GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Hadapan Artis ini, Habib Rizieq Shihab 'Spill' Begitu Mudahnya Pemerintaah saat itu Bubarkan FPI, tapi Kalau Para Preman Seperti Hercules...

Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab menceritakan blak-blakan bagaimana pemerintah dengan mudah membubarkan FPI, bandingkan ...
Minggu, 11 Mei 2025 - 21:20 WIB
Mantan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab Hadiri Reuni Akbar 212 di Monas.
Sumber :
  • Taufik-tvOne

tvOnenews.com - Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab menceritakan blak-blakan bagaimana pemerintah dengan mudah membubarkan FPI.

Sampai mempertanyakan mengapa Premanisme yang berkedok Ormas masih tetap saja 'dibiarkan' oleh pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas hal itu, pendiri FPI (Front Pembela Islam) itu mengungkapkan alasan kuat mengapa Ormas berkegiatan premanisme itu masih eksis? simak jawabannya di bawah ini.

Perseteruan antara Ketua Umum GRIB (Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu, Hercules dengan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.
Perseteruan antara Ketua Umum GRIB (Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu, Hercules dengan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Antara /

 

Sebagaimana diketahui, kini publik dihebohkan atas perseteruan dan ketegangan antara Ketua GRIB (Gerakan Indonesia Rakyat Bersatu), Hercules dengan mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Polemik ini berawal ketika Rosario de Marshall atau Hercules dengan lantang menghina Letjen (Purn) Sutiyoso dengan sebutan "sudah bau tanah".

Mantan preman Tanah Abang itu membela Wapres Gibran Rakabuming Raka soal usulan pemakzulan yang dituntut oleh Forum Purnawirawan TNI.

Adapun salah satu tokoh yang mendukung pemakzulan tersebut adalah mantan Gubernur DKI, Sutiyoso dan pernah menjadi Wadanjen Kopassus tahun 1992.

Sontak saja pernyataan Hercules soal 'bau tanah' itu menjadi perbincangan hangat publik dan memicu reaksi keras dari kalangan Purnawirawan.

Salah satunya yang cukup keras adalah Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang geram atas pernyataan dari Hercules.

Gatot mengecam keras sikap Hercules yang dianggap tidak menghargai tokoh Militer Indonesia, Sutiyoso.

Sambil menyindir Hercules dan disebut tidak tahu diri, karena dalam perjalanannya mendapat bantuan juga dari Purnawirawan TNI.
 
“Saya sudah dua bulan lebih puasa bicara, tapi begitu soal Hercules, ini kurang ajar nih orang. Tidak tahu diri. Dia merasa paling hebat,” kata Gatot, dalam pernyataan keras yang menyita perhatian publik.

Tak hanya mengecam, Gatot juga mengungkit masa lalu Hercules yang dikenal sebagai mantan TBO (Tenaga Bantuan Operasi)—dan menyebut bahwa keberadaan Hercules di Jakarta tak lepas dari bantuan para purnawirawan TNI juga. 

“Ingat, kau dulu TBO. Bisa ke Jakarta juga karena bantuan purnawirawan. Kok ngomong seenaknya. Tidak sopan,” tegasnya.

"Sudah jadi raja kau? kamu itu preman, preman yang memakai pakaian Ormas, saya bisa buktikan kalau kau itu preman," sambungnya.

Habib Rizieq Shihab Beberkan Bagaimana Pemerintah Bisa dengan Mudah Bubarkan FPI

Sementara itu, Habib Rizieq Shihab ikut mengomentari soal ramainya premanisme kembali di Indonesia.

"Kita belajar dari FPI, FPI ini bukan organisasi preman. Melainkan, organisasi sosial, kemasyarakatan, kemanusiaan, pemerintah berani bubarin. Kenapa organisasi preman nggak berani dia bubarin? Ada apa?" ungkapnya dilansir dari youtube Cerita Untungs.

Menurut HRS, preman berkedok ormas ini pembinanya adalah para pejabat yang punya kepentingan,

"Sebenarnya jawabannya sudah jelas, karena banyak ormas-ormas preman tadi, pembinanya para pejabat. Kalau pembinanya pejabat, bagaimana ceritanya?," 

"Itu yang saya katakan waktu kita bicara sama media asing, apa yang musti kita lakukan kalau penjahat dan pejabat sudah berkolaborasi, mereka saling memanfaatkan satu sama lainnya, saling melindungi," ujarnya.

Habib Rizieq Shihab berpandangan bahwa seharusnya ormas-ormas yang memang sudah terbukti melakukan pemerasan, melakukan intimidasi dan teror.

"Kalau masih berupa oknum, oknum-oknum itu tangkap, berikan peringatan kepada ormasnya. Tapi kalau itu sudah sistematis, sudah struktural, memang ormasnya seperti itu berbagai daerah, ya bubarkan," tegas HRS.

Di samping itu, Habib Rizieq menyentil pemerintah yang dinilai tidak adil karena berani membubarkan FPI, sementara kondisi saat ini banyak preman yang berkedok ormas masih 'dibiarkan'.

"Kenapa musti takut? kemarin pemerintah berani membubarkan FPI, nah yang jelas-jelas preman yang mengganggu masyarakat, mengganggu ketenteraman usaha, bisa mengganggu investasi," ujarnya.

Habib Rizieq Shihab & Arie Untung
Habib Rizieq Shihab & Arie Untung
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Cerita Untungs

 

Rizieq menegaskan kembali sikap pemerintah yang seharusnya tegas menindak perlakuan Ormas yang meresahkan dan merugikan itu harus dibubarkan.

"Kalau masih berupa oknum, kalau memang organisasi tersebut secara umum bagus, cuma ada oknum-oknumnya yang nggak baik, oknumnya tangkap, penjarakan mereka semua," ujarnya.

"Tapi kalau sudah struktural, masif, memang organisasi ini di berbagai daerah sok jago, di berbagai daerah jadi tukang peras, di berbagai daerah meresahkan masyarakat. Bubarkan, nggak peduli pembinanya siapa," ujarnya.

Sebagai informasi, pemerintah resmi bubarkan FPI (Front Pembela islam pada tahun 2020.

Mahfud MD, yang saat itu menjabat sebagai Menkopolhukam mengatakan pemerintah telah resmi bubarkan FPI. 

Pembubaran itu berdasarkan keputusan bersama pejabat tinggi negara. Mahfud menegaskan, FPI dilarang melakukan aktivitasnya lagi setelah pernyataan ini disampaikan.   

Pernyataan ini disampaikan saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam siang ini (30/12/2020). Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menyatakan, pemerintah menghentikan kegiatan dan aktivitas Front Pembela Islam (FPI) dalam bentuk apapun.  

"Pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan setiap kegiatan yang akan dilakukan karena FPI tak lagi mempunyai legal standing baik sebagai ormas maupun sebagai organisasi biasa," kata dia, saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta.   

Mahfud mengatakan, sejak 20 Juni 2019 FPI secara ‘de jure’ telah bubar sebagai ormas, namun sebagai organisasi FPI tetap berkegiatan yang melanggar ketertiban dan keamanan dan bertentangan dengan hukum, di antaranya tindak kekerasan, sweeping secara sepihak, provokasi, dan lain-lain.   

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahfud menyebut berdasarkan peraturan perundang-undangan dan sesuai putusan MK tertanggal 23 Desember 2014, pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan setiap kegiatan FPI.  

"Kalau ada sebuah organisasi mengatasnamakan FPI, dianggap tidak ada dan harus ditolak, terhitung hari ini," kata dia. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Ingatkan Dunia di Ambang Bahaya, Serukan Persatuan Nasional Demi Jaga Perdamaian

Prabowo Ingatkan Dunia di Ambang Bahaya, Serukan Persatuan Nasional Demi Jaga Perdamaian

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa dunia saat ini berada dalam situasi yang penuh ketidakpastian dan potensi konflik.
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Dulu Bela Bek Timnas Indonesia, Pengamat Belanda Ini Malah Hujat Habis-habisan Maarten Paes: Siapa Idiot yang Bawa Dia?

Dulu Bela Bek Timnas Indonesia, Pengamat Belanda Ini Malah Hujat Habis-habisan Maarten Paes: Siapa Idiot yang Bawa Dia?

Salah seorang
Mulut Besar Media Vietnam Sebut Naturalisasi Timnas Indonesia 'Kalah Kelas': Kami Lebih Berkualitas!

Mulut Besar Media Vietnam Sebut Naturalisasi Timnas Indonesia 'Kalah Kelas': Kami Lebih Berkualitas!

Media Vietnam mengklaim, bahwa pemain naturalisasi skuad The Golden Star Warriors jauh lebih berkualitas dan percaya diri bisa mengalahkan Timnas Indonesia.
Niat Zakat Fitrah Jangan Sampai Terlewat, Ini Bacaan Lengkap dan Besaran Zakat Fitrah 2026

Niat Zakat Fitrah Jangan Sampai Terlewat, Ini Bacaan Lengkap dan Besaran Zakat Fitrah 2026

Niat zakat fitrah wajib diketahui umat Islam. Simak bacaan niat zakat fitrah lengkap, besaran zakat fitrah 2026, serta aturan pembayaran sebelum Idul Fitri.
2 Kabar Buruk Hantam John Herdman dan Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

2 Kabar Buruk Hantam John Herdman dan Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

Di tengah euforia menyambut debut John Herdman, ada "awan mendung" yang mengancam persiapan Timnas Indonesia jelang turnamen FIFA Series 2026. Apa yang tejradi?

Trending

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Ramalan Keuangan Zodiak 12 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 12 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 12 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi peluang finansial dan kondisi keuangan hari ini
Masih Belum Move On dari Megatron, KOVO Tiba-tiba Beri Kode Agar Megawati Hangestri Kembali ke Korea

Masih Belum Move On dari Megatron, KOVO Tiba-tiba Beri Kode Agar Megawati Hangestri Kembali ke Korea

Meski Red Sparks saat ini sedang terpuruk, Megawati Hangestri kembali menjadi sorotan media Korea setelah KOVO memberi kode kemungkinan kembalinya ke V-League.
Sosok Pemain Keturunan Eropa yang akan Direkrut John Herdman untuk Timnas Indonesia Mulai Terkuak, Ternyata Striker Berdarah Depok

Sosok Pemain Keturunan Eropa yang akan Direkrut John Herdman untuk Timnas Indonesia Mulai Terkuak, Ternyata Striker Berdarah Depok

Sosok pemain keturunan yang bakal direkrut John Herdman mulai terungkap. Striker VVV Venlo, Dean Zandbergen, disebut masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Bojan Hodak 'Protes' Pemain Andalannya Tak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Bojan Hodak 'Protes' Pemain Andalannya Tak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memberikan tanggapannya terkait tiga pemainnya yang mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Ketiga pemain -
Pantas Saja Veda Ega Pratama Tampil Gacor di Moto3 2026, Ternyata Sudah Latihan Motor Sejak Usia 4 Tahun

Pantas Saja Veda Ega Pratama Tampil Gacor di Moto3 2026, Ternyata Sudah Latihan Motor Sejak Usia 4 Tahun

Veda Ega Pratama, pembalap Indonesia, tampil gacor saat debut di Moto3 2026. Ternyata ia sudah berlatih motor sejak usia 4 tahun. SImak ceritanya berikut ini!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT