GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolak Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto, Aktivis 98: Sejarah Tak Boleh Dibelokan

Sejumlah kelompok aktivis reformasi 1998 menyatakan penolakan tegas terhadap wacana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden RI ke-2 Soeharto.
Sabtu, 24 Mei 2025 - 21:21 WIB
Tolak Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto, Aktivis 98: Sejarah Tak Boleh Dibelokan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah kelompok aktivis reformasi 1998 menyatakan penolakan tegas terhadap wacana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden RI ke-2 Soeharto.

Pernyataan sikap ini disampaikan oleh aktivis 98 UIN Syahid Jakarta Wanto Sugito dalam deklarasi bersama bertajuk 'Aktivis 98 Calling: Tolak Gelar Pahlawan untuk Soeharto'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelompok yang tergabung dalam aliansi ini meliputi Repdem, Pena 98, Barikade 98, FK ’98, Gerak 98, dan Perhimpunan Aktivis 98. 

Mereka didukung oleh elemen masyarakat sipil, buruh, mahasiswa, serta korban pelanggaran HAM era orde baru.

“Soeharto bukan pahlawan. Ia adalah simbol kekuasaan represif dan pelanggaran hak asasi manusia,” kata Ketua Umum Repdem, Wanto Sugito, Jakarta, Sabtu (24/5/2025).

Wanto menegaskan upaya pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto sebagai bentuk penghinaan terhadap para korban dan pengkhianatan terhadap semangat reformasi.

"Sejarah tak boleh dibelokkan. Luka rakyat tak boleh dikubur diam-diam. Hanya satu kata, Lawan!," tegasnya.

Pihaknya pun mencatat sejumlah peristiwa kelam selama Soeharto berkuasa lebih dari tiga dekade antara lain:

- Pembantaian massal pasca-1965 yang menewaskan ratusan ribu jiwa.

- Tragedi Tanjung Priok (1984) dan Talangsari (1989).

- Pembunuhan aktivis buruh Marsinah (1993).

- Penggusuran paksa warga Kedung Ombo.

- Penculikan dan penghilangan paksa aktivis 1997–1998.

- Penembakan mahasiswa dalam Peristiwa Trisakti dan Semanggi.

- Pembungkaman pers dan pelarangan partai oposisi.

- Kasus Kudatuli (27 Juli 1996).

- Operasi Petrus (1982–1985) yang diduga menewaskan lebih dari 10.000 orang.

Pihaknya pun turut menyampaikan 5 poin tuntutan yakni:

1. Menolak keras pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto.

2. Menuntut negara menyelesaikan berbagai kasus pelanggaran HAM berat masa Orde Baru.

3. Mendesak Pemerintah untuk menjaga integritas proses pemberian gelar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Mengajak publik untuk terus mengedukasi generasi muda tentang sejarah kelam Orde Baru.

5. Menyerukan perlawanan terhadap narasi pahlawan palsu yang memutihkan pelanggaran HAM. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Simak Jadwal Imsakiyah Muhammadiyah 1 Ramadhan 1447 H/ 2026 M untuk Wilayah D.I.Yogyakarta dan Sekitarnya

Simak Jadwal Imsakiyah Muhammadiyah 1 Ramadhan 1447 H/ 2026 M untuk Wilayah D.I.Yogyakarta dan Sekitarnya

Warga muslim Muhammadiyah kini tengah bersiap untuk melakukan shalat tarawih, PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026
Hasil Pantauan Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Hilal 1 Ramadhan 2026 Tidak Terlihat Hari Ini

Hasil Pantauan Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Hilal 1 Ramadhan 2026 Tidak Terlihat Hari Ini

Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta melaksanakan rukyatul hilal untuk penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriah pada Selasa (17/2/2026).
PLN Mobile Jadi Magnet Pengunjung, Raih 2 Award Sekaligus di IIMS 2026

PLN Mobile Jadi Magnet Pengunjung, Raih 2 Award Sekaligus di IIMS 2026

PT PLN (Persero) kembali menegaskan perannya sebagai penggerak utama transisi energi nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Persikotas Gaet Dipo Tasikmalaya, Siap Bersaing di Level Nasional

Persikotas Gaet Dipo Tasikmalaya, Siap Bersaing di Level Nasional

Melalui PT Dipo Internasional Pahala Otomotif (DIPO) Tasikmalaya, dealer resmi Mitsubishi di Kota Tasikmalaya memberikan dukungan berupa satu unit Canter Bus FE 71 Long. 
Si Anak Hilang Kembali Bersinar, John Herdman Full Senyum Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026

Si Anak Hilang Kembali Bersinar, John Herdman Full Senyum Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026

Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, akhirnya memastikan diri masuk dalam rencana jangka panjang klubnya, Ipswich Town. John Herdman bahagia jelang FIFA Series.
Seminar Sidang Isbat: Hilal Belum Terlihat Hari Selasa

Seminar Sidang Isbat: Hilal Belum Terlihat Hari Selasa

Kementerian Agama (Kemenag) gelar seminar untuk mengetahui posisi hilal untuk menentukan 1 Ramadan dari segi Astronomi. Hasilnya, hilal belum terlihat hari ini.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT