News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

49.431 Penerima Bansos di Jabar Terindikasi Gunakan Bantuan untuk Main Judol, Kang Dedi Minta Bansos Dihentikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta penyaluran dana bansos di Jawa Barat dihentikan bagi penerima yang menggunakan dana bansos untuk bermain judi online.
Jumat, 8 Agustus 2025 - 17:17 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta penyaluran dana bantuan sosial (bansos) di Jawa Barat dihentikan bagi penerima yang menggunakan dana bansos untuk bermain judi online (judol).

Permintaan itu dilontarkan Dedi menyusul adanya data dari Kementerian Sosial yang menunjukkan Rp199 miliar dana bansos yang dikucurkan bagi 49.431 penerima di Jawa Barat digunakan untuk judol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan adanya data tersebut, Dedi meminta agar penyaluran bansos kepada 49.431 penerima di Jawa Barat itu dihentikan.

Sebab menurutnya, hal itu merupakan sebuah kejahatan karena seharusnya dana Bansos dikucurkan untuk menyelesaikan masalah kemiskinan, bukan untuk memperkaya pihak judol.

"Hentikan bantuannya, karena apa? Karena kita sudah memperkaya judol. Kita kan tujuannya bansos itu kan menyelesaikan problem kemiskinan. Jadi uang negara masuk ke rekeningnya judol kan kejahatan," ungkap Dedi saat dikonfirmasi usai menghadiri Rapat Paripurna Perubahan RKUAPPAS di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kamis (7/8/2025) malam.

Menurutnya, harus ada validasi data bagi penerima bansos di Jawa Barat agar tidak salah sasaran.

Sebab, jika bansos digunakan untuk judol, berarti diterima oleh orang yang mampu dan berada di usia produktif, dimana sejatinya tidak layak menerima bansos.

"Harapan saya, bansos itu diberikan pada anak-anak yatim, orang yang ayahnya meninggal atau yang ibunya meninggal sehingga dia dititipin di uwaknya, di bibinya atau di siapapun itu harus menjadi prioritas pertama," ucap dia.

Selain kategori yang disebut Dedi di atas, bansos juga seharusnya diberikan kepada orang yang lanjut usia atau tidak produktif serta masyarakat yang sakit permanen, seperti stroke, gagal ginjal dan jantung.

"Itu yang berpenghasilan Rp5 juta saja bisa jatuh miskin (karena sakit). Itu harus mulai terarah pada kepentingan-kepentingan itu," ucap dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih menuturkan, pihaknya bakal mencoret nama atau kekuarga penerima manfaat (KPM) yang terindikasi pelaku judol dari data penerima dan akan diganti dengan penerima baru.

"KPM terindikasi judol akan diganti dengan penerima baru,” tutur Noneng.

Sebelumnya, Kementerian Sosial bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan, Jawa Barat menjadi provinsi tertinggi yang teridentifikasi penerima bansos bermain judol selama semester pertama 2025.

“Jawa Barat ada 49.431 orang pemain judi online dengan transaksi senilai Rp199 miliar,” kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf usai pertemuan terbatas dengan Ketua PPATK di Jakarta, Kamis.

Mensos Saifullah Yusuf memaparkan setelah Jawa Barat, juga ditemukan di Jawa Tengah sebanyak 18.363 penerima bansos menjadi pemain judol senilai Rp83 miliar, serta Jawa Timur dengan 9.771 penerima bansos main judol dengan nilai transaksi Rp53 miliar.

Provinsi Jakarta sebanyak 7.717 orang dengan nilai Rp36 miliar, Banten sebanyak 5.317 orang dengan nilai Rp25 miliar, dan Lampung sebanyak 5.039 orang dengan nilai Rp18 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara pada tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Bogor mencatat jumlah tertinggi dengan 5.497 orang dengan nilai transaksi Rp22 miliar, diikuti oleh Kota Surabaya sebanyak 1.816 orang dengan nilai transaksi Rp9 miliar, dan Jakarta Pusat sebanyak 1.754 orang dengan nilai transaksi Rp9 miliar. (cep/muu)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PLN dan IT PLN Beri Pelatihan Energi Terbarukan Bagi Siswa SMA, Siapkan SDM Untuk Transisi Energi

PLN dan IT PLN Beri Pelatihan Energi Terbarukan Bagi Siswa SMA, Siapkan SDM Untuk Transisi Energi

Ratusan siswa mengikuti pelatihan intensif dari PLN terkait Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan pengelolaan sampah menjadi energi atau Waste to Energy (WTE).
Liverpool Kena 'Double Kill'

Liverpool Kena 'Double Kill'

Bukan cuma kalah telak dari Leeds United, Pelatih Liverpool Andoni Iraola memberi kabar kurang bagus soal kondisi bek sayap Jeremie Frimpong.
Hasil Piala AFF 2026: Kamboja Ancam Vietnam, Pupuskan Harapan Timor Leste Lolos Semifinal

Hasil Piala AFF 2026: Kamboja Ancam Vietnam, Pupuskan Harapan Timor Leste Lolos Semifinal

Timor Leste menjadi tim pertama yang gagal lolos ke babak semifinal setelah dikalahkan oleh Kamboja. Bahkan Kamboja memberikan ancaman bagi Vietnam di klasemen sementara Grup A. 
Timnas Indonesia Makin Mudah Melenggang ke Semifinal Piala AFF 2026 jika Skenario Ini Terjadi di Laga Kontra Vietnam

Timnas Indonesia Makin Mudah Melenggang ke Semifinal Piala AFF 2026 jika Skenario Ini Terjadi di Laga Kontra Vietnam

Lantas, apa yang akan terjadi jika duel panas antara Timnas Indonesia vs Vietnam pada 3 Agustus 2026 ini berakhir tanpa pemenang alias seri? Ini penjelasannya.
Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Sampaikan Aspirasi dan Kawal Proses Kasus Roy Suryo Cs di PN Jaktim

Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Sampaikan Aspirasi dan Kawal Proses Kasus Roy Suryo Cs di PN Jaktim

Massa yang tergabung dalam Gerakan Aksi Koalisi Masyarakat Sipil (Gerak Masyarakat Sipil) melakukan aksi penyampaian pendapat di depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur pada Senin (3/8). 
Ketua MPR Sebut Presiden Prabowo Prihatin Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi

Ketua MPR Sebut Presiden Prabowo Prihatin Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keprihatinan mendalam atas maraknya fenomena kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. 

Trending

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link video viral “Yank Wes Yank” ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang pelajar SMK muncul memberi klarifikasi dan meminta maaf tersebarnya
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Viral di medsos X, ada nelayan itu dari Desa Bido, Kec. Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara. Ia diselematkan oleh Kapal LNG Berbendera Prancis.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena.
Selengkapnya

Viral