News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Kabareskrim Puja-puji Hercules, Katanya Negara Justru Harus...

Di tengah sorotan tajam terhadap sosok Hercules Rosario Marshal, mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Susno Duadji angkat bicara. Dalam program Merah Putih
Sabtu, 10 Mei 2025 - 19:18 WIB
Komjen Pol (Purn) Susno Duadji dan Hercules
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Di tengah sorotan tajam terhadap sosok Hercules Rosario Marshal, mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Susno Duadji angkat bicara.

Dalam program Merah Putih yang tayang di Nusantara TV, Susno memberikan pandangan yang mengejutkan sekaligus membuka sisi lain dari tokoh yang selama ini lebih dikenal sebagai “mantan preman legendaris Tanah Abang”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Turut hadir dalam program tersebut Nikolas Kilikily, praktisi hukum yang mengaku sebagai mantan tangan kanan Hercules sejak era 1990-an.

Niko, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa sosok Hercules yang dikenal publik saat ini bukanlah gambaran utuh dari pria kelahiran Timor Leste tersebut.

“Jujur aja saya ini produk aslinya Bang Hercules di Tanah Abang. Dulu saya dapat jatah Rp 500 perak, saya udah nongkrong di sana,” ujar Niko.

“Saya tahu persis beliau. Beliau sudah mualaf, bahkan sudah tiga kali memberangkatkan orang umroh. Kalau preman mana mau begitu?,” lanjutnya.

Pernyataan Niko mendapat respons serius dari Susno Duadji, yang mengamini bahwa Hercules memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat bawah, terutama dalam hal merangkul mereka yang terpinggirkan oleh sistem.

“Bang Hercules berjasa. Dia sudah kumpulkan orang-orang bermasalah yang harusnya ditangani negara dan itu dilakukan olehnya,” ujar Susno.

“Dia telah mendata, ini orang bermasalah dengan perut, pekerjaan, kasih sayang. Harusnya negara hadir. Harusnya negara berterima kasih pada Hercules,” tambahnya.

Lebih lanjut, Susno melihat bahwa kehadiran Hercules di tengah masyarakat tak hanya sekadar membawa pengaruh, tetapi juga menjadi representasi dari ketidakberesan sistem sosial yang gagal menjangkau kelompok-kelompok marginal.

Menurut Susno, negara semestinya tidak hanya fokus pada sisi kontroversial dari tokoh-tokoh seperti Hercules, tapi juga mengakui kontribusi positif yang mereka berikan.

“Jangan selalu melihat sisi negatif. Negatifnya ada, tapi positifnya juga nyata. Orang-orang yang kurang kasih sayang, yang tidak punya penghasilan, dia yang kumpulkan. Negara harus hadir,” katanya.

Namun, bukan berarti Susno membenarkan tindakan-tindakan melanggar hukum. Ia dengan tegas menyatakan bahwa setiap warga negara tetap tunduk pada hukum yang berlaku.

“Kalau melanggar hukum, ya ditertibkan. Tapi jangan jadikan status sebagai anggota ormas sebagai tameng kebal hukum,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengkritik gaya penyelesaian konflik dengan cara adu tantangan fisik yang belakangan kembali muncul dalam pemberitaan.

“Kalau pemimpin ormas kurang sopan atau bicara sembrono, berikan pelatihan. Jangan malah tantang-tantangan, ‘kalau berani kita berantem.’ Kalau begitu, semua jadi preman,” tutup Susno dengan nada tegas.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trump Cabut Sanksi Minyak Iran Sementara, IAEA Boleh Masuk, Ekspor Bebas ke AS hingga Agustus 2026

Trump Cabut Sanksi Minyak Iran Sementara, IAEA Boleh Masuk, Ekspor Bebas ke AS hingga Agustus 2026

Pemerintahan Amerika Serikat (AS) untuk sementara dilaporkan mencabut sanksi terhadap penjualan minyak Iran. Hal ini menindaklanjuti salah satu komitmen utama
Siap-siap Sukses, Ini 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Karier Besok 24 Juni 2026

Siap-siap Sukses, Ini 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Karier Besok 24 Juni 2026

5 zodiak paling beruntung dalam karier besok, 24 Juni 2026. Simak daftar zodiak yang diprediksi paling hoki soal pekerjaan di sini.
Seorang Ibu Asal Aceh dan Bayinya Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Malaysia

Seorang Ibu Asal Aceh dan Bayinya Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Malaysia

Seorang ibu yang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Gampong Alur Manis, Aceh Tamiang, Aceh, bernama Putri Hensy Aprilda bersama bayinya tewas dan
Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Papua Dukung Sensus Ekonomi 2026 BPS, Data Akurat untuk Kebijakan

Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Papua Dukung Sensus Ekonomi 2026 BPS, Data Akurat untuk Kebijakan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak kepala daerah di Provinsi Papua untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan
PWNU Aceh Dukung Hasil Munas-Konbes NU di Kediri

PWNU Aceh Dukung Hasil Munas-Konbes NU di Kediri

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Aceh secara resmi menyatakan dukungannya terhadap hasil keputusan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri pada 20-22 Juni.
Kondisi Kesehatan Disebut Memburuk, Kubu Komang Ani Layangkan Penangguhan Penahanan

Kondisi Kesehatan Disebut Memburuk, Kubu Komang Ani Layangkan Penangguhan Penahanan

Kubu Komang Ani Susana (69) turut mengajukan penangguhan penahanan terhadap dirinya yang kini tengah mendekam di balik jeruji Polda Metro Jaya.

Trending

Diduga Korupsi Dana Hibah Pariwisata Rp68,5 M, Kejari Sleman Tahan Anggota DPRD RA

Diduga Korupsi Dana Hibah Pariwisata Rp68,5 M, Kejari Sleman Tahan Anggota DPRD RA

Kejari Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menahan seorang anggota DPRD setempat berinisial RA terkait kasus dugaan korupsi penyelewengan dana hibah pariwisata
Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Papua Dukung Sensus Ekonomi 2026 BPS, Data Akurat untuk Kebijakan

Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Papua Dukung Sensus Ekonomi 2026 BPS, Data Akurat untuk Kebijakan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak kepala daerah di Provinsi Papua untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan
Perguruan Tinggi Miliki Peran Penting Dalam Tingkatkan Kompetensi Generasi Muda

Perguruan Tinggi Miliki Peran Penting Dalam Tingkatkan Kompetensi Generasi Muda

Forum strategis yakni Public Seminar 2026 bertajuk 'Navigating Global Uncertainty: Leadership and Innovation for the Future' berlangsung di Swiss German University (SGU), Kabupaten Tangerang, Banten.
Buntut Kasus Pria Sekap Pacar 3 Tahun, Buat DPR Geram: Harus Dijerat dengan Pasal Berlapis!

Buntut Kasus Pria Sekap Pacar 3 Tahun, Buat DPR Geram: Harus Dijerat dengan Pasal Berlapis!

Buntut kasus pria berinisail TH sekap pacar berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung, Jabar. Ternyata membuat anggota Komisi III DPR RI Abdullah geram hingga
Jaksa Bocorkan Penyebab Utama Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan

Jaksa Bocorkan Penyebab Utama Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan

Penahan tersangka kasus dugaan kasus ijazah palsu Jokowi, yakni Roy Suryo dan Dokter Tifa menyedot perhatian publik hingga menuai pertanyaan publik. Namun, baru
Detik-detik Polres Metro Bekasi Sita 1.825 Butir Obat Keras Ilegal di Tarumajaya

Detik-detik Polres Metro Bekasi Sita 1.825 Butir Obat Keras Ilegal di Tarumajaya

Beredar kabar terkait detik-detik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi menyita 1.825 butir obat keras daftar G dalam pengungkapan kasus peredaran obat
Seorang Ibu Asal Aceh dan Bayinya Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Malaysia

Seorang Ibu Asal Aceh dan Bayinya Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Malaysia

Seorang ibu yang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Gampong Alur Manis, Aceh Tamiang, Aceh, bernama Putri Hensy Aprilda bersama bayinya tewas dan
Selengkapnya

Viral