GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bongkar Skandal Beras Oplosan, Pemerintah Hapus Kelas Premium dan Medium

Pemerintah berencana menghapus kategori beras premium dan medium buntut polemik beras oplosan yang belakangan menghebohkan publik.
Jumat, 25 Juli 2025 - 13:09 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah berencana menghapus kategori beras premium dan medium buntut polemik beras oplosan yang belakangan menghebohkan publik.

Langkah ini diambil untuk menutup celah manipulasi kualitas beras yang diduga marak dilakukan sejumlah produsen besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menegaskan, ke depan hanya akan ada dua jenis beras yang beredar di pasaran: beras umum dan beras khusus.

“Nah melihat pengalaman itu maka beras nanti kita akan buat hanya satu jenis beras saja. Beras ya beras, tidak lagi medium dan premium. Ya beras ada beras, ada satu lagi namanya beras khusus. Jadi cuma ada dua,” kata Zulkifli di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2025).

Zulkifli menjelaskan, selama ini perbedaan antara beras premium dan medium hanya terletak pada standar teknis seperti tingkat patahan butir beras. Namun dalam praktiknya, kualitasnya hampir tidak berbeda dan kerap disalahgunakan oleh oknum.

“Melihat perkembangan temuan-temuan tadi dari Jampidsus, Bareskrim, Pak Mentan, Satgas, itu beras itu ya beras. Cuma kadang-kadang beli beras bisa saja dikasih kantongnya bermacam-macam, bisa pesan merek ini, bisa pesan merek ini, tapi berasnya sama saja,” ujar Zulkifli.

Langkah ini muncul di tengah pengusutan kasus dugaan beras oplosan oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri.

Brigjen Helfi Assegaf mengungkap ada lima merek beras premium yang sedang diperiksa setelah hasil uji laboratorium mengindikasikan ketidaksesuaian isi dan label.

“Terhadap 5 merek sampel beras premium, yaitu Sania, Setra Ramos Biru, Setra Ramos Merah, Setra Pulen, dan Jelita,” kata Helfi dalam konferensi pers, Kamis (24/7/2025).

Kelima merek tersebut diproduksi oleh tiga entitas, yakni PT PIM untuk Sania, PT FS untuk varian Setra Ramos, dan Toko SY untuk Jelita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengusutan ini bermula dari inspeksi mendadak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menemukan 212 merek mencurigakan dari 10 provinsi. Temuan itu langsung dilaporkan kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti.

Dengan penghapusan kelas beras, pemerintah berharap tak ada lagi ruang bagi praktik curang dalam distribusi komoditas pangan strategis ini. (agr/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekayasa Lalu Lintas Lebaran Dimatangkan, Truk Berat Dilarang Melintas Mulai 13 Maret 2026

Rekayasa Lalu Lintas Lebaran Dimatangkan, Truk Berat Dilarang Melintas Mulai 13 Maret 2026

Korlantas Polri mulai mematangkan skenario pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Bupati Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK Tergolong Keluarga Harmonis dan Punya 6 Anak, Suaminya Pedangdut Asal India

Bupati Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK Tergolong Keluarga Harmonis dan Punya 6 Anak, Suaminya Pedangdut Asal India

Nama Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq tengah menjadi sorotan publik karena terjaring OTT KPK. Dia pun semakin tersorot, karena dikenal dari keluarga besar pemusik dangdut.
Menaker Wajibkan BHR Ojol Minimal 25 Persen dari Pendapatan, Cair H-7 Lebaran

Menaker Wajibkan BHR Ojol Minimal 25 Persen dari Pendapatan, Cair H-7 Lebaran

Melalui surat edaran terbaru, perusahaan aplikasi diimbau memberikan bonus tunai minimal 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih tahunan mitra.
Respons Resmi Persija Jakarta usai Manajer Borneo FC Mengeluh karena Tak Bisa Jajal Rumput JIS Jelang Duel di Super League

Respons Resmi Persija Jakarta usai Manajer Borneo FC Mengeluh karena Tak Bisa Jajal Rumput JIS Jelang Duel di Super League

Persija Jakarta memberi respons secara resmi setelah manajer Borneo FC mengeluh menjelang duel di Super League. Hal ini terjadi karena mereka tak bisa menjajal lapangan Jakarta International Stadium (JIS).
BMKG Deteksi 3 Bibit Siklon Tropis di Sekitar Indonesia, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Beberapa Hari ke Depan

BMKG Deteksi 3 Bibit Siklon Tropis di Sekitar Indonesia, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Beberapa Hari ke Depan

BMKG identifikasi 3 bibit siklon tropis di sekitar Indonesia. Bibit 90S berpeluang tinggi menguat, waspada hujan lebat dan angin kencang.
Lapangan Padel di Haji Nawi Disegel Permanen, Pemkot Jaksel Tegaskan Belum Kantongi Izin Operasional

Lapangan Padel di Haji Nawi Disegel Permanen, Pemkot Jaksel Tegaskan Belum Kantongi Izin Operasional

Pemkot Jaksel segel tetap lapangan padel di Haji Nawi Cilandak karena belum miliki izin operasional meski sudah beroperasi sejak 2025.

Trending

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Trump Beberkan Motif Bunuh Ali Khamenei: Saya Berhasil!

Trump Beberkan Motif Bunuh Ali Khamenei: Saya Berhasil!

Presiden Amerika Serikat (Presiden AS), Donald Trump beberkan motif ia bunuh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Kata Donald Trump, motif dirinya
Siapa Muhammad Suryo? Pengusaha Rokok HS Alami Kecelakaan Moge Maut di Kulon Progo Hingga Kehilangan Istrinya

Siapa Muhammad Suryo? Pengusaha Rokok HS Alami Kecelakaan Moge Maut di Kulon Progo Hingga Kehilangan Istrinya

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Temon, Kulon Progo, D.I.Yogyakarta meninggalkan duka bagi pemilik perusahaan rokok HS, Muhammad Suryo. Berikut profilnya
Profil dan Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK, Pernah Jadi Bupati Terkaya di Jateng

Profil dan Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK, Pernah Jadi Bupati Terkaya di Jateng

Hingga kini, KPK belum merinci secara resmi dugaan perkara yang menjerat Fadia Arafiq atau konstruksi kasus yang menjadi dasar OTT tersebut.
Ini Alasan Persib Bandung Lolos dari Sanksi WO Setelah Lakukan 6 Kali Ganti Pemain saat Ditahan Imbang Persebaya Surabaya

Ini Alasan Persib Bandung Lolos dari Sanksi WO Setelah Lakukan 6 Kali Ganti Pemain saat Ditahan Imbang Persebaya Surabaya

Begini alasan yang bikin Persib Bandung bebas sanksi WO usai lakukan 6 kali ganti pemain saat ditahan imbang Persebaya Surabaya menurut regulasi operator liga.
Top 3: FIFA dan AFC Sepakat, Pemain Persib Bandung Ini Gantikan Thom Haye, Megawati Hangestri Lebih Pilih JPE

Top 3: FIFA dan AFC Sepakat, Pemain Persib Bandung Ini Gantikan Thom Haye, Megawati Hangestri Lebih Pilih JPE

Top 3 Sport hari ini: Indonesia tak masuk daftar pengganti Iran di Piala Dunia 2026, Megawati Hangestri ungkap alasan pilih JPE, dan pemain Persib bandung jadi pengganti Thom Haye di FIFA Series!
Selengkapnya

Viral