News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebanyak 392 Calon Haji dari Bima Diterbangkan menuju Tanah Suci pada Rabu Dini Hari

Sebanyak 392 calon haji kelompok terbang (kloter) 5 asal Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) diterbangkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Lombok, Rabu dini hari.
Rabu, 7 Mei 2025 - 08:27 WIB
Sebanyak 392 Calon Haji dari Bima Diterbangkan menuju Tanah Suci pada Rabu Dini Hari
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 392 calon haji kelompok terbang (kloter) 5 asal Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) diterbangkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Lombok, Rabu dini hari.

"Jamaah calon haji (JCH) Embarkasi Lombok yang diterbangkan hari ini langsung menuju Madinah, Arab Saudi," kata Humas Bandara Lombok Arif Hariyanto di Lombok Tengah, mengutip Antara pada Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ratusan calon haji asal Kabupaten Bima itu diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia Type Aircraft B777-300ER dengan nomor penerbangan GA5105 tujuan Lombok-Madinah.

"Dari 12 kloter JCH Embarkasi Lombok, sebanyak 5 kloter telah diberangkatkan menuju Tanah Suci dan sisanya secara bertahap," lanjutnya.

Adapun JCH Embarkasi Lombok yang telah diberangkatkan menuju Tanah Suci, di antaranya kloter 1 asal Kabupaten Lombok Barat, kloter 2 asal Kabupaten Lombok Tengah, kloter 3 asal Kota Mataram, kloter 4 asal Kabupaten Lombok Timur, dan kloter 5 asal Kabupaten Bima.

"Calon haji asal NTB sebanyak 4.544 orang terbagi dalam 12 kloter. Keberangkatan calon haji ini dimulai pada 2-17 Mei 2025," jelasnya.

Sebelumnya, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB memastikan semua calon haji, termasuk 51 orang yang belum keluar visanya tetap berangkat ke Tanah Suci Arab Saudi pada kloter berikutnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) NTB Zamroni Aziz mengatakan pemantauan penerbitan visa haji tak ada henti-hentinya. 

Melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2025, pihaknya terus memantau jamaah yang belum mengantongi visa.

"Hasilmnya, untuk kloter dua Lombok Tengah, semula 51 orang belum mengantongi visa, tersisa enam orang. Insya Allah besok sudah bisa keluar visanya," ujarnya.

Zamroni meluruskan informasi yang beredar bahwa visa kloter 2 belum keluar sebanyak 52 orang. Padahal, malam itu, satu visa keluar atas nama Lalu Ramdan yang juga merupakan Panitia Haji Daerah (PHD). Setelah panitia menginformasikan, yang bersangkutan langsung ikut terbang ke Madinah bersama kloternya. "Bukan 52, tetapi 51," jelas Zamroni Aziz.

Untuk calon haji yang telah mengantongi visa tersebut, dijadwalkan berangkat pada kloter 6 dan kloter 7. 

Kloter 6 merupakan kloter utuh Lombok Tengah. Sementara kloter 7 merupakan kloter gabungan Lombok Tengah dan Lombok Timur.

Ia mengatakan visa itu domain Pemerintah Arab Saudi. Sementara Arab Saudi tidak hanya mengurus Indonesia, tetapi jutaan umat se dunia. Oleh karenanya, pihaknya terus menunggu semua visa yang belum keluar.

"Semua dalam proses. Kami tetap memonitor. Teman-teman kerja 24 jam. Kami sudah mengajukan semua permohonan visa jauh-jauh hari sebelumnya. Tetapi, sekali lagi ini domain di sana, mari berdoa semoga semuanya cepat keluar," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zamroni menyampaikan kekosongan kursi maskapai saat itu diisi langsung oleh jamaah yang telah mengantongi visa. Kemenag langsung menghubungi salah satu KBIH.

"Termasuk satu calon haji atas nama Suhaimi Samsuri yang merupakan PHD kloter Lombok Barat yang tertunda berangkat, diterbangkan di kloter 2," pungkasnya.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI menyampaikan informasi terbaru tentang pengusutan dugaan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas) panjat tebing.
Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Audi bergerak cepat merespons mundurnya Jonathan Wheatley dari posisi kepala tim sebelum gelaran F1 GP Jepang 2026 kemarin.
Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider andalan VR46, Fabio di Giannantonio, mengurai penyebab performa Ducati GP26 sulit konsisten pada balapan panjang musim 2026.
Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), guna kekhusyukan umat Kri
Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Bos Mercedes, Toto Wolff, meragukan bahwa mantan kepala tim Red Bull, Christian Horner, akan kembali ke F1 meski santer dirumorkan.
Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Viral jadi sorotan di media sosial, paman dan kakek melakukan pelecehan terhadap ponakan atau keluarganya sendiri. Polisi sudah turun tangan atasi kasus ini.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral