News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua RT Ceritakan Sosok Arya Daru, Mengaku Terkejut Korban Jadi Diplomat Muda Kemlu RI: Masyarakat di Sini Tahunya Dia...

Ketua RT 02 Jomblang, Karangbendo, Bantul, Romy Hermawan membeberkan tentang sosok diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) yang tewas terlilit lakban.
Selasa, 29 Juli 2025 - 10:52 WIB
Ketua RT 02 Jomblang, Karangbendo, Bantul, Romy Hermawan membeberkan tentang sosok diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang Ketua RT menceritakan tentang sosok diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Arya Daru Pangayunan (39).

Sudah tiga pekan lebih motif kasus kematian Arya Daru Pangayunan masih terbungkus misteri sejak tewas pada Selasa (8/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Arya Daru Pangayunan tewas mengenaskan dengan kondisi wajah terbungkus lakban dan dibalut selimut di kamar indekos.

Arya Daru Pangayunan ditemukan tewas setelah penjaga kos menemukan jasadnya di kamar indekos nomor 105 Guest Host Gondia di Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

Berbagai asumsi liar telah merebak dari segala pusat digital terkait motif kematian sang diplomat muda yang belum terungkap.

Terkini, Ketua RT 02 Jomblang, Karangbendo, Bantul, Romy Hermawan membeberkan tentang sosok Arya Daru Pangayunan.

"Kalau yang sehari-hari kan biasanya memang beliau tugasnya kebanyakan di luar negeri. Kalau pas di sini saat libur lebaran atau sering pulang," ungkap Romy Hermawan saat diwawancarai tim fakta tvOne di Bantul, Selasa (29/7/2025).

Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) tewas terbungkus lakban di kamar kos.
Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) tewas terbungkus lakban di kamar kos.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

 

Romy menjelaskan bahwa, Arya Daru tinggal bersama sang istri, Meta Ayu Puspitantri di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tak hanya itu, Arya Daru juga lebih memilih tinggal dengan keluarga Pita di Bantul.

Ketika korban libur dari pekerjaannya, masyarakat sekitar sering melihat Arya Daru melakukan aktivitas seperti biasanya sehari-hari.

"Kalau pas di sini misalnya ke masjid atau ke mana gitu sering lewat, saya lihat," tuturnya.

Romy menjelaskan Arya Daru terlihat seperti masyarakat biasa pada umumnya, masyarakat hanya mengetahui sang diplomat bekerja di luar negeri.

"Nggak kelihatan. Bahkan kalau beliau diplomat pun mungkin yang masyarakat sini baru tahunya pas sudah ada kasus ini. Kalau sebelumnya tahu tugasnya di luar negeri," jelasnya.

Saat ditanya tentang keluarga istri korban, Romy mengaku sangat terkesan dengan mertua Arya Daru.

"Kalau keluarga di sini itu Pak Basu Swastha Dharmmesta dari dulu memang sosialnya tinggi di sini," katanya.

Kemudian, ia menjelaskan dirinya bersama warga sekitar hanya mengetahui kalau istri korban selalu terlihat di rumah.

Menurut penuturannya, istri korban tidak pernah diajak ke luar negeri menemani tugas sang suami sebagai diplomat.

"Baru yang mau ke Finlandia ini setahu saya baru mau diajak," lanjutnya.

Terkait kasus kematian Arya Daru yang masih misteri, Romy baru mengetahui kabar tersebut setelah dapat informasi dari grup WhatsApp warga.

"Saya awalnya belum percaya waktu itu. Tapi pas udah datang banyak karangan bunga baru percaya," terangnya.

Ia mengatakan keluarga istri korban sangat berduka sejak Arya Daru ditemukan tewas mengenaskan.

"Banyak juga pejabat yang datang. Setelah kejadian jelas lebih tertutup, karena kan keluarga juga pasti capek kalau kelihatan rumah terbuka nanti banyak pertanyaan," paparnya.

Soal motif tewasnya Arya Daru apakah bunuh diri atau tindak pidana, Romy tak ingin berspekulasi karena belum ada pengumuman resmi dari polisi.

"Kalau bunuh diri itu kan butuh alasan yang kuat. Jadi kerabat atau keluarga juga saat ini belum menemukan alasan," tegasnya.

Sebelumnya, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengabarkan penyebab kasus kematian Arya Daru sudah disimpulkan pihak Kepolisian.

Kesimpulan misteri tewasnya Arya Daru setelah melalui upaya melakukan penyelidikan dan proses hasil laboratorium forensik selama tiga pekan.

Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam mengatakan Polda Metro Jaya akan mengumumkan motif kematian Arya Daru pada Selasa (29/7/2025).

"Semoga bisa diumumkan, kecuali memang ada tambahan alat bukti yang menentukan kalau tidak ada yang menentukan ya bisa diumumkan," tukas Choirul Anam.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral