News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tahu Tak Cocok untuk Daerah 3T, Ini Alasan Nadiem Makarim Tetap Pilih Pengadaan Laptop Chromebook

Mendikbud Ristek periode 2019-2024 Nadiem Makarim angkat bicara perihal alasan di balik kebijakannya untuk mengadakan sebanyak 1,1 juta laptop Chromebook..
Selasa, 10 Juni 2025 - 15:51 WIB
Hotman Paris kuasa hukum Nadiem Makarim dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2025).
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) periode 2019-2024 Nadiem Makarim angkat bicara perihal alasan di balik kebijakannya untuk mengadakan sebanyak 1,1 juta laptop Chromebook dalam program pendidikan TIK.

Mulanya, Hotman Paris, kuasa hukum Nadiem Makarim, menjelaskan bahwa sebelum periode Nadiem sebagai menteri, pernah ada penelitian khusus untuk daerah 3T yang tidak memiliki akses internet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, daerah 3T adalah daerah yang tertinggal, terdepan dan terluar. Daerah yang kondisi ekonominya kurang berkembang, dengan tingkat kemiskinan yang tinggi. 

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim (kiri) bersama kuasa hukum Hotman Paris (kanan) menjawab pertanyaan wartawan terkait isu pengadaan chromebook di Jakarta.
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim (kiri) bersama kuasa hukum Hotman Paris (kanan) menjawab pertanyaan wartawan terkait isu pengadaan chromebook di Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Ferlian Septa Wahyusa/nz

 

Tanpa mengesampingkan daerah 3T, Hotman menjelaskan, program pengadaan laptop yang dilakukan oleh Nadiem hanya ditargetkan untuk daerah yang memiliki akses internet lengkap. 

Sebab, pada saat itu Tanah Air tengah dilanda wabah Covid-19 dan sekolah membutuhkan laptop untuk kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ). 

"Proyek beliau ini, apalagi waktu itu lagi corona ya, khusus memang untuk daerah yang non 3T. Yang memang ada internetnya lengkap," kata Hotman dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2025).

Hotman juga membantah jika Nadiem Makarim disebut mengubah kajian hasil penelitian sebelumnya untuk pembelian laptop.

"Jadi tidak benar bahwa dia sengaja mengubah, walaupun 3T dipaksakan itu tidak benar," tegas Hotman.

Dalam kesempatan sama, Nadiem mengamini bahwa program pengadaan laptop tersebut ditargetkan untuk daerah non-3T (daerah yang tidak tertinggal dan memiliki akses internet lengkap).

Kata Nadiem, pengadaan 1,1 juta laptop Chromebook itu tidak ditargetkan untuk mereka yang berada di wilayah 3T.

Sebab, laptop itu membutuhkan jaringan internet yang stabil.

Dia menjelaskan, 1,1 juta laptop itu dibagikan untuk sekolah yang telah memiliki jaringan internet saja.

"Memang sepengetahuan saya ada narasi bahwa ada kajian yang menyebut bahwa Chromebook itu tidak cocok untuk diaplikasikan di sekolah. Saya ingin klarifikasi memang ada uji coba Chromebook yang terjadi sebelum masa kementerian saya. Dan uji coba tersebut itu dilakukan di daerah 3T," ungkap Nadiem.

"Saya ingin mengklarifikasi bahwa proses pengadaan laptop yang terjadi di masa jabatan saya tidak ditargetkan untuk daerah 3T, yang boleh menerima laptop dari pengadaan ini hanya sekolah-sekolah yang punya akses internet," sambungnya.

Itulah alasannya, kata Nadiem, pengadaan ini bukan hanya laptop, tapi juga ada modem wifi 3G dan juga proyektor, serta lain-lain yang diberikan untuk dapat mengakses internet itu.

"Jadi Kemendikbud Ristek membuat kajian yang komprehensif, tapi targetnya itu adalah bukan daerah 3T dan di dalam petunjuk teknis (juknis) sangat jelas hanya boleh diberikan kepada sekolah yang punya internet," tegas Nadiem.

Perihal alasannya yang memilih laptop Chromebook dibanding laptop dengan sistem operasi lain, Nadiem menjelaskan bahwa harga Chromebook lebih murah dibandingkan dengan laptop lainnya dengan spesifikasi yang sama.

"Chromebook itu kalau speknya sama selalu 10-30% lebih murah," kata Nadiem.

Selain itu, Nadiem menyebutkan bahwa operating system Chrome OS yang digunakan oleh Chromebook adalah gratis, sedangkan operating system lainnya berbayar.

Nadiem juga menekankan bahwa keamanan murid-murid dan guru-guru menjadi prioritas utamanya.

"Kontrol terhadap aplikasi yang bisa ada di dalam Chromebook sangat penting untuk melindungi murid-murid dan guru-guru kita dari pornografi, judi online, dan digunakan untuk gaming dan lain-lain," jelas Nadiem.

"Jadi berbagai macam alasan di dalam kajian ini benar-benar menunjukkan kenapa ada keunggulan dari aspek Chromebook," tandasnya. (rpi/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Pertandingan Grand Final Proliga 2026, Putra: 27 Poin Taylor Sander Kubur Mimpi Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi

Top Skor Pertandingan Grand Final Proliga 2026, Putra: 27 Poin Taylor Sander Kubur Mimpi Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi

Top Skor Pertandingan Grand Final Proliga 2026 laga kedua dari sektor putra yang menyuguhkan duel sengit antara Jakarta Bhayangkara Presisi melawan LavAni.
Diremehkan Media China, Begini Respons Kurniawan Dwi Yulianto Pelatih Timnas Indonesia U-17

Diremehkan Media China, Begini Respons Kurniawan Dwi Yulianto Pelatih Timnas Indonesia U-17

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto tidak ambil pusing dengan komentar miring dari sejumlah pihak, termasuk media China, yang meremehkan kemamp
Sering Tak Disadari, Ini Kelemahan Terbesar Tiap Zodiak yang Bisa Menghambat Hidupmu

Sering Tak Disadari, Ini Kelemahan Terbesar Tiap Zodiak yang Bisa Menghambat Hidupmu

Kelemahan terbesar setiap zodiak yang sering tak disadari, dari Aries hingga Pisces. Kenali sisi lemahmu yang sebenarnya sekarang juga!
Solusi di Tengah Ancaman Krisis Energi, IAGL ITB Dorong Pemerintah Tingkatkan Industri Baterai Nikel

Solusi di Tengah Ancaman Krisis Energi, IAGL ITB Dorong Pemerintah Tingkatkan Industri Baterai Nikel

Perintah Indonesia diminta untuk dapat memprioritaskan peningkatan produksi migas (listing) di tengah kondisi geopolitik yang tak menentu.
Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Buat DPR Geram, Sahroni: Ini Benar-benar Kebiadaban

Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Buat DPR Geram, Sahroni: Ini Benar-benar Kebiadaban

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni akui begitu geram atas dugaan kasus penganiayaan anak di sebuah daycare di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Hasil Grand Final Proliga 2026, 25 April: LavAni Kunci Gelar Juara! Gagalkan Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi

Hasil Grand Final Proliga 2026, 25 April: LavAni Kunci Gelar Juara! Gagalkan Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi

Hasil Grand Final Proliga 2026 pada Sabtu 25 April 2026 laga kedua partai puncak di sektor putra antara LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi di GOR Amongrogo.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral