GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga 3 Polisi Ditembak di Way Kanan Bersujud Minta Kopda Bazarsah Dihukum Mati

Kasus dugaan penembakan yang menewaskan tiga anggota polisi, Bripka Petrus Apriyanto, Iptu Lusiyanto dan Bripda Ghalip Surya Ganta, di Kabupaten Way Kanan, Lampung, kembali digelar di Pengadilan Militer 1-04 Palembang, Senin (23/6/2025). 
Senin, 30 Juni 2025 - 17:55 WIB
Keluarga 3 Polisi Ditembak di Way Kanan
Sumber :
  • Tim tvOne/Pebri

Palembang, tvOnenews.com - Kasus dugaan penembakan yang menewaskan tiga anggota polisi, Bripka Petrus Apriyanto, Iptu Lusiyanto dan Bripda Ghalip Surya Ganta, di Kabupaten Way Kanan, Lampung, kembali digelar di Pengadilan Militer 1-04 Palembang, Senin (23/6/2025). 

Kasus pembunuhan tersebut menjerat terdakwa oknum anggota TNI atas nama Kopka Bazarsya dan juga menjerat terdakwa Peltu Yun Hery Lubis kasus kepemilikan arena sabung ayam di way kanan Lampung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sidang dipimpin langsung majelis hakim Pengadilan Militer I-04 Palembang yang diketuai Kolonel CHK Fredy Ferdian Isnartanto SH MH dibantu dua hakim anggota Mayor Chk (K) Endah Wulandari SH MH dan Mayor CHK Arif Dwi Prasetyo SH.

Tim oditur militer menghadirkan sebanyak tiga orang saksi di Pengadilan. Mereka adalah Pejabat Sementara (PS) Kanit 3 Identifikasi Polda Lampung, PS Panit 1 Seksi Identifikasi Polda Lampung. Lalu, saksi ahli AKP Vidya KAUR Subbid Senjata Api Forensik Puslabfor Mabes Polri.

Sedangkan dua saksi lagi, dihadirkan via zoom yakni Dwi Ana ahli DNA Puslabfor Mabes Polri dan Dokter Forensik Polda Lampung dr Chatrina Andriyani, sedangkan saksi tambahan tiga orang atas nama Sasnia Istri alm Kapolsek Negara Batin, Milda Dwi Ani istri Bripka Petrus Apriyanto hingga ibu kandung dari Bripda Ghalib Surya Ganta. 

Dalam persidangan Sasnia Istri alm Kapolsek Negara Batin AKP Anumerta Lusiyanto, memohon kepada majelis hakim untuk memvonis terdakwa Bazarsya dengan pidana mati. 

“Ingin meminta keadilan,” tegas Sasnia di hadapan majelis hakim.

Tak hanya Sasnia, Milda Dwi Ani istri Bripka Petrus Apriyanto yang menjadi korban juga mengharapkan hal serupa. 

“Kami tidak ingin mencari siapa yang salah dan benar. Kami hanya ingin minta keadilan agar pelaku (Kopda Bazarsah) dihukum mati. Kami tidak memaafkannya,” tegas Milda.

Sedangkan Suryalina, ibu kandung dari Bripda Ghalib Surya Ganta menyampaikan, kematian anak kandungnya dalam bertugas itu telah meninggalkan luka mendalam bagi keluarganya.

“Hakim harus adil, tak ada yang lain. Kami minta pelaku dihukum mati,” ujarnya.

Sementara itu usai rehat sidang, kuasa hukum para korban dari Hotman 911, Putri Maya Rumanti mengatakan, dalam sidang tadi itu spontan saja dari istri dan ibunda dari korban, ini momen yang paling pas, karena kami tidak bisa mendampingi dan tidak bisa menyampaikan keluh kesah secara langsung kepada majelis hakim. 

"Ya tentunya melalui saksi hari ini yang memang keluarganya langsung, yang tahu keseharian dari para korban, tentunya inilah saat yang pas yang mana ibu dan istri korban langsung sujud," ungkap kuasa hukum

Ia juga menyatakan, dari ibunda hingga istri korban sujud syukur itu satu hal yang sangat luar biasa, spontan yang memang benar-benar keluarga ini merasa kehilangan yang luar biasa, dan merasakan kesakitan dan ketidakpuasan terhadap persidangan yang masih berjalan ini. 

"Lihat ini tiga orang yang meninggal dunia yang meregang nyawa secara cuma-cuma hanya karena nafsu hanya ingin uang, Kami meminta tolong kepada majelis hakim untuk melihat pakai hati nurani jangan menyebutkan kaya dalam sidang tadi yang ada pertanyaan ke saksi istri alm Kapolsek tahu dari mana kalau itu uang korban," tuturnya

"Kan istrinya tahu karena 24 jam selalu menemani suaminya Kapolsek pergi kemana-mana," tambahnya 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga meminta untuk tidak lagi membuat isu seolah-olah almarhum Kapolsek menerima setoran, karena tidak ada bukti. 

"Kalau menunjukkan bukti di bulan Oktober itu jauh dari bulan Maret kejadiannya, apa iya setoran dulu baru perjudian, massa perputaran ratusan juta, setorannya satu juta atau seratus ribu dikasih uang kopi tidak masuk akal juga, jadi tolonglah kepada majelis hakim, saya sebagai kuasa hukum para korban, kami ini kepada siapa lagi meminta keadilan ini hanya kepada majelis hakim tuhan didunia yang bisa menentukan salah atau benar," tutupnya (peb/ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kunker di Bali, Wapres Gibran Rakabuming Cek Ketersedian dan Harga Pangan

Kunker di Bali, Wapres Gibran Rakabuming Cek Ketersedian dan Harga Pangan

Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali berapa waktu terakhir.
Gerah Dituding Orang Ketiga, Teddy Pardiyana Ungkap Fakta Hubungannya dengan Lina Jubaedah 

Gerah Dituding Orang Ketiga, Teddy Pardiyana Ungkap Fakta Hubungannya dengan Lina Jubaedah 

Perselisihan Sule dan Teddy Pardiyana soal polemik hak waris Lina Jubaedah masih belum menemukan titik terang. Teddy bongkar fakta soal hubungannya dengan Lina
Kronologi Penangkapan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Soal Sabu, Kini Terancam Penjara Seumur Hidup

Kronologi Penangkapan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Soal Sabu, Kini Terancam Penjara Seumur Hidup

Kadiv Humas Polri mengungkapkan kronologi awal mula Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro terjerat dalam kasus penyalahgunaan narkotika.
Klasemen Proliga 2026 Putra: Surabaya Samator Selamatkan Nasib Garuda Jaya, 4 Tim Resmi Lolos ke Babak Final Four

Klasemen Proliga 2026 Putra: Surabaya Samator Selamatkan Nasib Garuda Jaya, 4 Tim Resmi Lolos ke Babak Final Four

Klasemen Proliga 2026 putra, di mana Surabaya Samator melengkapi kuota empat tim yang lolos ke babak final four usai mengalahkan Medan Falcons Tirta Bhagasasi.
John Herdman Blak-balakan Sebut Timnas Indonesia Underdog, Singgung Mimpi Piala Dunia

John Herdman Blak-balakan Sebut Timnas Indonesia Underdog, Singgung Mimpi Piala Dunia

Ambisi besar diusung John Herdman bersama Timnas Indonesia. Dari target juara Piala AFF, hingga mimpi tampil di Piala Dunia 2030, inilah roadmap yang disiapkan untuk skuad Garuda.
Pesan Kuasa Hukum Denada: Balas WhatsApp dan Ambil Langkah Duluan Temui Ibunya

Pesan Kuasa Hukum Denada: Balas WhatsApp dan Ambil Langkah Duluan Temui Ibunya

Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, minta Ressa segera balas WhatsApp dan ambil inisiatif bertemu ibu kandungnya untuk selesaikan masalah.

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Media Korea Soroti Seruan Pemecatan Ko Hee-jin Usai Red Sparks Alami 10 Kekalahan Beruntun

Media Korea Soroti Seruan Pemecatan Ko Hee-jin Usai Red Sparks Alami 10 Kekalahan Beruntun

Red Sparks tengah terpuruk di V-League 2025/2026 setelah menelan 10 kekalahan beruntun, memicu sorotan media Korea dan seruan pemecatan terhadap Ko Hee-jin.
John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengakui bahwa menjadi juru taktik skuad Garuda ibarat pisau bermata dua.
Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Pertamina Enduro berhasil lolos ke babak final four usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan.
Megawati Hangestri Cs Resmi Bawa Jakarta Pertamina Enduro Jadi Tim Putri Pertama yang Lolos Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Cs Resmi Bawa Jakarta Pertamina Enduro Jadi Tim Putri Pertama yang Lolos Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dan kawan-kawan sukses membawa Jakarta Pertamina Enduro menjadi tim voli putri pertama yang dinyatakan lolos ke babak final four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT