News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru Belum Juga Terungkap, Kemenko Polkam Turun Tangan

Kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (39) mendapat sorotan dari banyak pihak. Termasuk oleh Kemenko bidang Polkam.
Minggu, 27 Juli 2025 - 15:39 WIB
Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) tewas terbungkus lakban di kamar kos.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (39) mendapat sorotan dari banyak pihak.

Termasuk oleh Kementerian Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Polkam).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenko Polkam turut memantau proses penyelidikan dari kematian Arya Daru. Hal ini diungkap oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.

Ade Ary menjelaskan, pihaknya telah melakukan audiensi dengan Kemenko Polkam. Keterlibatan Kemenko Polkam dalam rangka pemantauan proses penyelidikan yang saat ini masih berjalan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi (kiri).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi (kiri).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

 

“Audiensi juga pernah dilakukan penyelidik bersama Kementerian Polkam. Jadi sekali lagi sampai dengan saat ini, penyelidik masih terus bekerja, dan kami tetap berkomitmen akan mengungkap kasus ini secara terang benderang, transparan, sebagai wujud komitmen dari Polda Metro Jaya untuk melaksanakan tugas secara profesional dan proporsional," ucap Ade Ary, dikutip Minggu (27/7/2025).

Menurutnya, pemantauan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan kepada petugas yang menangani kasus.

Selain Kemenko Polkam, ada juga seperti Kompolnas dan Komnas HAM yang turut berkoordinasi dengan polisi.

"Kompolnas sudah beraudiensi atau penyelidik juga beraudiensi dengan Kompolnas. Kemudian kompolnas juga sudah mendatangi TKP, kemudian dari Komnas HAM juga sudah melakukan pengecekan TKP bersama," ungkapnya.

Kemudian, saat disinggung isu keterkaitan latar belakang Arya Daru yang merupakan diplomat dengan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang ditanganinya, Ade Ary hanya menegaskan bahwa ini hanya seputar penanganan perkara.

“Terkait peristiwa bagaimana proses yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya dalam pengungkapan peristiwa ini, secara umum seperti itu. Terkait dengan bagaimana Polda Metro Jaya mengungkap peristiwa ini,” bebernya.

Adapun, polisi masih terus mengusut kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan yang ditemukan tewas terlilit lakban di kamar kosnya, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

Untuk segera mengungkap penyebab kematian Arya Daru, polisi pun menggandeng Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (APSIFOR) untuk mendalami latar belakang sosok Arya Daru.

“Ya, jadi proses pemeriksaan oleh tim APSIFOR masih berlangsung, untuk menggali latar belakang korban masih berlangsung, ya nanti hasilnya akan kami sampaikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, dikutip Minggu (27/7/2025).

Dengan latar belakang keahlian dari Apsifor, hal ini bisa menjadi pintu masuk untuk mengungkap motif dibalik kematian Arya yang ditemukan tewas dalam kepala terlilit lakban.

“Nanti hasilnya akan kami sampaikan karena masih berlangsung,” tuturnya.

Semua itu nantinya akan dianalisa dengan hasil temuan barang bukti termasuk hasil laboratorium forensik (labfor) yang telah berhasil didapat penyelidik.

“Ya ada, ada beberapa detailnya ya, nanti detailnya disampaikan saat akhir ya. Jadi dari mulai TKP itu gudang barang bukti, ada barang bukti barang-barang milik korban,” ujarnya

“Kemudian kondisi korban bagaimana, kemudian ada barang bukti lain pendukung itu semua, nanti detailnya akan kami sampaikan ya,” tambah Ade Ary. (rpi/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
Reaksi Keras Volimania Usai Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026 Leg 1: Satu-satunya di Dunia, Selebrasi Juara Ditunda!

Reaksi Keras Volimania Usai Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026 Leg 1: Satu-satunya di Dunia, Selebrasi Juara Ditunda!

Euforia kemenangan Jakarta Pertamina Enduro di grand final Proliga 2026 justru diwarnai keanehan yang memancing reaksi publik. Respons fans langsung membanjiri media sosial
Mahasiswa Dorong Evaluasi Kinerja Sosial Perusahaan untuk Kemajuan Daerah di Kalteng

Mahasiswa Dorong Evaluasi Kinerja Sosial Perusahaan untuk Kemajuan Daerah di Kalteng

Ketua umum SEMMI Kalteng, Afan menilai masih banyak anak daerah yang kesulitan mengakses pendidikan layak meskipun tinggal di wilayah kaya sumber daya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral