News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mensos Desak BI Cek Rekening Penerima Bansos yang Anomali

Menteri Sosial Saifullah Yusuf meminta Bank Indonesia (BI) untuk memeriksa rekening penerima manfaat bantuan sosial yang diduga anomali
Rabu, 30 Juli 2025 - 00:37 WIB
Mensos Desak BI Cek Rekening Penerima Bansos yang Anomali
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf meminta Bank Indonesia (BI) untuk memeriksa rekening penerima manfaat bantuan sosial yang diduga anomali atau janggal guna memastikan dana bantuan tersebut tepat sasaran.

Sebelumnya, Kemensos telah memadankan data NIK dan rekening penerima bansos dengan data NIK warga berafiliasi dengan judi online (judol) yang ditelusuri oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita akan meluncur ke BI untuk minta bantuan BI memeriksa rekening-rekening penerima bansos kita. Jika ada saldo yang anomali, misalnya penerima bansos saldonya Rp5 juta itu kan anomali. Kita akan periksa lebih lanjut," kata Mensos saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

Menurut Mensos, pihaknya akan memeriksa lebih lanjut rekening penerima bansos yang anomali, contohnya yang memiliki saldo Rp5 juta, hingga dana bansos yang disimpan lebih dari tiga bulan.

Mensos menilai peruntukan dana bansos dapat terukur, contohnya dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari, sehingga dinilai janggal jika dana bansos tersebut masih disimpan lebih dari tiga bulan.

Jika setelah ditelusuri pemilik rekening tersebut tidak layak menerima bansos, Kemensos akan mengalihkan kuota bansos tersebut untuk penerima yang lebih berhak.

"Tidak mungkin (bansos) ini bisa disimpan lebih dari tiga bulan. Kalau sampai tiga bulan (disimpan), ini ada keanehan yang perlu kita telusuri lebih lanjut. Kalau memang nanti terbukti anomali dan tidak layak menerima bansos, akan kita alihkan lagi kepada mereka yang lebih berhak," kata Mensos.

Mensos menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan pengalihan sejumlah bansos kepada mereka yang lebih tepat sasaran berdasarkan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Pengalihan bansos itu dilakukan karena setelah melakukan pemutakhiran DTSEN dan peninjauan langsung ke lapangan, terdapat hampir dua juta keluarga penerima manfaat (KPM) dinilai tidak layak menerima bansos.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mensos menegaskan bahwa jumlah bansos tidak dikurangi, melainkan dialihkan kepada penerima yang lebih berhak dan berada pada desil 1, 2, 3, dan 4.

"Bansosnya tidak dikurangi, bahkan Presiden malah memberikan penebalan bansos untuk 18 juta lebih KPM," katanya. (ant/aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pesawat Latih Dikabarkan Tergelincir di Bandara Juanda, Runway Sempat Ditutup Sementara

Pesawat Latih Dikabarkan Tergelincir di Bandara Juanda, Runway Sempat Ditutup Sementara

Pesawat latih dikabarkan tergelincir di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur. 
Jawaban Jujur Humas PA Tigaraksa soal Fakta Proses Perceraian Boiyen dan Rully

Jawaban Jujur Humas PA Tigaraksa soal Fakta Proses Perceraian Boiyen dan Rully

​​​​​​​Jawaban jujur Humas PA Tigaraksa mengungkap fakta proses perceraian Boiyen dan Rully, gugatan cerai terdaftar resmi dan jadwal sidang lanjutan terungkap.
AC Milan Cuan Rp200 Miliar Lebih Usai Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan Timur Tengah, Rossoneri Siap Jor-joran di Bursa Transfer

AC Milan Cuan Rp200 Miliar Lebih Usai Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan Timur Tengah, Rossoneri Siap Jor-joran di Bursa Transfer

Raksasa Liga Italia, AC Milan menegaskan ambisinya sebagai klub global dengan menjalin kerja sama strategis bersama perusahaan Timur Tengah, Al Hammadi Holding.
Prediksi Elche vs Barcelona 1 Februari 2026, Potensi Kejutan di Balik Catatan Superior Barcelona

Prediksi Elche vs Barcelona 1 Februari 2026, Potensi Kejutan di Balik Catatan Superior Barcelona

Barcelona berpeluang memperlebar jarak di puncak klasemen La Liga saat bertandang ke markas Elche pada lanjutan kompetisi pekan ke-22. Begini prediksinya.
Perlu Alat Berat Amfibi untuk Angkut Tumpukan Kayu

Perlu Alat Berat Amfibi untuk Angkut Tumpukan Kayu

Dibutuhkan alat berat amfibi untuk mengangkut tumpukan kayu berukuran besar yang menghambat aliran air di bagian hilir Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru yang menumpuk akibat bencana hidrometeorologi di daerah setempat.
Rano Karno Pantau Proyek Waduk Kebagusan, Jakarta Selatan Dibentengi Infrastruktur Antibanjir Senilai Rp62 Miliar

Rano Karno Pantau Proyek Waduk Kebagusan, Jakarta Selatan Dibentengi Infrastruktur Antibanjir Senilai Rp62 Miliar

Pemprov DKI Jakarta mempercepat penguatan sistem pengendalian banjir di Jakarta Selatan melalui pembangunan Waduk/Embung Kebagusan.

Trending

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Persib Bandung memulangkan Dedi Kusnandar jelang bursa transfer paruh musim tutup, namun berpotensi kehilangan Febri Hariyadi yang dirumorkan hengkang ke Persis Solo.
6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, membahas peluang finansial, risiko, serta angka hoki harian.
Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami di Greenland akibat longsor raksasa memicu gelombang 200 meter dan getaran global 9 hari, jadi bukti nyata dampak krisis iklim.
Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Megatsunami di Greenland berpotensi terjadi berulang akibat krisis iklim. Dampaknya bisa menjalar global, termasuk ke Indonesia lewat iklim ekstrem dan ekonomi.
Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga emas dan perak tembus rekor global. Analis menilai reli dipicu likuiditas dan spekulasi, bukan semata fundamental pasar logam mulia.
Bung Binder Konfirmasi Persib Bandung Sempat Incar Kiper dan Gelandang Timnas Indonesia, Singgung Joey Pelupessy

Bung Binder Konfirmasi Persib Bandung Sempat Incar Kiper dan Gelandang Timnas Indonesia, Singgung Joey Pelupessy

Pengamat bola Bung Binder mengungkapkan bahwa Persib Bandung sebetulnya sempat mengincar dua pemain Timnas Indonesia yang salah satunya adalah Joey Pelupessy.
Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri dari Jabatannya, Iman Rachman: Semoga dengan Pengunduran Saya Pasar Modal Jadi Lebih Baik

Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri dari Jabatannya, Iman Rachman: Semoga dengan Pengunduran Saya Pasar Modal Jadi Lebih Baik

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat (30/1/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT