GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Porsi Publik Saham COIN Melonjak Jadi 43%, Harga Anjlok ARB Usai Reli

Porsi publik saham COIN melonjak dari 15% saat IPO menjadi 43% per Juli 2025. Usai reli, harga anjlok ARB 14,89% ke Rp1.600.
Senin, 11 Agustus 2025 - 10:26 WIB
Ilustrasi saham.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Laporan registrasi pemegang saham PT Indokripto Coin Semesta Tbk (COIN) per 31 Juli 2025 memunculkan fakta mengejutkan.

Porsi kepemilikan masyarakat nonwarkat di emiten induk bursa kripto ini mencapai 6,33 miliar lembar saham atau setara 43,06% dari total saham beredar. Jumlah tersebut dikuasai oleh 119.185 pihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal saat initial public offering (IPO) pada 9 Juli 2025, COIN hanya melepas 2,20 miliar saham atau 15% ke publik dengan harga penawaran Rp100 per saham. Lonjakan signifikan kepemilikan publik ini memicu pertanyaan, bagaimana porsi bisa melonjak hampir tiga kali lipat hanya dalam waktu sebulan.

Harga Anjlok Usai Reli

Sementara itu, pergerakan harga saham COIN mengalami gejolak tajam. Setelah sempat menguat sejak keluar dari papan pemantauan khusus full call auction (FCA) pada 4–7 Agustus 2025, saham COIN mendadak terjun bebas pada perdagangan Jumat (8/8/2025). Nilainya anjlok 14,89% dan mentok auto reject bawah (ARB) di level Rp1.600 per saham.

Komposisi Pemegang Saham Berubah
Sebelum IPO, kepemilikan COIN terkonsentrasi pada 14 pihak. Mega Perkasa Investindo menguasai 28,22% saham, disusul Bahana Nusantara Indojaya 23,45%, Budi Mardiono 9,33%, dan Teknologi Anak Nusantara 6%.

Selain itu, ada sejumlah pemegang saham di bawah 5% seperti Cakrawala Indotama Abadi, Duta Perkasa Teknologi, Fajar Informatika Perkasa, Graha Putra Mentari, dan Harmoni Sentosa Nusantara yang masing-masing memegang 4%. Mantra Permata Sejahtera dan Surya Digital Gemilang menguasai masing-masing 3,75%, Energi Harmoni Perkasa 3%, Sentra Dana Kapital 1,5%, serta Arunika Harmoni Semesta 1%.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, per 31 Juli 2025, komposisinya bergeser. Mega Perkasa Investindo tinggal menguasai 23,98%, Bahana Nusantara 19,93%, Budi Mardiono 7,93%, dan Teknologi Anak Nusantara 5,1%. Sisanya berada di tangan publik dengan kepemilikan di bawah 5% yang sulit diidentifikasi.

Lonjakan porsi publik ini dan penurunan harga yang tajam memunculkan spekulasi di pasar mengenai pergerakan saham COIN ke depan. Bursa Efek Indonesia maupun manajemen COIN belum memberikan keterangan resmi terkait fenomena ini. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aparatur Desa di Aceh Barat Tunggak Pajak Miliaran Rupiah

Aparatur Desa di Aceh Barat Tunggak Pajak Miliaran Rupiah

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Inspektorat mengungkapkan temuan dugaan aparatur desa (gampong) belum menyetorkan dana pajak yang telah dipungut pada tahun anggaran 2025 dan jumlahnya mencapai miliaran rupiah.
BRIN Sulap Sampah Jadi BBM dan Listrik, Pemerintah Kejar Target Akhiri Darurat Sampah Nasional

BRIN Sulap Sampah Jadi BBM dan Listrik, Pemerintah Kejar Target Akhiri Darurat Sampah Nasional

Di tengah krisis sampah yang kian menggunung di berbagai daerah, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mulai menggeber teknologi pengolahan sampah dari level rumah tangga hingga kota besar.
3 Alasan Hyundai Hillstate Mati-matian Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sampai Sebut Bisa Ubah Peta V-League

3 Alasan Hyundai Hillstate Mati-matian Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sampai Sebut Bisa Ubah Peta V-League

Kepulangan Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea benar-benar menjadi perhatian besar media Negeri Ginseng. Mereka menyebut Megatron bisa ubah peta V-League.
Timnas Indonesia Segera Ketiban Untung Jelang Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026, Exco PSSI Bilang Begini

Timnas Indonesia Segera Ketiban Untung Jelang Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026, Exco PSSI Bilang Begini

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa memang ada pembahasan mengenai peluang Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.
Warga Jepang Berbondong-bondong Bikin Prediksi Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Warga Jepang Berbondong-bondong Bikin Prediksi Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Warga Jepang berbondong-bondong bikin prediksi jelang lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026. Duel pada Selasa (12/5/2026) malam nanti WIB akan menentukan nasib Garuda Asia.
Di Balik Gebrakan Sherly Tjoanda, Ada Janji untuk Mendiang Suami yang Ingin Diwujudkan

Di Balik Gebrakan Sherly Tjoanda, Ada Janji untuk Mendiang Suami yang Ingin Diwujudkan

Sherly Tjoanda ternyata punya alasan emosional di balik gebrakannya sebagai Gubernur Maluku Utara, yakni mewujudkan janji mendiang suami. Simak beritanya!

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral