News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Iptu Tomi Marbun Hilang Atau Dihilangkan, Keluarga Minta Polri Bentuk Tim Pencari Fakta

Kuasa hukum keluarga Iptu Tomi Marbun, Donald Marbun mengatakan, kasus hilangnya Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Papua Barat, Iptu Tomi Marbun saat menjalani tugas negara mengundang tanda tanya.
Kamis, 15 Mei 2025 - 21:42 WIB
Keluarga Iptu Tomi Marbun
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa hukum keluarga Iptu Tomi Marbun, Donald Marbun mengatakan, kasus hilangnya Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Papua Barat, Iptu Tomi Marbun saat menjalani tugas negara mengundang tanda tanya.

Hal itu membuat Donald menjadi bertanya-tanya, ada apa sebenarnya dibalik kasus hilangnya Iptu Tomi Marbun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apalagi dalam kasus ini, hilangnya Iptu Tomi Marbun seperti sebuah misteri dengan sejumlah kejanggalan yang menjadi teka-teki, mulai dari kesaksian yang berbeda-beda, tidak adanya tim pencarian yang terjun ke lokasi hingga aktivitas tim pencarian yang diberhentikan.

"Saksi menerangkan kalau Iptu Tomi Marbun mengenakan rompi dan membawa dua pucuk senjata saat akan menyebarang. Kalau memang Iptu Tomi Marbun hilang seharusnya pistol dan rompi itu juga ikut hilang. Tapi ini kembali," kata Donald Marbun di Mabes Polri, Kamis (14/5/2025). 

"Selain itu handphone, celana dalam dan pakaian Resmob juga kembali, ini ada apa di balik hilangnya Iptu Tomi Marbun ini, ada apa ini ditubuh Polri, kenapa sedemikian rapinya menyembunyikan kejanggalan-kejanggalan ini, padahal ini yang seharusnya diungkapkan oleh Polri," sambung Donald.

Donald juga menyayangkan, sikap dan langkah Polri yang diduga seperti mengabaikan sejumlah laporan yang dilayangkan oleh pihak keluarga dalam kasus hilangnya Iptu Tomi Marbun.

"Kami membuat laporan kepada Div Propam hingga Kabag Ops tapi sampai hari ini laporan kami yang sudah berlangsung 2 bulan, satupun laporan kami terhadap tim yang melakukan operasi tidak ada yang dilakukan pemeriksaan. Bahkan laporan kami kepada Kabareskrim terhadap Kapolres Teluk Bintuni dan Kabag Ops sampai hari ini tidak ada tindak lanjut karena di disposisikan kepada Kapolda Papua," ungkap Donald.

"Termasuk juga permintaan rekomendasi dan perintah dari Komisi III DPR RI untuk untuk membentuk tim pencari fakta, namun sampai hari ini tidak dikerjakan," jelasnya.

Selain itu, Donald juga membeberkan sejumlah informasi dari seorang saksi yang ikut dalam satuan tim pencarian tahap ketiga, bahwa proses pencarian tidak pernah dilakukan dilokasi hilangnya Iptu Tomi Marbun.

"Pada tim pencarian tahap 3, menurut informasi dari saksi kami, bahwa tim yang dibentuk berjumlah 500 orang itu tidak pernah melakukan pencarian dan penyisiran di lokasi hilangnya itu Tommy Marbun. Namun pencarian justru dilakukan sejauh 8 KM dari titik yang seharusnya dilakukan operasi pencarian," beber Donald.

"Ini apa gunanya membentuk 500 anggota tim dikirim ke Bintuni hanya untuk menghabiskan anggaran, sia-sia yang dilakukan oleh 500 anggota ini, tidak ada upaya yang maksimal yang dilakukan oleh polri untuk menelusuri hilangnya Iptu Tommy Marbun," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan Tegas, Donald juga memastikan Tim Advokasi Marbun akan terus menuntut dan menyuarakan agar kasus hilangnya Iptu Tomi Marbun menemui titik terang dan terbuka secara transparan.

"Kami keluarga besar Marbun tidak akan pernah diam dan akan menuntut terus dan mengingatkan terus meski pencarian tahap III berakhir, tapi Kapolri harus membentuk tim pencari fakta untuk mencari keberadaan Iptu Tomi Marbun kalau memang benar hilang dan kalau menang benar meninggal, kembalikan jasadnya, kalau memang belum ketemu dimana keberadaannya, karena hingga saat ini tidak ada satu statement yang membuat kami percaya alasan hilangnya Iptu Tomi Marbun," tegasnya. (ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Timnas Prancis menatap babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri. Di sisi lain, Timnas Swedia melangkah ke babak knockout melalui tiket lolos salah satu tim peringkat 3 terbaik.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Selengkapnya

Viral