News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Dugaan Gratifikasi Pejabat Kementerian yang Minta Uang ke Anak Buah, Menteri PU Minta Jangan Ada Ditutupi

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan pentingnya penyelesaian segera atas dugaan kasus gratifikasi di Sekretariat Jenderal Kementerian PU. Dalam pernyataan tegasnya, Dody mendorong agar segala proses dilakukan secara transparan, tanpa ada yang ditutup-tutupi.
Selasa, 3 Juni 2025 - 16:11 WIB
Doddy Hanggodo
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan pentingnya penyelesaian segera atas dugaan kasus gratifikasi di Sekretariat Jenderal Kementerian PU. Dalam pernyataan tegasnya, Dody mendorong agar segala proses dilakukan secara transparan, tanpa ada yang ditutup-tutupi.

"Jangan ada yang ditutup-tutupi. Kalau ada yang ditutup-tutupi, saya takut memberi sinyal yang salah kepada Presiden. Saya hanya mendorong agar semuanya berjalan terbuka dan cepat," ujar Dody usai membuka kegiatan Creative Infrastructure Financing Day 2025 (CreatIFF) di Gedung Auditorium Kementerian PU, Selasa (3/6/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dody menyampaikan bahwa dirinya telah memanggil Inspektur Jenderal (Irjen) PU, Kepala Biro Hukum PU, dan Inspektur VI PU untuk membahas perkembangan kasus ini. "Pak Irjen sudah menginformasikan. Semalam saya panggil untuk mendengar update-nya. Rupiah dan dolarnya masih berada di Irjen, dan mereka meminta arahan dari saya. Saya bilang, kalau begitu, ya langsung saja diserahkan ke KPK," jelas Dody.

Menurut Dody, penyelesaian kasus ini sejalan dengan arahan Presiden yang menekankan pentingnya bersih-bersih di tubuh pemerintahan. "Presiden berkali-kali menyebutkan, pejabat yang tidak mau bersih-bersih ya harus dibersihkan, dengan cara beliau, dengan tidak hormat. Saya pikir itu sudah menjadi sinyal yang sangat jelas," tambahnya.

Kasus ini sebelumnya telah menarik perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dugaan praktik gratifikasi di Kementerian PU melibatkan modus permintaan uang oleh seorang penyelenggara negara atau pegawai negeri kepada bawahannya untuk kepentingan pribadi. Informasi tersebut merupakan hasil investigasi internal yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian PU.

Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, mengonfirmasi bahwa lembaga antirasuah ini akan segera menindaklanjuti temuan tersebut. "KPK melalui Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik Kedeputian Pencegahan dan Monitoring akan segera berkoordinasi dengan Inspektorat Jenderal dan Inspektur Investigasi Kementerian PU," ungkapnya.

Budi menambahkan bahwa KPK menghargai langkah cepat yang dilakukan Inspektorat dalam menangani dugaan pelanggaran ini. "KPK akan melakukan analisis atas temuan investigasi tersebut. Kami mengapresiasi respons cepat Inspektorat," tegasnya.

Dody kembali menegaskan pentingnya kebersihan birokrasi dalam mengelola pemerintahan. "Saya sudah dengar arahan Presiden sekitar 10-15 kali. Itu crystal clear, tidak ada ruang untuk negosiasi. Kita harus bersih," katanya 

Ia juga menegaskan bahwa efisiensi dan integritas adalah prioritas utama dalam melaksanakan tugas pemerintahan. "Tidak ada titipan. Semua harus efisien dan semata-mata untuk mensejahterakan masyarakat serta mendukung kesejahteraan ekonomi," lanjutnya.

Dody menekankan peran Inspektorat Jenderal sebagai garda depan. "Kalau ada kekeliruan, Inspektorat Jenderal yang menangani. Saya hanya mendorong agar semuanya terasa lebih transparan," imbuhnya.

Dody pun berharap kasus ini dapat menjadi pelajaran penting bagi seluruh jajaran Kementerian PU, bahwa integritas adalah kunci dalam menjalankan amanah negara.

Dengan adanya kolaborasi antara Inspektorat Jenderal dan KPK, publik menaruh harapan besar agar penyelesaian kasus ini menjadi momentum perubahan ke arah yang lebih bersih dan transparan di tubuh pemerintahan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Dody memastikan bahwa Kementerian PU akan terus mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi sebagai bagian dari komitmen mereka dalam melayani masyarakat.

"Kita harus memastikan bahwa setiap tindakan kita mendukung kesejahteraan masyarakat. Ini bukan sekadar tentang kasus ini saja, tetapi tentang membangun kepercayaan publik kepada pemerintah," tutup Dody penuh optimisme. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Keuangan Shio Babi 12 September 2026: Rezeki Nomplok Datang, tapi Awas Dompet Jebol!

Nasib Keuangan Shio Babi 12 September 2026: Rezeki Nomplok Datang, tapi Awas Dompet Jebol!

Pemilik Shio Babi diprediksi akan memiliki peluang emas untuk menambah pundi-pundi rupiah yang juga datang bersamaan dengan ancaman pengeluaran tak terduga.
Resmi! Eks Bintang MU dan Chelsea Batal Main di GBLA Lawan Persib pada ACL 2

Resmi! Eks Bintang MU dan Chelsea Batal Main di GBLA Lawan Persib pada ACL 2

Eks bintang MU dan Chelsea, Juan Mata, resmi mengakhiri kiprahnya sebagai pemain Melbourne Victory sehingga batal menghadapi Persib di GBLA pada ACL 2.
Abah Setu Sampaikan Maaf Usai Diduga Hina Nabi Muhammad, Polisi Pastikan Kasus Masih Berlanjut

Abah Setu Sampaikan Maaf Usai Diduga Hina Nabi Muhammad, Polisi Pastikan Kasus Masih Berlanjut

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Andi Oddang mengatakan, walaupun yang bersangkutan telah menyampaikan permohonan maaf, saat ini proses hukum masih berlanjut.
Viral Ibu-ibu Hisap Kamper Sambil Ngoceh di KRL Manggarai-Bogor: Marah-marah dari Awal Masuk Kereta

Viral Ibu-ibu Hisap Kamper Sambil Ngoceh di KRL Manggarai-Bogor: Marah-marah dari Awal Masuk Kereta

Video penumpang wanita di KRL Manggarai-Bogor viral setelah disebut marah-marah, membangunkan penumpang hingga menepuk seorang wanita. KAI Commuter
Ucapan Abah Setu yang Viral Diduga Hina Nabi Muhammad, Pimpinan Majelis Nurul Hikam Bekasi Mengaku Salah di Polres

Ucapan Abah Setu yang Viral Diduga Hina Nabi Muhammad, Pimpinan Majelis Nurul Hikam Bekasi Mengaku Salah di Polres

Jagat media sosial digegerkan oleh tayangan video siaran langsung Asep Setiawan alias Abah Setu, pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam Desa Telajung, Cikarang ...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.611, Harga Minyak Tembus US$100 Jadi Ancaman Baru

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.611, Harga Minyak Tembus US$100 Jadi Ancaman Baru

Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Jumat (11/9/2026), ditutup melemah 64 poin ke level Rp17.611 per dolar Amerika Serikat (AS),

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 12 September 2026: Ada rezeki dan kabar baik menyertai.
Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Kematian Fajar Sahrudin di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, masih menjadi perhatian. Pengelola GBK kini mengumpulkan bukti dan rekaman CCTV.
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Selengkapnya

Viral