News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Korban Dukun Cabul di Bekasi dengan Modus Pijat Spiritual: Dia Buka Baju Saya...

Seorang dukun pengobatan alternatif bernama Murtan dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota atas tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah pasiennya..
Rabu, 14 Mei 2025 - 17:44 WIB
Ilustrasi dukun atau peramal membuat ramalan
Sumber :
  • Muhammadiyah

Bekasi, tvOnenews.com - Seorang dukun pengobatan alternatif bernama Murtan dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota atas tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah pasiennya. 

Disclaimer: Artikel ini mengandung konten eksplisit kekerasan seksual atau pemerkosaan yang dapat memicu kondisi emosi dan mental pembaca. Kami menyarankan Anda tidak meneruskan membacanya jika mengalami kecemasan dan meminta bantuan profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria yang dikenal religius itu membuka praktik pengobatan di sebuah pendopo di Jalan Raya Hankam, Gang Masjid Samawa 2, RT 2 RW 6, Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Korban dugaan pelecehan seksual oleh sang dukun cabul Murtan diduga mencapai puluhan orang. 

Lokasi praktik dukun di Bekasi
Lokasi praktik dukun di Bekasi
Sumber :
  • M. Supyan Limpong-tvOne

 

Praktik pengobatan alternatif ini telah berlangsung sejak 2011, dan selama ini tidak menimbulkan kecurigaan dari warga sekitar.

Ketua RT setempat, Gunam, mengaku mengetahui adanya praktik tersebut. Ia menyebut Murtan dikenal sebagai orang alim, bahkan lokasi praktik itu kerap digunakan untuk pengajian rutin setiap malam Jumat.

“Biasanya dia mengobati orang yang minat urut, kesurupan atau memberikan air doa. Selama ini saya kira hanya sebatas itu saja,” ujar Gunam, Selasa (13/5/2025).

Namun kenyataannya, praktik pengobatan itu menyimpan sisi gelap. 

Salah satu korban berinisial K (28) mengungkapkan bahwa dirinya mengalami pelecehan saat datang untuk meminta bantuan spiritual agar suaminya kembali pulang.

Menurut K, Murtan awalnya berpura-pura memijat, namun kemudian mulai meraba bagian dadanya dari belakang. 

Ketika ia mempertanyakan tindakan tersebut, pelaku berdalih bahwa metode itu memang bagian dari proses pengobatan dan telah dilakukan kepada pasien lain.

“Terus saya bilang, ‘Kok kayak gini?’ Kata dia, ‘Pengobatannya emang kayak gini, yang lain juga begitu’,” ujar K.

Tidak hanya itu, Murtan bahkan mencium pipi, telinga, hingga bibir korban. Puncaknya, ia membuka sebagian pakaian K dan menyentuh hingga memasukkan jarinya ke organ intim korban.

“Dia buka baju saya sedikit, terus nyusu, kayak ngisep payudara. Saya bilang, ‘Kok kayak gini?’ Kata dia, ‘Nggak apa-apa’. Lama-lama jarinya dimasukin ke kemaluan saya,” ungkapnya.

Korban lainnya, M (38), juga mengalami hal serupa. Awalnya ia tidak mengalami pelecehan saat datang untuk pengobatan masalah kesuburan pada 2023. 

Namun saat memanggil Murtan ke rumah karena kaki terkilir, pelaku mulai melakukan tindakan tidak senonoh.

“Pas pertama saya datang, tidak ada kejadian apa-apa. Tapi saat dia saya panggil ke rumah karena kaki saya keseleo, di situlah pelecehan itu terjadi,” ujar M. (msl/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Penggerebekan di Kampung Bahari: Polisi Tangkap Bandar Narkoba Inisial K yang Masuk Daftar 18 Target Operasi

Update Penggerebekan di Kampung Bahari: Polisi Tangkap Bandar Narkoba Inisial K yang Masuk Daftar 18 Target Operasi

Polda Metro Jaya mengamankan pria berinisial K saat penggerebekan Kampung Bahari, Jakarta Utara, pada Minggu (1/11/) yang diduga sebagai bandar narkoba.
Viral Emak-Emak Berebut Uang dari Atap Rumah, Warga Rela Panas-panasan demi Dapat Saweran

Viral Emak-Emak Berebut Uang dari Atap Rumah, Warga Rela Panas-panasan demi Dapat Saweran

Video emak-emak berebut uang dan sembako dari atap rumah viral di media sosial. Praktik serupa dikenal dalam tradisi udik-udikan, saweran, hingga awur-awur di sejumlah daerah.
Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate bertengger di papan bawah usai menelan kekalahan telak dari IBK Altos.
Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso mendukung soal Surat Edaran (SE) larangan penggunaan rokok elektrik (Vape) untuk anggota hingga -
Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Persib bermodal kemenangan 2-0 atas Melbourne Victory. Igor Tolic sudah membaca kelemahan lawan, tetapi meminta anak asuhnya konsisten penuh selama 90 menit.
Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Video penumpang MRT Jakarta ditegur petugas karena minum viral di media sosial. Simak aturan makan dan minum yang berlaku di stasiun maupun dalam kereta.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral