GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menopang Masa Depan Teknik Indonesia Lewat Sinergi Pendidikan, Riset, dan Industri

Sinergi pendidikan teknik, riset, dan industri diperkuat lewat dana abadi, kerja sama strategis, serta dukungan alumni untuk lahirkan SDM unggul dan adaptif.
Sabtu, 19 Juli 2025 - 14:10 WIB
Menopang Masa Depan Teknik Indonesia Lewat Sinergi Pendidikan, Riset, dan Industri
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah laju perkembangan teknologi yang pesat, pendidikan tinggi di bidang teknik menjadi salah satu pilar utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan adaptif. 

Namun, dibandingkan dengan sektor-sektor lain, jumlah institusi yang benar-benar fokus pada penguatan bidang teknik, baik dari sisi pendidikan maupun riset, masih belum banyak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, sektor ini menyimpan potensi besar untuk mendorong kemandirian bangsa di berbagai lini, mulai dari industri otomotif, rekayasa mesin, hingga energi terbarukan.

Pendidikan teknik tidak hanya memerlukan kurikulum yang kuat, tetapi juga ekosistem yang mendukung, mulai dari fasilitas riset, kolaborasi industri, hingga akses pada sumber pembiayaan berkelanjutan. 

Di sinilah pentingnya inovasi dalam tata kelola pendidikan, seperti model pendanaan jangka panjang melalui dana abadi, keterlibatan alumni, dan kemitraan dengan pemerintah maupun sektor swasta.

Tantangan ke depan bukan hanya pada jumlah tenaga teknik yang tersedia, tetapi juga pada kualitasnya. Dunia kerja saat ini membutuhkan lebih dari sekadar lulusan dengan ijazah teknik, melainkan juga mereka yang terbiasa dengan problem solving nyata, terlibat dalam proyek kolaboratif, dan terbiasa menggunakan teknologi terkini. Oleh karena itu, riset terapan dan laboratorium capstone menjadi unsur penting dalam pendidikan teknik masa kini.

Dengan makin meningkatnya kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada berbagai sektor industri, peluang kerja di bidang teknik pun semakin terbuka lebar. 

Namun, peluang ini hanya dapat dimanfaatkan jika perguruan tinggi mampu menyiapkan lulusannya secara terstruktur dan relevan dengan kebutuhan zaman. Penguatan ekosistem pendidikan teknik, baik dari sisi akademik maupun finansial, menjadi keharusan untuk menjawab tantangan tersebut.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) memperingati Dies Natalis ke-61 dengan menandatangani sejumlah Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pemerintah daerah dan mitra industri. 

Acara yang berlangsung pada 17 Juli 2025 ini juga menjadi momentum peluncuran Endowment Fund (Dana Abadi) FTUI sebagai fondasi keberlanjutan pendidikan, riset, dan pengembangan fasilitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa kolaborasi yang ditandatangani melibatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk studi kelayakan jembatan antar pulau, serta Pemerintah Kota Depok untuk audit dan kajian bangunan bersejarah. FTUI juga menerima dukungan sarana dari PT Indosat dan PT Zeus Kimiatama Indonesia, serta donasi alumni untuk pengembangan laboratorium Capstone Design.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo geleng-geleng kepala setelah sering menerima laporan bahwa orang-orang yang dipercaya dan diangkatnya menjadi pejabat ternyata mencuri uang rakyat.
John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman akhirnya buka suara soal Teja Paku Alam yang belum dipanggil Timnas Indonesia meski tampil impresif bersama Persib dan mencatat 17 clean sheet.
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Media Inggris menyebut Timnas Indonesia mengalami peningkatan pesat jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan jadi sorotan dalam grup neraka.
Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral