GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah Bikin Dua Preman Legendaris John Kei dan Hercules 'Mati Kutu', Inilah Sosok Brigjen Hengki Haryadi..

Nama Brigjen Hengki Haryadi jadi perbincangan di tengah ketegangan antara Hercules dengan Purnawirawan TNI Gatot Nurmantyo, pernah cokok Hercules dan gengnya.
Selasa, 6 Mei 2025 - 17:46 WIB
Kolase foto Hercules dan Brigjen Hengki Haryadi.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Nama Brigjen Hengki Hariyadi jadi perbincangan di tengah ketegangan antara Hercules dengan Purnawirawan TNI Gatot Nurmantyo.

Bukan tanpa alasan, Brigjen Hengki Haryadi merupakan sosok polisi yang berkali-kali berhasil menangkap Rosario de Marshall atau disapa Hercules.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prestasi Brigjen Hengki Haryadi bukan hanya saat menangani Hercules, tapi juga preman legendaris lainnya seperti John Kei atau bernama lengkap John Refra.

Tak Kalah Garang dengan Hercules, Preman Legendaris John Kei Pernah Habisi Orang
Tak Kalah Garang dengan Hercules, Preman Legendaris John Kei Pernah Habisi Orang
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Sejak saat itu, Brigjen Hengki Hariyadi menjadi momok yang menakutkan bagi para preman di Jakarta.

Saat ini, Brigjen Hengki Haryadi menjabat sebagai penyidik tindak pidana utama TK II Bareskrim Polri.

Yang cukup menyita perhatian juga adalah saat Hengki mengungkapkan kasus pembunuhan berantai atau serial killer Wowon Cs yang total korbannya 9 orang.

Seperti apa sepak terjang Brigjen Hengki Haryadi? sosok yang menangkap Hercules

Hengki Haryadi lahir di Palembang, 16 Oktobeer 1974 dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996.

Pria lulusan SMA Taruna Nusantara punya pengalaman sebagai polisi di bidang reserse dan karier yang gemilang.

Ia pernah menjadi Kepala Satreskrim Polres Tulangbawang Lampung pada 2004, dan setahun kemudian diangkat menjadi Kapolsek Telukbetung Selatan, Bandar Lampung.

Kariernya berlanjut pada tahun 2008 saat menjadi Kanit III Sat I Dit Reskrim Polda Lampung.

Selang dua tahun kemudian, Hengki Hariyadi menyandang pangkat Komisaris Polisi (Kompol) dengan menjabat sebagai Pamen di Polda Metro Jaya.

Dari situ, kariernya di Jakarta dimulai, seperti saat menjadi bertugas Polres Metro Jakarta Barat, ia beberapa kali harus berhadapan dengan preman-preman kelas kakap seperti Hercules.

Saat itu, Hercules dan kelompoknya kerap melakukan tindakan kekerasan diserta pemalakan dan akhirnya dicokok oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.

Lagi-lagi, Hengki Haryadi kembali berhadapan dengan Hercules saat menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat.

Hercules mencoba melakukan penguasaan lahan warga dan tindakan intimidasi.

Hercules pun ditangkap atas kasus penyerangan kompleks ruko di Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi, Rabu (21/11/2018) mengungkapkan Hercules ditangkap terkait penguasaan lahan terhadap PT Nila Alam di Kalideres, Jakarta Barat, sejak Agustus hingga November 2018. 

"Kasusnya itu terkait dengan penyerangan kompleks ruko di Kalideres, PT Nila Alam oleh 60 orang preman, dipimpin langsung oleh Hercules," ungkapnya.

Adapun Hercules saat itu resmi berstatus sebagai tersangka dan dijerat Pasal 170 KUHP tentang Perusakan terhadap Barang atau Orang dan Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan, dengan ancaman penjara 7 tahun.

Hercules dan Brigjen Hengki Haryadi.
Hercules dan Brigjen Hengki Haryadi.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Sebelumnya diberitakan, terjadi ketegangan antara Ketua GRIB (Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu) dengan Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Perselisihan keduanya terjadi usai Hercules dengan lantang menghina Letjen (Purn) Sutiyoso dengan sebutan "sudah bau tanah".

Sontak saja pernyataan Hercules itu menjadi perbincangan hangat publik dan memicu reaksi keras dari kalangan Purnawirawan.

Salah satunya adalah Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang geram atas pernyataan dari Hercules.

Mantan Panglima TNI itu mengecam keras sikap Hercules yang dianggap tidak menghargai tokoh Militer Indonesia, Sutiyoso.

Dengan kemarahan besar, Gatot Nurmantyo menyindir Hercules dan disebut tidak tahu diri, karena dalam perjalanannya mendapat bantuan juga dari Purnawirawan TNI.

“Saya sudah dua bulan lebih puasa bicara, tapi begitu soal Hercules, ini kurang ajar nih orang. Tidak tahu diri. Dia merasa paling hebat,” kata Gatot, dalam pernyataan keras yang menyita perhatian publik.

Tak hanya mengecam, Gatot juga mengungkit masa lalu Hercules yang dikenal sebagai mantan TBO (Tenaga Bantuan Operasi)—dan menyebut bahwa keberadaan Hercules di Jakarta tak lepas dari bantuan para purnawirawan TNI juga. 

“Ingat, kau dulu TBO. Bisa ke Jakarta juga karena bantuan purnawirawan. Kok ngomong seenaknya. Tidak sopan,” tegasnya.

"Sudah jadi raja kau? kamu itu preman, preman yang memakai pakaian Ormas, saya bisa buktikan kalau kau itu preman," sambungnya.

Hal lain yang membuat Gatot sangat marah kepada Hercules karena perlakuan Ormas GRIB beberapa waktu lalu di Depok.

Anggota GRIB yang melakukan pembakaran mobil Polisi di Depok.

"Ini yang buat saya marah, kejadian di Depok, polisi itu adalah alat negara yang melaksanakan ketertiban dan juga masyarakat, ketika akan mengangkat, dilawan, dikepung, negara apa ini? mobil negara mobilnya dibakar lagi," ungkapnya sambil dengan nada tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau saya diam, orang akan menyangka bahwa polisi sudah enggak ada. Ini bahaya untuk negara kesatuan Republik Indonesia," sambung Gatot Nurmantyo dilansir dari youtube Refly Harun Official. (ind)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPP Partai Golkar Gelar Kurban, Ketua Umum Bahlil Sumbang Sapi 1,3 Ton

DPP Partai Golkar Gelar Kurban, Ketua Umum Bahlil Sumbang Sapi 1,3 Ton

DPP Partai Golkar melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa sapi sebanyak 47 ekor dan kambing sebanyak 4 ekor dalam perayaan Idul Adha 1447 H, di Kantor DPP Partai Golkar
Hewan Kurban di Masjid Istiqlal Berjumlah 82 Ekor, Menag: Kami Masih Menerima Sampai Lusa

Hewan Kurban di Masjid Istiqlal Berjumlah 82 Ekor, Menag: Kami Masih Menerima Sampai Lusa

Meski demikian, Nasaruddin mengatakan bahwa Masjid Istiqlal masih menerima hewan kurban sampai Jumat (29/5).
Pesan Zulhas di Hari Raya Idul Adha: Kalau Saling Menyerang, yang Kuat Akan Jadi Rapuh

Pesan Zulhas di Hari Raya Idul Adha: Kalau Saling Menyerang, yang Kuat Akan Jadi Rapuh

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menyerukan, pentingnya menjaga persatuan dan solidaritas nasional dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Warga di Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, punya cara unik merayakan Hari Raya Iduladha.
Dedi Mulyadi Kecewa Lihat Trotoar Baru Dekat Rumahnya Malah Berantakan Akibat Galian Kabel: Harusnya Direncanakan

Dedi Mulyadi Kecewa Lihat Trotoar Baru Dekat Rumahnya Malah Berantakan Akibat Galian Kabel: Harusnya Direncanakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meluapkan kekesalannya saat menemukan trotoar yang baru saja dipercantik kembali dibongkar akibat proyek pemasangan kabel.
Rumor Makin Panas, Ini Alasan Shin Tae-yong Bisa Jadi Pelatih Baru Persija Jakarta usai Mauricio Souza Hengkang

Rumor Makin Panas, Ini Alasan Shin Tae-yong Bisa Jadi Pelatih Baru Persija Jakarta usai Mauricio Souza Hengkang

Rumor kedatangan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, ke Persija Jakarta terus menjadi pembahasan hangat di kalangan pencinta sepak bola nasional.

Trending

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, mendapatkan sanjungan selangit dari Serie A. Hal ini disampaikan sebelum FIFA Matchday Juni 2026.
3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Toni RM, pengacara terdakwa Ririn Rifanto meyakinkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal kejanggalan saat Evan dituduh pembunuh satu keluarga di Indramayu.
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Tolak Tawaran Banyak Negara ASEAN, Ini Alasan Park Hang-seo Pilih Klub Liga 2 Thailand

Tolak Tawaran Banyak Negara ASEAN, Ini Alasan Park Hang-seo Pilih Klub Liga 2 Thailand

Park Hang-seo akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya menerima tawaran Kanchanaburi FC. Padahal, mantan pelatih Timnas Vietnam itu nolak banyak negara.
Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Bursa transfer Persib Bandung memanas, sejumlah pemain asing berpotensi keluar dan deretan nama baru dikaitkan dengan Maung Bandung jelang musim 2026/2027.
Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar pemain Proliga 2026 yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan (TC) jelang membela Timnas Voli Putri Indonesia di berbagai turnamen bergengsi. Salah satunya ada Mediol Yoku hingga Chelsa Berliana.
Selengkapnya

Viral