News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Imam Samudra? Perancang Bom Bali yang Menutup Telinga Saat Sidang Putusan Hukuman Mati

Masih ingat Imam Samudra? Pelaku dari kasus Bom Bali I sekaligus menjadi otak sekaligus perancang ledakan yang terjadi pada 12 Oktober 2002 lalu. 
Kamis, 15 Mei 2025 - 22:57 WIB
Terpidana mati kasus Bom Bali 1, Imam Samudra
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Reuters

tvOnenews.com - Masih ingat Imam Samudra? Pelaku dari kasus Bom Bali I sekaligus menjadi otak sekaligus perancang ledakan yang terjadi pada 12 Oktober 2002 lalu. 

Imam Samudra ditetapkan sebagai terdakwa kasus Bom Bali bersama ketiga pelaku utama lainnya, yaitu Ali Imron, Amrozi, dan Ali Ghufron. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tragedi ledakan yang terjadi di Bali ini terbagi menjadi tiga bagian, ledakan pertama terjadi di Paddy’s Pub, kedua di Sari Club, terakhir di dekat Kantor Konsulat Jenderal Amerika Serikat. 

Akibat peristiwa tersebut, setidaknya terdapat 202 orang meninggal dunia, dan 209 lainnya luka-luka. 

Dari 202 korban tewas dalam peristiwa tersebut, terdapat 164 diantaranya merupakan warga negara asing (WNA) dan 38 lainnya warga negara Indonesia (WNI).

Bukan sebuah kebetulan, ledakan ini sudah direncanakan oleh serangan teroris dari keempat pelaku tersebut.

Menyangkut peristiwa tersebut, Imam Samudra dijatuhkan hukuman pidana mati dan telah dieksekusi di Nusa Kambangan pada 9 November 2008. 

Terdapat hal menarik saat pembacaan delik dalam sidang putusan terhadap terdakwa Imam Samudra. 

“Disamping itu, dari gereja Katolik berpendapat bahwa masa hukum menghukum itu wewenang pemerintah, hal ini berdasarkan surat Rasul Paulus kepada umat di Roma,” ungkap hakim ketua saat pembacaan delik pada sidang putusan. 

Imam Samudra menutup telinga saat sidang putusan
Imam Samudra menutup telinga saat sidang putusan
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Bom Bali 2002/ TVRI Bali

 

Saat mendengar pernyataan tersebut, Imam Samudra seketika menutup telinganya seakan tak ingin mendengar pernyataan tersebut.  

“Pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia. Karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang, pemerintah adalah hamba Allah atas mereka yang berbuat jahat,” ujarnya. 

Setelah bacaan delik tersebut, Imam Samudra kembali membuka telinganya dan memegang janggutnya. 

Pada akhirnya, hakim ketua membacakan putusan dalam sidang dengan vonis hukuman pidana mati. 

“Imam Samudra alias Abdul Aziz, alias Abu Umar, alias Heri dengan pidana Mati,”

Sontak, Imam Samudra mengucapkan takbir sebanyak tiga kali. 

Imam Samudra merupakan koordinator dalam pembagian tugas kepada masing-masing pelaku pengeboman. 

Saat tinggal di Malaysia dan Afghanistan, Imam Samudra atau Abdul Aziz diduga belajar soal senjata api dan bom. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akhirnya, Imam Samudra diadili pada 2 Juni 2003 dengan tuntutan hukuman mati. Kemudian ia mendapatkan vonis mati pada 10 September 2003 di Nusa Kambangan.

Eksekusi mati terhadap Imam Samudra dilakukan bersamaan dengan dua pelaku lainnya, yaitu Amrozi dan Mukhlas pada 9 November 2008. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral