News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Gatot Semprot Hercules, Kini Giliran Jenderal Kopassus Maki-maki Razman

Usai Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo semprot Ketum GRIB, Hercules. Kemudian, juru bicara Ketua Umum GRIB, Razman balik serang Gatot dengan komentar menohok.
Selasa, 6 Mei 2025 - 16:19 WIB
Usai Gatot Semprot Hercules, Kini Giliran Jenderal Kopassus Maki-maki Razman
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Usai mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo semprot Ketum GRIB, Hercules. Kemudian, juru bicara Ketua Umum GRIB Jaya Hercules, Razman Arif Nasution balik serang Gatot dengan komentar menohok.

Namun kini, giliran Jenderal Kopassus, Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat meradang hingga memaki-maki juru bicara Ketua Umum GRIB Jaya Hercules, Razman Arif Nasution.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu lantaran Yayat Sudrajat tidak terima Razman menyebut Gatot Nurmantyo gagal saat menjadi Panglima TNI.

Tak hanya itu, buntut Razman meminta Gatot untuk tidak menyenggol Hercules. Yayat Sudrajat merupakan anggota Kopassus yang ikut dalam operasi di Timor Timur tahun 70-an lontarkan komentar ini.

"Pada saat saya di TimTim jajak pendapat, saya masih Letkol, sebagai Dansatgas Intelegen Tribuana 8 dari Kopassus," ungkapnya dikutip dari Youtube Hersubeno Point, Senin (5/5/2025).

Saat itu, kata Yayat, ia didatangi oleh Hercules yang ingin pulang ke kampung halamannya.

"Hercules mau ke kampung halamannya, dia tidak berani, karena saat itu di mana-mana chaos. Karena dia bawa nama Pak Zeki Anwar saya siapkan, dan aman," bebernya.

Yayat pun mengatakan kalau dirinya melihat Hercules saat ini seperti orang yang tak tahu diri.

"Dia itu harusnya terima kasih pada jajaran TNI. Kok saya lihat sekarang, apalagi si jubirnya itu yang bicara tentang Pak Gatot. Waduh saya rasanya marah sekali, itu sama dengan penghinaan TNI. Termasuk Hercules yang dia bilang Pak Sutiyoso mulutnya bau tanah," katanya dengan tegas.

Sebagai sesama baret merah, kata dia, dirinya tahu persis jiwa seorang Gatot Nurmantyo sebagai prajurit TNI.

"Ini ada orang kayak si botak gendut ngomong bahwa Gatot itu tidak berhasil, Maasyaa Allah itu sama dengan menghina prajurit kita yang sudah gugur," ucap Yayat.

Bahkan, dia mengungkap terkait sejumlah keberhasilan Gatot Nurmantyo saat menjadi Panglima TNI.

"Beliau berhasil membebaskan ribuan sandera di Timika saat menjabat jadi Panglima TNI. Kalau si botak gendut ini ngomong apa yang sudah dihasilkan, sekarang apa yang sudah dia lakukan? Orang dia preman kok. Apa yang dia lakukan? Introspeksi diri, bandingan dengan prajurit yang gugur di medan perang," katanya dengan berapi-api.

Sebagai sesama purnawirawan TNI, Yayat Sudrajat mengaku meradang saat ada orang yang menghina rekannya.

"Panas saya bagaimana dia menghina mantan Panglima TNI," tegasnya.

Tidak hanya itu saja, Yayat sampaikan, bahwa Hercules juga seharusnya berterima kasih karena telah diselamatkan oleh TNI.

"Pak Sutiyoso, Hercules itu harusnya sadar dia itu diselamatkan. Dia bukan saja bau tanah, dia hampir dikubur. Dia diselamatkan kemudian dirawat di RSPAD, tapi apa yang dia lakukan sekarang? Merasa sok udah paling hebat."

"Emang dia kalau ditembak kepalanya gak mati? Mati lah," katanya.

Atas sebutan bau tanah yang disampaikan Hercules pada Sutiyoso, kata dia, semua prajurit TNI pun marah.

"Bukan cuma Pak Gatot, saya juga marah. Walaupun dia tidak menghina pak Gatot, menghina saya, tapi hati ini bergolak. Kalau di botak gendut itu bilang kenapa Pak Gatot yang marah? Kita kan gak menyinggung Gatot. Loh bukan masalahnya itu, kita ini punya jiwa korsa," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Razman menyinggung Gatot Nurmantyo yang meradang pada Hercules.

Menurut Razman, saat itu Hercules tidak menyebutkan namanya, melainkan hanya Sutiyoso.

"Kenapa anda kepanasan? Kan tidak bilang seluruhnya purna-purna," ungkap Razman dikutip dari Youtube iNews, Selasa (6/5/2025).

Razman bahkan meminta Gatot Nurmantyo untuk tidak menyinggung Hercules lagi.

"Jangan gitu lah pak Gatot, kan bapak panglima TNI pak. Saya harap pak Gatot jangan lagi komentari pak Hercules, karena memang kami menganggap tidak penting untuk menyenggol bapak," bebernya.

Tak hanya itu saja, Razman bahkan menyinggung kinerja Gatot saat menjabat sebagai Panglima TNI.

"Pak gatot bilang, saya sudah dua bulan puasa bicara, tapi kali ini saya bicara," ucap Razman.

"Emang kalau dia ngomong kenapa emang ? Emang kalau pak Gatot ngomong berhenti kriminal di negara ini ? Bapak dulu mantan panglima TNI, KKB tak selesai tuh di Papua," katanya.

Razman juga bahkan menantang Gatot Nurmantyo untuk berdialog di tv secara terbuka.

"Kalau bapak bilang, Man, Razman kau anak kampung, kau datang dialog dengan sama saya live di TV, monggo pak. Biar kita ulas bagaimana sapta marga prajurit itu pak," pungkas Razman.

Dudung Beri Peringatan Menohok

Buntut Mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo berseteru dengan Ketum GRIB, Hercules. Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman angkat bicara hingga beri peringatan menohok.

Dia meminta semua pihak untuk menahan diri dan tidak saling menjelekkan satu sama lain.

Hal tersebut disampaikan Dudung saat merespons pemimpin ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya Hercules dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang saling "serang" karena Hercules menyebut eks Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso "bau tanah".

"Saya sempat lihat juga ya ada ormas-ormas ya, memang kita harus sama-sama menahan diri, kalau menurut saya. Sama-sama tidak menjelekkan satu sama lain," beber Dudung di Istana, Jakarta, Senin (5/5/2025).

Dudung mengatakan, kedua belah pihak sama-sama memiliki porsi masing-masing dalam membangun bangsa.

Menurutnya, lebih baik mereka meredam amarahnya masing-masing karena sudah dewasa.

"Mereka punya porsinya masing-masing ya kalau masalah membangun bangsa, pernah berjasa atau tidak, semuanya rakyat Indonesia berjasa untuk bangsa ini. Jadi saya rasa diredam lah ini, masing-masing sudah dewasa dan kemudian silakan bersinergi," ujarnya.

Untuk diketahui, Hercules kini sudah meminta maaf kepada Letjen TNI Purnawirawan Sutiyoso atas hinaan "bau tanah".

Sutiyoso pun telah memaafkan mantan preman Tanah Abang tersebut.

"Saya menghormati lah ya, kesadaran dia untuk minta maaf. Saya ini orang tua, saya mengabdi negara lama. Lama di pemerintahan sipil, di pemerintahan TNI dan kalau minta maaf sama saya, saya terima," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, Sutiyoso juga meminta Hercules untuk memohon maaf kepada purnawirawan Jenderal TNI, Gatot Nurmantyo.

"Tapi juga selayaknya dia minta maaf kepada Jenderal Purnawirawan Gatot," imbuhnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

Lima liga top Eropa atau 'Big Five' akan memulai musim 2026/2027 secara bertahap. Catat tanggal dan jam mulainya.
Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Seorang mahasiswa baru Undip Adriano Padama mendadak viral usai berani menyampaikan masalah kelangkaan beras di daerahnya kepada Mentan Andi Amran Sulaiman ...
Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Polda Metro Jaya meningkatkan kasus tewasnya Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, dari penyelidikan ke penyidikan.
Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi maling di Pringsewu, Lampung, berinisial IM (21) yang membobol rumah kosong, mengacak-acak isinya, lalu tertidur di kamar hingga dikepung warga.
Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Pelatih Ajax Amsterdam, Michel, akhirnya buka suara soal keputusannya mencadangkan Maarten Paes. Ia memilih memberikan kesempatan kepada Marc-André ter Stegen.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam soroti Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Garuda disebut tim dengan pelanggaran terbanyak, sementara Vietnam mengklaim diri paling sportif.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Selengkapnya

Viral