News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pendakwah kondang KH Khalid Basalamah dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi kuota haji 2025. Pemanggilan dilakukan
Selasa, 24 Juni 2025 - 23:53 WIB
Kolase foto logo KPK - Ust Khalid Basalamah
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pendakwah kondang KH Khalid Basalamah dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi kuota haji 2025.

Pemanggilan dilakukan untuk menggali informasi seputar pengetahuan Khalid tentang tata kelola penyelenggaraan ibadah haji, khususnya dalam konteks distribusi kuota yang menjadi sorotan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Benar, yang bersangkutan diperiksa dan dimintai keterangannya terkait perkara haji. Yang bersangkutan juga kooperatif,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Senin (23/6/2025).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo
Sumber :
  • Antara

 

Menurut Budi, keterangan dari Khalid Basalamah membantu penyidik untuk menelusuri lebih jauh dugaan penyimpangan yang terjadi. Ia juga mengimbau seluruh pihak yang berkaitan dengan pengelolaan haji agar kooperatif jika diminta hadir oleh KPK.

“Supaya penanganan perkara terkait dengan haji ini dapat berjalan efektif dan bisa segera terang,” tegas Budi.

Nama Khalid Basalamah ikut dipanggil karena diketahui merupakan pendiri Uhud Tour, salah satu biro perjalanan haji dan umrah yang cukup dikenal.

Perannya sebagai pengusaha travel membuat penyidik KPK menilai keterangannya bisa memberikan perspektif penting dalam penyelidikan.

Ustaz Khalid Basalamah
Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • YouTube

 

Namun, Budi Prasetyo menegaskan bahwa hingga saat ini kasus dugaan jual-beli kuota haji masih dalam tahap penyelidikan awal.

Artinya, belum ada penetapan tersangka. KPK masih dalam proses pengumpulan data dan klarifikasi dari sejumlah pihak.

“Kami akan meminta keterangan dari siapa pun yang dinilai mengetahui konstruksi perkara ini,” jelasnya.

Dugaan korupsi ini bermula dari laporan Pansus Angket Haji DPR RI, yang dibentuk setelah Tim Pengawas Haji DPR menemukan berbagai kejanggalan dalam pelaksanaan ibadah haji 2024/1445 H. Pansus itu disahkan melalui rapat paripurna pada 4 Juli 2024.

Salah satu temuan penting menyangkut pembagian kuota haji. Dalam Keputusan Presiden No. 6 Tahun 2024, kuota jemaah ditetapkan sebesar 241.000 orang, terdiri atas 221.720 jemaah reguler dan 19.280 jemaah haji khusus.

Namun menurut anggota Pansus Wisnu Wijaya Kemenag justru merinci kuota menjadi 221.000 untuk reguler dan 20.000 kuota tambahan yang dibagi rata untuk jemaah reguler dan khusus masing-masing 10.000.

Langkah tersebut dinilai melanggar hasil rapat Panitia Kerja Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), serta membuka celah penyimpangan dalam distribusi kuota tambahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK menyatakan belum bisa mengungkap lebih jauh detail perkara maupun nama-nama lain yang sudah dimintai keterangan. Namun, Budi memastikan bahwa proses terus berjalan.

“Pada saatnya nanti, kami akan update bagaimana konstruksi perkara ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan respon terkait pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Upaya penghijauan kembali melalui penanaman pohon menjadi bagian dari gerakan menjaga keseimbangan alam, memperbaiki lingkungan, dan membangun masa depan
Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi terpesona dengan kebersihan Kampung Tobati Papua, KDM sampai tanya pada warga lansia siapa yang mengajari tentang kebersihan di kampung tersebut.

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Upaya penghijauan kembali melalui penanaman pohon menjadi bagian dari gerakan menjaga keseimbangan alam, memperbaiki lingkungan, dan membangun masa depan
Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi terpesona dengan kebersihan Kampung Tobati Papua, KDM sampai tanya pada warga lansia siapa yang mengajari tentang kebersihan di kampung tersebut.
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Selengkapnya

Viral