GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah China Menyayangkan Sanksi Uni Eropa dan Inggris Terhadap Rusia

Pemerintah China menyayangkan sanksi sepihak yang dijatuhkan Uni Eropa dan Inggris terhadap Rusia serta sejumlah perusahaan Tiongkok, yang dikaitkan dengan sikap Presiden Vladimir Putin yang enggan melakukan gencatan senjata dengan Ukraina.
Kamis, 22 Mei 2025 - 08:30 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah China menyayangkan sanksi sepihak yang dijatuhkan Uni Eropa dan Inggris terhadap Rusia serta sejumlah perusahaan Tiongkok, yang dikaitkan dengan sikap Presiden Vladimir Putin yang enggan melakukan gencatan senjata dengan Ukraina.

"Kami menyesalkan dan dengan tegas menentang sanksi Eropa yang tidak dapat dibenarkan tersebut terhadap perusahaan China," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning mengutp Antara pada Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uni Eropa (EU) dan Inggris mengumumkan sanksi baru terhadap Rusia pada Selasa (20/5), sehari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin meski pembicaraan itu tidak menghasilkan komitmen untuk gencatan senjata di Ukraina.

China, kata Mao Ning, menentang sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum internasional atau otorisasi Dewan Keamanan PBB.

"Terkait krisis Ukraina, China berkomitmen untuk mendorong perundingan perdamaian. China tidak pernah menyediakan senjata mematikan bagi pihak-pihak yang berkonflik dan secara ketat mengontrol ekspor barang-barang dengan fungsi ganda," ungkap Mao Ning.

Hubungan dan kerja sama antara perusahaan Tiongkok dan Rusia disebut Mao Ning adalah relasi nomal dan tidak boleh terganggu atau terpengaruh.

"Sebagian besar negara, termasuk negara-negara di Eropa dan Amerika Serikat, juga terus berdagang dengan Rusia. Negara-negara di Eropa harus berhenti menggunakan standar ganda dalam perdagangan dan kerja sama ekonomi dengan Rusia dan merugikan kepentingan sah perusahaan-perusahaan China," tegasnya.

Mao Ning pun mengungkapkan China akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk dengan tegas mempertahankan hak dan kepentingan sahnya.

Sanksi terbaru Inggris menargetkan 14 anggota Badan Desain Sosial (SDA) lainnya, yang melaksanakan operasi informasi yang didanai Kremlin yang dirancang untuk melemahkan kedaulatan, demokrasi, dan supremasi hukum di Ukraina dan di seluruh dunia.

Sanksi juga menargetkan 46 lembaga keuangan yang membantu upaya Rusia untuk menghindari sanksi, serta Bursa Mata Uang St. Petersburg, dan Badan Penjamin Simpanan Rusia yang mengasuransikan bank-bank Rusia agar semakin mengisolasi ekonomi Rusia dan mengganggu aliran pendapatan Rusia.

Inggris juga akan memberikan sanksi kepada 18 kapal lagi dalam "armada bayangan" yang membawa minyak Rusia, bersama dengan para pendukung armada tersebut.

Sanksi juga termasuk John Michael Ormerod, warga negara Inggris yang membeli kapal untuk armada bayangan Rusia, dan 2 kapten tanker armada bayangan Rusia.

Inggris dan Uni Eropa juga memperketat Batas Harga Minyak yang membatasi harga untuk dikenakan Rusia terhadap minyaknya jika diangkut menggunakan layanan G7 seperti asuransi dan logistik.

Ada kemungkinan pengurangan batas harga minyak mentah sebesar 60 dolar AS, dengan tujuan menurunkan batas mendekati biaya produksi dan menyerang Putin atas pendapatan minyaknya.

Sanksi diumumkan pada Sabtu (17/5), setelah Rusia menembakkan 273 pesawat nirawak ke kota-kota Ukraina dan menjadi serangan pesawat nirawak terbesar dalam perang yang terjadi sejak 2022 itu. Salah satu serangan yaitu terhadap sebuah bus di Sumy menewaskan 9 warga sipil.

Sanksi kali ini bertujuan untuk mengganggu rantai pasokan sistem senjata mematikan Rusia, termasuk rudal Iskander. Rusia disebut menggunakan beberapa jenis senjata termasuk rudal Iskander yang merengut nyawa penduduk sipil.

Sanksi Inggris dan Uni Eropa selama ini disebut telah berdampak buruk pada ekonomi Rusia. PDB Rusia menyusut pada kuartal pertama 2025 dan ekonomi nonpertahanan telah mengalami resesi selama beberapa waktu.

Pengeluaran untuk keamanan dan pertahanan saat ini lebih dari 40 persen anggaran federal, dan Presiden Putin harus menaikkan pajak dan memangkas pengeluaran sosial untuk melanjutkan perang.

Rusia dan Ukraina menggelar pembicaraan langsung pertama mereka dalam lebih dari tiga tahun konflik, pada Jumat (16/5) atas perintah Trump, tetapi gagal menyetujui gencatan senjata setelah Moskow mengajukan persyaratan yang oleh anggota delegasi Ukraina disebut "tidak dapat diterima".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ukraina mengatakan siap untuk gencatan senjata segera sesuai usulan Trump, sementara Rusia mengatakan ingin perundingan terlebih dahulu.

Uni Eropa menganggap sikap Rusia itu mengisyaratkan Presiden Putin belum ingin mengakhiri perang yang telah berlangsung sejak 2022 itu.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Bersih-bersih Skuad, Nerazzurri Siap Korbankan Bintang Gagal Brasil demi Gaet Raja Dribel Serie A

Bursa Transfer Inter Milan: Bersih-bersih Skuad, Nerazzurri Siap Korbankan Bintang Gagal Brasil demi Gaet Raja Dribel Serie A

Inter Milan mulai menyusun langkah strategis jelang bursa transfer musim panas. Nerazzurri membidik talenta muda potensial untuk memperkuat kedalaman skuad.
DPR Ingatkan Ancaman Krisis Pangan Global Akibat Perang, Ungkap 3 Langkah Kunci untuk Indonesia Bertahan

DPR Ingatkan Ancaman Krisis Pangan Global Akibat Perang, Ungkap 3 Langkah Kunci untuk Indonesia Bertahan

Anggota Komisi IV DPR RI Riyono yang menyoroti perubahan signifikan dalam peta distribusi pangan global yang berpotensi mengalami krisis serius akibat perang.
Legenda Inter Milan Turun Gunung! Walter Zenga Desak Gattuso Mainkan Jelmaan Vieri Ini di Playoff Piala Dunia 2026

Legenda Inter Milan Turun Gunung! Walter Zenga Desak Gattuso Mainkan Jelmaan Vieri Ini di Playoff Piala Dunia 2026

Dukungan terhadap striker muda Timnas Italia terus menguat jelang playoff Piala Dunia. Kini, legenda Inter Milan menilai regenerasi lini depan harus dilakukan.
Timnas Italia Resmi Terima Kabar Buruk Jelang Duel Kontra Bosnia di Final Playoff Piala Dunia 2026, Apa Itu?

Timnas Italia Resmi Terima Kabar Buruk Jelang Duel Kontra Bosnia di Final Playoff Piala Dunia 2026, Apa Itu?

Timnas Italia tampaknya menerima kabar buruk jelang duel kontra Bosnia dan Herzegovina di final playoff Piala Dunia 2026 zona Eropa. Hal ini seiring dengan keputusan resmi Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA).
Usai Sabet Penghargaan Bergengsi, Maarten Paes Langsung Dapat Julukan Spesial dari Media Belanda

Usai Sabet Penghargaan Bergengsi, Maarten Paes Langsung Dapat Julukan Spesial dari Media Belanda

Kabar membanggakan datang dari penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes. Media Belanda langsung beri julukan spesial untuk kiper utama Ajax Amsterdam itu.
Arus Balik Membludak, Ribuan Kendaraan Per Jam Padati Tol Cipali Hari Ini

Arus Balik Membludak, Ribuan Kendaraan Per Jam Padati Tol Cipali Hari Ini

Lonjakan volume kendaraan mulai terlihat di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada momen arus balik Lebaran 2026, Minggu (29/3). 

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Duel tinju dunia antara Sebastian Fundora (24-1-1, 15 KO) vs Keith Thurman (31-2, 23 KO) yang memperebutkan gelar juara kelas welter super WBC telah selesai digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026) siang WIB.
Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Kabar panas seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam daftar berita terpopuler. Mulai dari sindiran hingga pujian. Ini rangkumannya.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT