GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PMII Apresiasi UU Kesehatan Langkah Progresif Negara Lawan Monopoli Organisasi Profesi

Pemerintah resmi mengesahkan Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023 sebagai bentuk koreksi terhadap dominasi organisasi profesi dalam sistem kesehatan nasional. 
Rabu, 9 Juli 2025 - 18:05 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal PB PMII Bidang Kaderisasi Nasional, Muhammad Anwarul ’Izzat
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah resmi mengesahkan Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023 sebagai bentuk koreksi terhadap dominasi organisasi profesi dalam sistem kesehatan nasional. 

Regulasi baru ini diharapkan memperkuat kedaulatan negara dalam menjamin layanan kesehatan yang adil dan merata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Sekretaris Jenderal PB PMII Bidang Kaderisasi Nasional, Muhammad Anwarul ’Izzat menilai kehadiran undang-undang tersebut merupakan langkah berani yang patut diapresiasi. Dia menegaskan bahwa sistem kesehatan nasional terlalu lama dikuasai oleh oligarki profesi yang sulit disentuh.

“Sudah terlalu lama sistem kesehatan Indonesia terjebak dalam dominasi organisasi profesi yang seolah tak tersentuh. Dalam praktiknya, kewajiban akan rekomendasi dari organisasi seperti IDI, IBI, PPNI, maupun IAI kerap menjadi tembok birokrasi yang justru menghambat tenaga kesehatan untuk mengabdi, terutama di daerah terpencil,” ujar Anwarul.

Dia menyebut UU Kesehatan menjadi momentum penting untuk mengembalikan peran negara sebagai pengatur utama sistem kesehatan. Kebijakan ini disebutnya mampu menghapus praktik-praktik eksklusif yang selama ini menciptakan ketimpangan dalam pelayanan.

“Hadirnya Undang-Undang Kesehatan No. 17 Tahun 2023 menjadi titik balik: negara mengambil kembali tanggung jawab penuh dalam mengatur sistem kesehatan nasional. Ini adalah langkah progresif yang patut diapresiasi dan didukung,” tambahnya.

Menurut dia, organisasi profesi yang semestinya menjadi mitra pembangunan, justru sering menjelma sebagai kekuatan tertutup yang memonopoli sertifikasi dan izin praktik. Bahkan, kontrol mereka terhadap anggotanya kerap mengarah pada pembungkaman suara kritis.

“Iuran anggota yang tinggi, penggunaan dana yang tak selalu transparan, serta kontrol berlebihan terhadap tenaga kesehatan—terutama yang berani bersikap kritis—telah menjauhkan organisasi profesi dari ruh pengabdiannya,” ucapnya.

Anwarul menyoroti sikap sebagian organisasi profesi yang menolak reformasi dengan membawa UU Kesehatan ke Mahkamah Konstitusi. Ia mempertanyakan apakah penolakan tersebut benar-benar untuk menjaga kualitas, atau hanya mempertahankan kekuasaan internal.

“Pertanyaannya: apakah perlawanan ini murni demi menjaga mutu profesi, atau justru demi mempertahankan kuasa?” katanya.

Sebab dia menilai UU Kesehatan mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai masalah krusial dalam sistem. Mulai dari penyederhanaan perizinan, distribusi tenaga medis, hingga penguatan kemandirian farmasi dan alat kesehatan dalam negeri.

“UU No. 17 Tahun 2023 menawarkan pembaruan menyeluruh: penyederhanaan perizinan tanpa menurunkan standar kompetensi, distribusi tenaga kesehatan yang lebih merata, hingga penguatan kontrol negara terhadap aspek etik dan tata kelola profesi,” jelas Anwarul.

Sebagai kader PMII berlatar belakang kesehatan masyarakat, Anwarul menegaskan bahwa negara harus tetap terbuka terhadap kritik dan partisipasi, namun tak boleh tunduk pada tekanan eksklusif dari kelompok mana pun. Fungsi organisasi profesi seharusnya lebih edukatif dan advokatif, bukan administratif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengungkapkan negara hadir bukan untuk menggantikan profesi, melainkan untuk memastikan seluruh rakyat mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Lebih dari itu kepada seluruh tenaga kesehatan dapat mengabdi tanpa hambatan.

“Negara tidak boleh tunduk pada tekanan kelompok mana pun, meski itu berlindung di balik nama ‘profesi’,” pungkasnya. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kutukan 14 Tahun AC Milan! Sejak Ditinggal Zlatan Ibrahimovic, San Siro Kehilangan Striker Haus Gol

Kutukan 14 Tahun AC Milan! Sejak Ditinggal Zlatan Ibrahimovic, San Siro Kehilangan Striker Haus Gol

AC Milan kembali dihadapkan persoalan klasik yang belum juga terselesaikan. Lini depan Rossoneri dinilai belum memiliki sosok penyerang yang benar-benar tajam.
Veda Ega Pratama Percaya Diri di Moto3 Amerika 2026, Pembalap Indonesia Siap Kejar Podium

Veda Ega Pratama Percaya Diri di Moto3 Amerika 2026, Pembalap Indonesia Siap Kejar Podium

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama menunjukkan rasa percaya diri tinggi jelang tampil di Moto3 Amerika 2026. Debutan yang membela Honda Team Asia itu siap meraih podium.
Peruntungan Keuangan Shio Besok, 30 Maret 2026: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi

Peruntungan Keuangan Shio Besok, 30 Maret 2026: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi

Ramalan peruntungan keuangan shio besok, 30 Maret 2026 untuk Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi. Simak peluang rezeki tiap shio dalam artikel ini!
AC Milan Ketiban Untung! Thomas Tuchel Pulangkan Fikayo Tomori Lebih Cepat demi Fokus di Serie A

AC Milan Ketiban Untung! Thomas Tuchel Pulangkan Fikayo Tomori Lebih Cepat demi Fokus di Serie A

Pemain AC Milan, Fikayo Tomori harus meninggalkan pemusatan latihan Timnas Inggris lebih cepat dari jadwal. Keputusan ini diambil menjelang laga melawan Jepang.
Tinju Dunia: Filip Hrgovic Resmi Hadapi Dave Allen, Ini Jadwalnya

Tinju Dunia: Filip Hrgovic Resmi Hadapi Dave Allen, Ini Jadwalnya

Filip Hrgovic resmi kembali naik ring lagi. Peraih medali perunggu Olimpiade Rio 2026 itu akan berhadapan dengan Filip Hrgovic.
DPRD Terpukau, Gebrakan Kompensasi Dedi Mulyadi Sukses Hapus Tradisi Macet Mudik Belasan Jam di Jalur Utama Jabar

DPRD Terpukau, Gebrakan Kompensasi Dedi Mulyadi Sukses Hapus Tradisi Macet Mudik Belasan Jam di Jalur Utama Jabar

Kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang berikan uang kompensasi kepada para kusir delman dan sopir angkot saat masa Lebaran 2026, dipuji DPRD Jabar. 

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Duel tinju dunia antara Sebastian Fundora (24-1-1, 15 KO) vs Keith Thurman (31-2, 23 KO) yang memperebutkan gelar juara kelas welter super WBC telah selesai digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026) siang WIB.
Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Kabar panas seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam daftar berita terpopuler. Mulai dari sindiran hingga pujian. Ini rangkumannya.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT