News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Beberkan Alasan Terkait Permintaan Tambahan Anggaran Rp1,34 Triliun

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan alasan terkait permintaan penambahan anggaran sebesar Rp1,34 triliun dalam pagu indikatif 2026
Selasa, 15 Juli 2025 - 17:29 WIB
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan alasan terkait permintaan penambahan anggaran sebesar Rp1,34 triliun dalam pagu indikatif 2026.

Diketahui, jumlah anggaran atau pagu indikatif tahun anggaran 2026 yang diberikan untuk KPK sendiri sebesar Rp878,4 miliar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Juru bicara KPK Budi Prasetyo, jumlah tersebut hanya untuk memenuhi biaya operasional dan kebutuhan rutin seperti membayar listrik, air hingga perawatan gedung. 

Namun, KPK juga membutuhkan anggaran tambahan untuk melakukan tugas-tugas penindakan, pencehan dan juga pendidikan. 

"Dalam penindakan KPK membutuhkan anggaran untuk penyelidikan, penyidikan ataupun eksekusi atas putusan pengadilan," katanya, Selasa (15/7/2025). 

Ia mengungkapkan, terkait dengan pencegahan, tentunya KPK perlu adanya kegiatan kajian untuk memitigasi, melihat, dan mengidentifikasi titik-titik rawan yang terjadinya korupsi. Termasuk melakukan tugas-tugas pemeriksaan LHKPN hingga pelayanan pelaporan gratifikasi. 

"Upaya-upaya pencegahan lainnya membutuhkan dukungan anggaran," ungkapnya. 

Budi menambahkan, selama ini KPK kerap melakukan sosialisasi khususnya terkait dengan anti korupsi yang dilakukan mulai dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi. 

Selain itu, penambahan anggaran ini juga bertujuan mengurus survei penilaian integritas (SPI) di sejumlah sektor strategis. 

Hasil jajak pendapat itu digunakan untuk mengukur kerawanan korupsi di instansi atau lembaga pemerintahan.

Ia meyakini, dengan penambahan anggaran ini juga dapat membuat negara untung. Sebab, dengan kinerja yang dilakukan oleh KPK dengan anggaran yang memadai dapat meningkatkan kinerja yang berimbas pada pengembalian uang negara hasil dari  penanganan kasus korupsi. 

"Yaitu melalui asset recovery, di mana dalam asset recovery yang dilakukan KPK kontribusikan kepada negara, tentunya selalu tren positif," tandasnya. 

Sebelumnya, KPK meminta tambahan anggaran untuk tahun 2026 sebesar Rp1,34 triliun.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut pagu indikatif yang diberikan Kementerian Keuangan untuk tahun 2026 mengalami penurunan sebesar Rp359,4 miliar atau 29 persen dari tahun 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan pagu indikatif KPK dari Menteri Keuangan untuk 2026 sebesar Rp878,04 miliar. Sementara, total kebutuhan anggaran KPK untuk tahun 2026 adalah sebesar Rp2,226 triliun.

"Untuk itu kami mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,34 triliun,” kata Setyo dalam rapat bersama Komisi III DPR RI di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2025).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polling HIPMI: Anthony Leong di Puncak Survei, Arah Dukungan Kian Menguat dari Daerah

Polling HIPMI: Anthony Leong di Puncak Survei, Arah Dukungan Kian Menguat dari Daerah

Tren dukungan terhadap Anthony Leong dalam bursa calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) semakin menguat.
Penyelundupan 39 Ribu Benur Senilai Rp 1,1 Miliar dari Juanda ke Singapura Digagalkan

Penyelundupan 39 Ribu Benur Senilai Rp 1,1 Miliar dari Juanda ke Singapura Digagalkan

Dengan kisaran harga pasar Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu per ekor, nilai total barang bukti diperkirakan mencapai lebih dari Rp 1,1 miliar.
Penuhi Ajakan Langsung Rektor Universitas Indonesia, Saleh Husin Siap Ramaikan Ajang UI Green Marathon 2026 42 KM

Penuhi Ajakan Langsung Rektor Universitas Indonesia, Saleh Husin Siap Ramaikan Ajang UI Green Marathon 2026 42 KM

Wakil Ketua Umum Kadin bidang Perindustrian, Saleh Husin, akan ikut meramaikan gelaran UI Green Marathon 2026 yang berlangsung pada bulan Agustus 2026 mendatang
Hadiri Rakorwil, Sekjen PSI Raja Juli Antoni Yakin Jambi Jadi Kandang Gajah di Pemilu 2029

Hadiri Rakorwil, Sekjen PSI Raja Juli Antoni Yakin Jambi Jadi Kandang Gajah di Pemilu 2029

Sekretaris Jenderal DPP PSI Raja Juli Antoni menghadiri acara rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) serta pelantikan pengurus DPW PSI Jambi, Sabtu 25 April 2026.
VKTR dan PO Bagong Akselerasi Mobilitas Hijau dengan Standar Kenyamanan Baru di Malang

VKTR dan PO Bagong Akselerasi Mobilitas Hijau dengan Standar Kenyamanan Baru di Malang

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”) secara resmi melakukan seremoni serah terima 4 unit transporter listrik kepada PT Bagong Dekaka Makmur (PO Bagong) pada Sabtu (25/4).
Nasib RUU Pemilu Masih Menggantung, Yusril Sebut Pemerintah Tunggu DPR: Kalau Rampung, Kami akan Bahas

Nasib RUU Pemilu Masih Menggantung, Yusril Sebut Pemerintah Tunggu DPR: Kalau Rampung, Kami akan Bahas

Yusril mengaku ada sejumlah perubahan signifikan dalam Undang-Undang Pemilu sebagai dampak putusan. Namun, pembahasannya masih menunggu draf RUU selesai di DPR.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral