GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Dengar Ada Pihak Asing Ajak Aceh Keluar RI: Kalau Kalian Dibegitukan, Sama Kita Aja

Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia mengaku mendapat informasi ada pihak asing yang mengajak Aceh keluar dari Indonesia.
Kamis, 26 Juni 2025 - 11:26 WIB
Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia mengaku mendapat informasi ada pihak asing yang mengajak Aceh keluar dari Indonesia.

Hal itu dia katakan ketika menjelaskan terkait persoalan sengketa empat pulau antara Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, Doli mengatakan bahwa peraturan dan keputusan yang diambil Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian tidak ada yang salah. Dia menyebut konflik itu hanya masalah komunikasi.

“Karena memang tiap tahun SK itu harus diupdate. Nah cuman kemarin komunikasi saja menurut saya. Masalah komunikasi yang harusnya mungkin kalau ada, kalau direka-reka ada dispute harusnya kemudian didudukan bersama dulu,” ujar Doli di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (25/6/2025).

Menurut dia, masalah bermula ketika Gubernur Sumut Bobby Nasution mengajak Gubernur Aceh Muzakir Manaf bekerja sama terkait pulau yang disengketakan.

“Kemudian Gubernur Acehnya protes kan. Loh itu kita punya, kok lo yang ngajak kerja sama? Mungkin kira-kira begitu. Nah berkembang kemudian jelaskan sama Menteri Dalam Negeri kan. Memang betul bahwa dalam rupa bumi itu empat pulau itu masuk ke Sumut,” tuturnya.

“Nah itu yang menjadi ramai kan waktu itu sebetulnya. Jadi itu soal komunikasi aja. Kalau dari segi peraturan menurut saya tidak ada yang dilanggar,” tambah Doli.

Dia menyebut kebijakan Mendagri sebenarnya tidak salah. Sebab, Mendagri memang harus mengeluarkan Surat Keputusan (SK) setiap tahun untuk pemutakhiran data.

Doli pun menjelaskan masalah tersebut lalu diambil alih oleh Presiden Prabowo Subianto karena merupakan masalah sensitif.

“Sensitifnya kenapa, ada dua, yang pertama setiap masalah tapal batas kalau dilarut-larutkan itu akan bisa mengundang konflik horizontal,” ungkapnya.

Alasan kedua, masyarakat Aceh memiliki trauma masa lalu dan memiliki sejarah hubungan yang tidak baik dengan pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dan saya sudah dapat berita dari teman-teman, sudah ada yang mau teriak pasang bendera. Makanya saya bilang ini diambil alih oleh pemerintah pusat,“ kata Doli.

Lebih lanjut, politisi Partai Golkar ini mengapresiasi Prabowo yang responsif dalam menyelesaikan konflik tersebut. Pasalnya, dia mengaku mendengar ada pihak asing yang merayu Aceh untuk keluar dari Indonesia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Putuskan Pembagian 31 Persen Laba Bersih Dibagikan ke Pemegang Saham

RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Putuskan Pembagian 31 Persen Laba Bersih Dibagikan ke Pemegang Saham

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memutuskan pembagian dividen kepada para pemegang saham dengan nilai Rp1,1 triliun atau setara dengan 31 persen laba bersih Tahun Buku 2025.
Anindya Bakrie Ungkap KIGC Tempat Kumpul Pelobi Ulung: Bisa Perkuat Komite Bilateral Luar Negeri

Anindya Bakrie Ungkap KIGC Tempat Kumpul Pelobi Ulung: Bisa Perkuat Komite Bilateral Luar Negeri

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan bahwa Kadin Indonesia Golf Club (KIGC) merupakan tempat kumpul pelobi ulung untuk memperkuat komite bilateral luar negeri hingga meningkatkan usaha perdagangan.
Polisi Pastikan Model ADV Bukan Korban Begal, Motifnya Iseng

Polisi Pastikan Model ADV Bukan Korban Begal, Motifnya Iseng

Polda Metro Jaya memastikan bahwa Model atau MUA Ansy Jan De Vries (ADV) bukan korban begal maupun tindakan kriminal lainnya. 
Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Terdakwa Priyo Bagus Setiawan kembali membuat kecurigaan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terang benderang soal Ririn Rifanto sebut 4 nama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bukan Tanpa Alasan, Wapemred Republika Ungkap Alasan Jurnalisnya Ikut Global Sumud Flotilla ke Gaza

Bukan Tanpa Alasan, Wapemred Republika Ungkap Alasan Jurnalisnya Ikut Global Sumud Flotilla ke Gaza

Publik dikejutkan dengan kabar diculiknya sembilan relawan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla oleh tentara Zionis Israel
Bareskrim Polri Bakal Periksa Selebgram Inisial ZNM Terkait Gas N2O Ilegal Whip Pink

Bareskrim Polri Bakal Periksa Selebgram Inisial ZNM Terkait Gas N2O Ilegal Whip Pink

Bareskrim Polri akan melakukan pemeriksaan terhadap selebgram wanita berinisial NZM terkait penggunaan gas Nitrous Oxide (N2O) ilegal Whip Pink, pada Jumat (22/5) mendatang.

Trending

Bareskrim Polri Bakal Periksa Selebgram Inisial ZNM Terkait Gas N2O Ilegal Whip Pink

Bareskrim Polri Bakal Periksa Selebgram Inisial ZNM Terkait Gas N2O Ilegal Whip Pink

Bareskrim Polri akan melakukan pemeriksaan terhadap selebgram wanita berinisial NZM terkait penggunaan gas Nitrous Oxide (N2O) ilegal Whip Pink, pada Jumat (22/5) mendatang.
Timwas Haji DPR RI Tinjau Hotel Al-Hidayah Mekkah, Pastikan Pelayanan Konsumsi 4.000 Jemaah Aman dan Memuaskan

Timwas Haji DPR RI Tinjau Hotel Al-Hidayah Mekkah, Pastikan Pelayanan Konsumsi 4.000 Jemaah Aman dan Memuaskan

Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI terus bergerak untuk menjamin kenyamanan serta kelayakan fasilitas yang dibutuhkan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.
Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Terdakwa Priyo Bagus Setiawan kembali membuat kecurigaan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terang benderang soal Ririn Rifanto sebut 4 nama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bukan Tanpa Alasan, Wapemred Republika Ungkap Alasan Jurnalisnya Ikut Global Sumud Flotilla ke Gaza

Bukan Tanpa Alasan, Wapemred Republika Ungkap Alasan Jurnalisnya Ikut Global Sumud Flotilla ke Gaza

Publik dikejutkan dengan kabar diculiknya sembilan relawan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla oleh tentara Zionis Israel
RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Putuskan Pembagian 31 Persen Laba Bersih Dibagikan ke Pemegang Saham

RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Putuskan Pembagian 31 Persen Laba Bersih Dibagikan ke Pemegang Saham

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memutuskan pembagian dividen kepada para pemegang saham dengan nilai Rp1,1 triliun atau setara dengan 31 persen laba bersih Tahun Buku 2025.
Anindya Bakrie Ungkap KIGC Tempat Kumpul Pelobi Ulung: Bisa Perkuat Komite Bilateral Luar Negeri

Anindya Bakrie Ungkap KIGC Tempat Kumpul Pelobi Ulung: Bisa Perkuat Komite Bilateral Luar Negeri

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan bahwa Kadin Indonesia Golf Club (KIGC) merupakan tempat kumpul pelobi ulung untuk memperkuat komite bilateral luar negeri hingga meningkatkan usaha perdagangan.
Polisi Pastikan Model ADV Bukan Korban Begal, Motifnya Iseng

Polisi Pastikan Model ADV Bukan Korban Begal, Motifnya Iseng

Polda Metro Jaya memastikan bahwa Model atau MUA Ansy Jan De Vries (ADV) bukan korban begal maupun tindakan kriminal lainnya. 
Selengkapnya

Viral