GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wamen Setneg Juri Ardiantoro Tanggapi Polemik Cat Pesawat Presiden: Wong Cat Kok Diributin

Polemik cat baru pesawat kepresidenan mencuat di publik. Wamen Setneg Juri Ardiantoro menanggapi santai, sebut pergantian warna adalah hal biasa, tidak perlu dibesar-besarkan.
Selasa, 20 Mei 2025 - 14:28 WIB
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Polemik mengenai pergantian warna cat pesawat kepresidenan Republik Indonesia kembali mencuat di ruang publik dan media sosial. Namun, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamen Setneg), Juri Ardiantoro, menanggapi dengan santai dan menyebut bahwa hal tersebut tidak perlu menjadi perdebatan besar.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Juri mengatakan bahwa pergantian livery atau cat pesawat adalah sesuatu yang lumrah dan tidak memiliki urgensi khusus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Apanya yang diramaikan sih? Wong cat kok. Kan sama seperti kamu pakai baju, mau merah, mau putih, mau hijau,” ujar Juri dengan nada santai.

Saat ditanya apakah ada alasan khusus di balik perubahan warna pesawat kepresidenan, Juri kembali menegaskan bahwa hal itu tidak perlu dibesar-besarkan.

“Itu hal yang biasa lah, lumrah. Jadi gak ada hal yang khusus. Mengganti warna atau pengen berubah warna itu sama seperti kita pengen warna apa, biasa aja. Gak usah terlalu serius loh,” tambahnya.

Soal Anggaran, Juri: “Anggaran Gue Sendiri Aja Gue Gak Tahu”

Pertanyaan seputar anggaran yang digunakan untuk mengecat ulang pesawat juga mencuat. Namun, Juri mengaku tidak mengetahui secara pasti besaran dana yang digunakan untuk proses tersebut.

“Wah aku gak ngecek anggaran. Anggaran gue sendiri aja gue gak tahu,” ujarnya sambil tertawa kecil.

Meski demikian, ia memastikan bahwa segala proses pengelolaan aset negara tetap berada dalam koridor administrasi yang benar dan tidak perlu dipermasalahkan secara berlebihan.

Demo Ojol hingga Sekolah Rakyat: Pemerintah Tetap Dengarkan Suara Publik

Selain isu cat pesawat, Juri juga menanggapi berbagai isu lain yang sedang berkembang, salah satunya terkait demo para pengemudi ojek online (ojol). Ia menegaskan bahwa demonstrasi merupakan hak warga negara yang dijamin konstitusi.

“Demo itu ekspresi dari masyarakat, kita hormati. Silakan saja, asalkan tidak mengganggu ketertiban dan tidak melanggar hukum. Pemerintah tentu akan mendengarkan apa yang disampaikan masyarakat,” kata Juri.

Sementara itu, mengenai program Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto, Juri menyatakan dukungan penuh dari pemerintah.

“Kita dukung Kementerian Sosial untuk memimpin penyelenggaraan sekolah rakyat ini. Semua sumber daya, baik dari negara maupun swasta, akan kita dedikasikan agar sekolah rakyat ini sukses. Ini adalah gagasan mulia dari Presiden,” tuturnya.

Juri juga memberikan semangat bagi calon peserta didik Sekolah Rakyat.

“Semangat ya untuk adik-adik. Ini adalah salah satu tempat terbaik yang disiapkan oleh Presiden Prabowo untuk mendapatkan pendidikan terbaik,” ucapnya.

Maung untuk Pejabat Negara: “Saya Dapet, Tapi Belum Pakai”

Menutup wawancara, Juri juga menjawab seputar kendaraan taktis Maung dari Pindad yang kabarnya akan diberikan kepada para pejabat negara, termasuk Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya belum cek. Tapi memang seluruh pejabat negara dapat Maung, termasuk Presiden, Wapres, saya juga dapet,” ungkap Juri.

Namun hingga kini, Juri mengaku belum menggunakan kendaraan tersebut. “Belum, nanti tunggu giliran,” katanya singkat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Selengkapnya

Viral