News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fadli Zon Sangkal Pemerkosaan Massal 1998, DPR: Peristiwa Itu Terjadi, Jangan Tutupi Sejarah!

Lalu menilai pernyataan tersebut melukai hati para korban dan merendahkan upaya pemulihan yang telah diperjuangkan selama lebih dari dua dekade.
Selasa, 17 Juni 2025 - 11:44 WIB
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menanggapi pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyebut tidak ada perkosaan massal dalam tragedi Mei 1998.

Lalu menilai pernyataan tersebut melukai hati para korban dan merendahkan upaya pemulihan yang telah diperjuangkan selama lebih dari dua dekade.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia pun meminta proyek penulisan ulang sejarah yang dikerjakan pemerintah tidak boleh menghapus peristiwa sejarah.

“Sedikit keliru kalau dikatakan tidak ada perkosaan massal. Peristiwa itu terjadi, jangan tutupi sejarah,” kata Lalu dalam keterangannya, Selasa (17/6/2025).

Dia menekankan tragedi 1998 merupakan bagian kelam dari sejarah bangsa yang menyimpan luka mendalam, khususnya bagi perempuan korban kekerasan seksual.

Menurutnya, pengingkaran terhadap peristiwa tersebut adalah bentuk penghapusan jejak sejarah Indonesia.

“Itu adalah tragedi kemanusiaan yang nyata. Jangan menghapus jejak kekerasan seksual yang nyata dan telah diakui oleh masyarakat luar. Komnas Perempuan juga sudah melaporkan,” ujar Lalu.

Lalu menyebut penyangkalan terhadap fakta terjadinya kekerasan seksual dalam insiden 1998, sama saja dengan merendahkan martabat para korban dan menghambat proses pemulihan serta rekonsiliasi yang seharusnya terus diberikan.

“Menutupinya maka sama saja kita merendahkan martabat para korban dan tidak membuka ruang untuk pemulihan nama baik mereka,” tutur politisi PKB itu.

Lebih lanjut, Lalu juga mengingatkan bahwa sejarah Indonesia tidak boleh diubah menjadi narasi tunggal milik kekuasaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menegaskan sejarah harus ditulis secara jujur, inklusif, dan partisipatif bukan untuk menyenangkan penguasa.

“Sejarah bukan sekadar narasi masa lalu, melainkan fondasi jati diri bangsa. Maka ketika ada upaya penulisan ulang sejarah, yang perlu kita pastikan bukan siapa yang menulis, tetapi mengapa dan untuk siapa sejarah itu ditulis," tandas Lalu. (saa/nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Bukan Kendaraan Politik Individu, Bahlil Sebut Golkar Lahir untuk Menjawab Tuntutan Bangsa

Bukan Kendaraan Politik Individu, Bahlil Sebut Golkar Lahir untuk Menjawab Tuntutan Bangsa

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, meluruskan pemahaman mengenai esensi dasar berdirinya Partai Golkar. 
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Dikabarkan Bakal Didemo Mahasiswa dan Masyarakat Hari Ini

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Dikabarkan Bakal Didemo Mahasiswa dan Masyarakat Hari Ini

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, dikabarkan akan menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat pada Rabu (21/10/2026), menyusul sorotan Karhutla.
Empat Agenda Perubahan Prabowo-Gibran Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Bangsa

Empat Agenda Perubahan Prabowo-Gibran Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Bangsa

BEM PTNU Se-Nusantara secara terbuka memberikan apresiasi atas empat agenda perubahan yang dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 
Punya Waktu Lebih Saat Wisata ke Yogyakarta? Destinasi di Sekitar Kota Ini Bisa Jadi Pilihan

Punya Waktu Lebih Saat Wisata ke Yogyakarta? Destinasi di Sekitar Kota Ini Bisa Jadi Pilihan

Wisata Yogyakarta tak hanya berpusat di Malioboro. Kawasan Sleman hingga Magelang menawarkan peluang perjalanan lintas destinasi dan pilihan akomodasi yang.
Mantan Petarung UFC Ini Ngaku 'Menunggu Kontrak' untuk Duel Lawan Jake Paul

Mantan Petarung UFC Ini Ngaku 'Menunggu Kontrak' untuk Duel Lawan Jake Paul

Mantan petarung UFC Darren Till mengisyaratkan kesiapannya untuk berduel dengan Jake Paul setelah mengaku masih menunggu kontrak pertarungan. Tantangan itu.

Trending

Kepala BNPPDT Jenderal TNI Maruli Dorong Prioritas Program Ekonomi Konkret di Wilayah Perbatasan

Kepala BNPPDT Jenderal TNI Maruli Dorong Prioritas Program Ekonomi Konkret di Wilayah Perbatasan

Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menekankan pentingnya eksekusi program ekonomi yang nyata dan solutif bagi masyarakat di wilayah perbatasan. 
Potret Polina Matveeva, Atlet Voli Cantik Rusia Setinggi 194 cm yang Dijuluki Bak Boneka

Potret Polina Matveeva, Atlet Voli Cantik Rusia Setinggi 194 cm yang Dijuluki Bak Boneka

Potret atlet voli cantik asal Rusia, Polina Matveeva, mencuri perhatian berkat paras menawan dan postur tubuh menjulang setinggi 194 cm. Setter berusia 24 tahun
Demi Konten Horor, Lima Sahabat Terobos Hotel Terlarang! Ini Sinopsis Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Demi Konten Horor, Lima Sahabat Terobos Hotel Terlarang! Ini Sinopsis Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Lingsir Wengi: Motel Malioboro mengangkat kisah lima sahabat yang mengejar popularitas lewat konten horor hingga terjebak dalam teror hotel tua. Simak sinopsis dan daya
Dendam Kesumat Gegara Rokok Jadi Motif Anak di Brebes Mutilasi Ayah Kandung Saat Tidur Pulas

Dendam Kesumat Gegara Rokok Jadi Motif Anak di Brebes Mutilasi Ayah Kandung Saat Tidur Pulas

Kasus pembunuhan dan mutilasi sadis yang dilakukan oleh seorang anak berinisial HS (24) terhadap ayah kandungnya, WS (48), akhirnya terungkap ke permukaan. 
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Dikabarkan Bakal Didemo Mahasiswa dan Masyarakat Hari Ini

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Dikabarkan Bakal Didemo Mahasiswa dan Masyarakat Hari Ini

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, dikabarkan akan menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat pada Rabu (21/10/2026), menyusul sorotan Karhutla.
Stok BBM Nasional Masih Aman, Begini Kata Bahlil

Stok BBM Nasional Masih Aman, Begini Kata Bahlil

Bahlil Lahadalia memastikan stok BBM nasional aman. Pemerintah menambah armada dan menargetkan stok Bali 15 hari.
Piers Morgan Murka, Sebut Erik ten Hag Berbohong soal Cristiano Ronaldo di Manchester United

Piers Morgan Murka, Sebut Erik ten Hag Berbohong soal Cristiano Ronaldo di Manchester United

Perseteruan lama Cristiano Ronaldo dan Erik ten Hag kembali menjadi sorotan usai mantan pelatih Manchester United itu mengungkap versinya soal hubungan mereka.
Selengkapnya

Viral