News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Debat Sengit Wamenkum Eddy dan Harus Azhar soal RUU KUHAP, Soroti Perlindungan HAM dan Peran Advokat

Wakil Menteri Hukum RI, Edward O. S. Hiariej, dan aktivis HAM Haris Azhar berdebat sengit soal RUU KUHAP di UII, Yogyakarta, Sabtu (9/8/2025).
Minggu, 10 Agustus 2025 - 16:50 WIB
Wakil Menteri Hukum RI, Edward O. S. Hiariej, dan aktivis HAM Haris Azhar
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com Wakil Menteri Hukum RI, Edward O. S. Hiariej, dan aktivis HAM Haris Azhar berdebat sengit soal RUU Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP) di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Sabtu (9/8/2025).

Diskusi yang digelar di Masjid Baitul Qohar ini menyoroti pentingnya perlindungan HAM dan peran advokat dalam sistem hukum acara pidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eddy menegaskan, RUU KUHAP dirancang untuk menyeimbangkan kepentingan pelapor dan terlapor, sekaligus mencegah kriminalisasi warga.

“Advokat harus sederajat dengan polisi dan jaksa. Setiap orang yang diproses hukum wajib didampingi advokat sejak penyelidikan, dengan hak mengajukan keberatan yang dicatat secara transparan,” jelas Eddy.

Eddy menerangkan, dalam hal ini, peran advokat sangat sentral. Sebab, semua proses mulai seseorang dipanggil untuk klarifikasi atau keterangan, hingga tahap penyelidikan naik ke penyidikan, harus didampingi oleh advokat.

"Advokat tidak hanya duduk diam di situ. Satu, dia berhak mengajukan keberatan. Kedua, keberatan itu dicatatkan dalam berita acara sehingga penyelidikan itu akan terlihat oleh umum,” ucap Eddy.

Di sisi lain, Haris Azhar menyoroti kelemahan KUHAP saat ini yang dinilai ketinggalan zaman dan kurang mengakomodasi restorative justice.

Ia mengusulkan laporan fakta pada tahap penyelidikan untuk mengungkap kebenaran, baik perkara dilanjutkan atau dihentikan, sebagai standar kaidah baru dalam KUHAP.

"Dia harus berbasis kepada kebenaran, ada truth yang diungkap, meskipun dia masih di penyelidikan, karena penyelidikan pun sudah makan duit negara. Dilanjutkan atau dihentikan atas dasar ketiadaan alat bukti atau karena dia restorative justice, maka dia harus memproduksi suatu laporan truthnya itu, faktanya. Bisa tidak dia menjadi suatu standar kaidah yang masuk dalam KUHAP yang akan diterbitkan segera ini?” kata Haris Azhar.

Eddy menyambut baik usulan Haris. Ia menegaskan bahwa pengungkapan kebenaran diperlukan untuk kepastian hukum dan membatasi penyalahgunaan restorative justice.

Ia juga memastikan bahwa pemerintah dan DPR terbuka menerima masukan masyarakat melalui Rapat Dengar Pendapat Umum, dengan catatan rinci atas setiap aspirasi

“Semua masukan diinventarisasi, dipertimbangkan, dan dijelaskan secara transparan mengapa diterima atau ditolak. Ini adalah wujud partisipasi yang bermakna,” tutup Eddy.

Menurut Eddy, diskusi dan debat terbuka ini juga merupakan salah satu bentuk upaya masyarakat serta pemerintah dalam menggali masukan dari berbagai elemen masyarakat.

Ia mengatakan bahwa RUU KUHAP masih terbuka untuk diperdebatkan, bahkan DPR berencana untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum untuk menerima aspirasi masyarakat.

Kementerian Hukum pun melakukan inventarisasi masukan yang rinci dan jelas, mencakup pihak siapa yang memberikan masukan apa di tanggal berapa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita punya catatan yang rapi bahwa ini masukan dari siapa, kita akomodasi seperti ini, mengapa usulan ini tidak kita akomodasi, apa dasar pertimbangannya. Kami dari pemerintah dan DPR wajib untuk mendengarkan masukan, wajib untuk mempertimbangkan, kemudian dalam pertimbangan kita kenapa tidak digunakan usulan ‘A’ tapi kita menggunakan usulan ‘B’, itu kita wajib untuk menjelaskan kepada publik. Itu adalah arti dari meaningful participation,” tandasnya.

(rpi/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kocak! Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Kalah saat Dikasih Tantangan Tebak Warna Jersi Hillstate

Kocak! Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Kalah saat Dikasih Tantangan Tebak Warna Jersi Hillstate

Megawati Hangestri dan Jordan Wilson kompak dalam hal salah menjawab ketika dikasih tantangan menebak warna kuning yang mencirikan identitas Hyundai Hillstate.
Nasib Keuangan Shio Ayam 9 September 2026: Banjir Rezeki Nomplok, tapi Waspada Dompet Jebol

Nasib Keuangan Shio Ayam 9 September 2026: Banjir Rezeki Nomplok, tapi Waspada Dompet Jebol

Karakter Shio Ayam yang terkenal gigih, teliti, dan penuh perhitungan akan diuji secara intensif dalam hal pengolahan finansial esok hari pada 9 September 2026.
Tak Banyak yang Tahu, Ini Sosok yang Berhasil 'Bujuk' Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea

Tak Banyak yang Tahu, Ini Sosok yang Berhasil 'Bujuk' Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea

Masih tak banyak yang tahu tentang sosok yang berhasil 'membujuk' Megawati Hangestri comeback ke Liga Voli Korea Selatan. Ternyata pemain Red Sparks?
Viral Pria Nekat Lompat ke Rel saat KRL Masuk Stasiun Tanah Abang, Untungnya Masinis Langsung Sigap Rem Mendadak

Viral Pria Nekat Lompat ke Rel saat KRL Masuk Stasiun Tanah Abang, Untungnya Masinis Langsung Sigap Rem Mendadak

Video seorang pria diduga hendak bunuh diri setelah melompat sesaat kereta Commuter Line (KRL) memasuki jalur peron 2 Stasiun Tanah Abang viral di media sosial.
Yusril Ungkap Perannya dalam Buku Islam Ala Prabowo

Yusril Ungkap Perannya dalam Buku Islam Ala Prabowo

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra menjelaskan perannya dalam buku  Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak pada 2.961 Penerbangan Hingga Senin

Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak pada 2.961 Penerbangan Hingga Senin

Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) telah mengganggu 2.961 penerbangan domestik dan internasional hingga Senin (7/9) akibat penutupan sementara sejumlah bandara terdampak.

Trending

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak pada 2.961 Penerbangan Hingga Senin

Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak pada 2.961 Penerbangan Hingga Senin

Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) telah mengganggu 2.961 penerbangan domestik dan internasional hingga Senin (7/9) akibat penutupan sementara sejumlah bandara terdampak.
SMAN 1 Pamanukan Subang Didesak DPRD Jabar Agar Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru

SMAN 1 Pamanukan Subang Didesak DPRD Jabar Agar Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru

Pihak SMAN 1 Pamanukan dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jabar di wilayah tersebut harus bertindak lebih cepat sehingga masalah ini dapat dikanalisasi.
Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Terima Dua Mobil dari Pengusaha Terkait Suap Proyek

Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Terima Dua Mobil dari Pengusaha Terkait Suap Proyek

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan satu unit mobil bermerek Mitsubishi atas nama sang legislator Vinna Ledy Anggraheni.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Selengkapnya

Viral