News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mensos Gus Ipul Akan Periksa Pendamping PKH Terkait Bansos yang Digunakan untuk Judi Online

Mensos Gus Ipul akan periksa pendamping terkait ribuan rekening bantuan yang diduga dipakai untuk judi online. Evaluasi menyeluruh dan sanksi tengah disiapkan.
Kamis, 17 Juli 2025 - 18:51 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Yogyakarta, tvOnenews.com — Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan akan melakukan pemeriksaan terhadap peran pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) menyusul temuan mengejutkan terkait penyalahgunaan bantuan sosial (bansos) untuk judi online (judol).

"Katakanlah dia ikut program PKH, lalu rekeningnya ketahuan dibuat main judol, ya kita akan periksa bagaimana peran pendamping," ujar Gus Ipul saat ditemui di Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Kamis (17/7).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

571 Ribu Rekening Bansos Terindikasi Judi Online

Pernyataan Gus Ipul merespons hasil sinkronisasi data antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dari pencocokan tersebut, ditemukan sebanyak 571.000 rekening penerima bansos terindikasi digunakan untuk bermain judi online.

Temuan ini diperoleh dari pencocokan lebih dari 28 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) penerima bansos dengan data NIK yang masuk dalam transaksi judi online. Hasilnya, PPATK mencatat adanya 7,5 juta transaksi terkait judi online dengan nilai total mencapai Rp957 miliar.

Mensos Akan Beri Sanksi Tegas bagi Pelaku Penyalahgunaan

Gus Ipul menegaskan bahwa bansos bersifat sementara dan memiliki peruntukan jelas, yaitu untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat miskin dan rentan. Ia menyayangkan adanya penyalahgunaan bantuan tersebut.

"Kalau memang melakukan pelanggaran, ya tidak akan mendapatkan bansos lagi. Kita pertimbangkan untuk dicoret dari daftar penerima," tegasnya.

Peran Pendamping PKH Akan Dievaluasi

Mensos juga menyoroti kemungkinan kelalaian dari pendamping PKH yang seharusnya membantu memastikan bahwa penerima bansos memanfaatkan bantuan secara tepat. Evaluasi akan dilakukan untuk melihat apakah ada pembiaran atau kelengahan dalam proses pendampingan.

"Kalau sampai kebobolan kayak begitu, bagaimana? Peran pendamping kita lihat," ujarnya.

Data dari PPATK Masih Didalami

Gus Ipul mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima surat resmi dari PPATK dan tengah mendalami data tersebut secara menyeluruh. Ia menyebut akan ada pengumuman lanjutan pada Jumat mendatang terkait langkah konkret yang akan diambil.

"Kita sedang pastikan, sedang selidiki. Insyaallah hari Jumat nanti akan kita lihat seperti apa, dan akan kita sampaikan," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Latar Belakang Temuan

Seperti diberitakan sebelumnya, PPATK menemukan bahwa sepanjang tahun 2024, 571.410 NIK penerima bansos terlibat dalam aktivitas judi online dengan nilai deposit hampir Rp1 triliun. Jumlah ini mencerminkan masalah serius dalam penyaluran bantuan yang seharusnya ditujukan untuk kebutuhan dasar masyarakat. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Klasemen medali Asian Games 2026 per Minggu (27/9/2026) pagi WIB. Tim Indonesia kini mendekati posisi Malaysia usai berhasil tambah satu emas.
Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia beraksi salah satunya lifter Indah Afriza berpotensi meraih medali emas dari cabor angkat besi. Sedangkan Timnas Voli Putra Indonesia unjuk gigi.
Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia beraksi salah satunya lifter Indah Afriza berpotensi meraih medali emas dari cabor angkat besi. Sedangkan Timnas Voli Putra Indonesia unjuk gigi.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Selengkapnya

Viral