GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Maraknya Konten Kreator Sebarkan Berita Negatif, IJTI : Publik Diminta Lebih Kritis

Fenomena maraknya konten kreator yang menyebarkan berita negatif tanpa verifikasi fakta yang akurat kian meresahkan masyarakat.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 4 Juni 2025 - 20:23 WIB
IJTI
Sumber :
  • tim tvOne

Probolinggo, tvOnenews.com - Fenomena maraknya konten kreator yang menyebarkan berita negatif tanpa verifikasi fakta yang akurat kian meresahkan masyarakat.

Banyak informasi yang dibagikan di media sosial ternyata tidak didukung oleh data yang benar, bahkan cenderung menyerang pihak tertentu tanpa konfirmasi. Hal ini tidak hanya menciptakan keresahan publik, tetapi juga dapat mencoreng nama baik individu maupun institusi yang disasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tomi Iskandar Ketua Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) Tapal Kuda mengatakan, masyarakat harus lebih bijaksana dan waspada dalam menggunakan plafon media sosial saat mempublishkasikan informasi atau berita yang akurat, kredibel dan objektif.

"Konten kreator yg bukan lahir dari Perusahaan Pers bukanlah produk jurnalistik. Jadi konten kreator yg dimaksud itu adalah murni media sosial, sangat berbeda itu. Produk jurnalistik (berasal dari perusahaan pers) dilindungi oleh undang-undang pers no 40 thn 99. Berbeda dg konten kreator, pers atau jurnalis diikat oleh kode etik yg ketat. Namun perkembangan terkini, banyak juga media sosial yg lahir dari Perusahaan Pers, tapi itu secara hukum dilindungi juga oleh UU Pers. Konten yg murni media sosial tentu bisa langsung dijerat dg pidana umum, jika ada pihak - pihak yang keberatan dengan isi konten yg dipublish tersebut," katanya. Rabu (4/6/2025)

Menurut Undang-Undang Pers di Indonesia, setiap jurnalis dan penyebar informasi publik diharapkan mematuhi kode etik jurnalistik. Beberapa prinsip utama yang harus dijunjung tinggi meliputi:

1. Verifikasi Fakta: Setiap informasi harus diperiksa kebenarannya sebelum dipublikasikan

2. Keseimbangan Berita: Penyajian berita harus berimbang, tidak memihak salah satu pihak

3. Sumber yang Kredibel: Informasi harus berasal dari narasumber yang terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan.

Meski konten kreator bukan jurnalis profesional, mereka memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan informasi yang benar. Dalam konteks ini, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk menekan penyebaran hoaks, antara lain:

1. Hindari Judul Provokatif: Gunakan judul yang informatif, bukan sekadar sensasional.

2. Cermati Alamat Website: Pastikan informasi berasal dari situs berita resmi atau telah terverifikasi.

3. Gunakan Sumber Kredibel: Rujuklah pada sumber yang terpercaya dan memiliki reputasi baik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Periksa Keaslian Foto: Gunakan gambar yang asli dan tidak dimanipulasi agar tidak menyesatkan publik.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, diharapkan para konten kreator turut berperan aktif dalam menjaga ekosistem informasi yang sehat dan bertanggung jawab di ruang digital. Pemerintah dan masyarakat pun diimbau untuk lebih cermat dalam menyaring informasi sebelum membagikannya. (gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

Menurut perhitungan kitab Primbon Jawa, ada lima weton yang disarankan untuk memperlambat tempo, menahan diri, dan ekstra waspada pada tanggal 17 Mei 2026.
Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Sosok Josepha Alexandra (Ocha) ternyata bukan anak bawang di panggung LCC garapan MPR RI ini. Ia adalah sang petahana yang punya rekam jejak cukup mengagumkan.
Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menyoroti tingkah Wali Kota Medan, Rico Waas. Pasalnya, orang nomor satu di Kota Medan itu tak hadir dalam acara Kopdes
5 Weton yang Diprediksi akan Ketiban Hoki pada Tanggal 17 Mei 2026, Siap-siap Pintu Rezeki Terbuka Lebar

5 Weton yang Diprediksi akan Ketiban Hoki pada Tanggal 17 Mei 2026, Siap-siap Pintu Rezeki Terbuka Lebar

Berdasarkan perhitungan kitab Primbon Jawa, ada lima weton yang diramal akan mendapatkan lonjakan keberuntungan luar biasa pada tanggal 17 Mei 2026. Siapa saja?
Detik-detik Kecelakaan Maut Kereta Barang dan Bus di Bangkok, 8 Orang Tewas dan 35 Orang Luka-luka

Detik-detik Kecelakaan Maut Kereta Barang dan Bus di Bangkok, 8 Orang Tewas dan 35 Orang Luka-luka

Baru-baru ini beredar kabar terkait detik-detik kecelakaan maut kereta barang dan bus di Bangkok. Ironisnya, kecelakaan maut itu menewaskan 8 orang dan 35 orang
Kabar Bahagia untuk John Herdman, Striker Jangkung Ini Bakal Bela Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Striker Jangkung Ini Bakal Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpotensi kedatangan striker muda jangkung bernama Mitchell Baker. Pemain 196 cm yang baru direkrut Colorado Rapids itu disebut masuk proyek John Herdman.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral