kos menuju salah satu toko serba ada di Tiban dan membeli sebilah pisau “stainless steel” ukuran 40 cm, yang sangat tajam karena masih baru dan pisau sudah dimasukkan ke kantong,” beber Gultom.

Hingga saat ini penyidikan masih berlangsung, penyidik telah memintai keterangan tujuh saksi termasuk keterangan pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Gultom, pemeriksaan saksi masih terus berlanjut, termasuk saksi rekan kerja pelaku dan korban untuk menggali keterangan terkait hubungan sehari-hari pelaku dan korban.

“(Saksi) nanti akan bertambah lagi, nanti kami ambil (keterangan saksi) dari ruangan tempat kerja mereka (korban dan pelaku) yang hari-hari ada menyaksikan di situ, untuk mendalami bagaimana interaksi mereka selama ini,” pungkasnya.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Hari Ini 26 Mei 2026 Melemah di Rp17.749, Pasar Masih Khawatirkan Fiskal RI dan Kebijakan Ekspor via DSI

Rupiah Hari Ini 26 Mei 2026 Melemah di Rp17.749, Pasar Masih Khawatirkan Fiskal RI dan Kebijakan Ekspor via DSI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (26/5/2026).
Hati-Hati Modus Hipnotis Anak Sekolah untuk Curi Barang, Pelaku Banyak Bertanya untuk Buat Korban Bingung

Hati-Hati Modus Hipnotis Anak Sekolah untuk Curi Barang, Pelaku Banyak Bertanya untuk Buat Korban Bingung

Dua pria berinisial AS dan AP diduga menghipnotis anak sekolah di kawasan Tambora, Jakarta Barat. 
Ikut Tren Arisan Kurban Sebenarnya Sah atau Tidak dalam agama Islam? Begini Hukumnya Kata Buya Yahya

Ikut Tren Arisan Kurban Sebenarnya Sah atau Tidak dalam agama Islam? Begini Hukumnya Kata Buya Yahya

Ulama KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menyebut hukum arisan atau patungan kurban untuk Hari Raya Idul Adha adalah sah karena ada unsur tolong-menolong.
Sebanyak 2771 Peserta SNBT Lolos Jadi Calon Ksatria Airlangga

Sebanyak 2771 Peserta SNBT Lolos Jadi Calon Ksatria Airlangga

Universitas Airlangga (UNAIR) mengumumkan para calon Ksatria Airlangga jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).
Penyebab Liverpool Tak Mampu Raih Trofi dan Hampir Tak Lolos ke Liga Champions Diungkap Arne Slot

Penyebab Liverpool Tak Mampu Raih Trofi dan Hampir Tak Lolos ke Liga Champions Diungkap Arne Slot

Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengungkapkan penyebab utama timnya gagal tampil maksimal sepanjang musim ini. Menurut dia, badai cedera menjadi faktor terbesar yang membuat performa The Reds menurun drastis dibanding musim sebelumnya.
Kabar Baik untuk Warga Malut, Sherly Tjoanda bakal Melegalkan Hutan Adat dengan Alasan ini

Kabar Baik untuk Warga Malut, Sherly Tjoanda bakal Melegalkan Hutan Adat dengan Alasan ini

Perlu diketahui, baru-baru ini Sherly Tjoanda menyampaikan pihaknya akan segera mengeluarkan aturan untuk legalkan hutan adat.

Trending

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, menemui titik terang.
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Penemuan jasad seorang wanita di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor pada Sabtu (23/5/2026) kini kasusnya telah terbongkar.
Selengkapnya

Viral