News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pati Ora Sepele! Ribuan Massa Aksi Kepung Kantor Bupati Paksa Sudewo Lengser, Demo Diperkirakan Tembus 100.000 Orang

Lautan manusia terus memadati aksi demonstrasi akbar yang dilakukan warga Pati di kawasan Alun-alun Kota dan Kantor Kabupaten Pati, sejak Rabu (13/8/2025) pagi.
Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:39 WIB
Ribuan massa kepung Kantor Bupati Pati dalam aksi demo turunkan Sudewo, Rabu (13/8/2025).
Sumber :
  • tvOne/Abdul Rochim

Jakarta, tvOnenews.com - Ribuan Warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, saat ini sedang melakukan unjuk rasa besar-besaran menuntut Bupati Pati Sudewo mengundurkan diri dari jabatannya.

Lautan manusia terus memadati aksi demonstrasi akbar yang digelar di kawasan Alun-alun Kota Pati depan Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (13/8/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak pagi, Massa terus berdatangan dari seluruh penjuru Pati. Berdasarkan pantauan, massa dari Pati Utara seperti kecamatan Tayu hingga Dukuhseti telah konvoi dengan ratusan sepeda motor dan truk sejak pagi menuju Alun-alun Pati.

Tak kalah semarak, ribuan massa dari Pati Selatan seperti dari Juwana, Batangan, Pucakwangi, hingga Kayen juga telah memadati lapangan.

Kondisi terkini demo di Pati, menuntut Bupati Sudewo lengser, Rabu (13/8/2025)
Kondisi terkini demo di Pati, menuntut Bupati Sudewo lengser, Rabu (13/8/2025)
Sumber :
  • tim tvOnenews

 

Jumlah massa aksi dalam demo kali ini diperkirakan akan menembus hingga 100.000 orang.

Dalam unjuk rasa yang berlangsung, orator menyatakan bahwa Bupati Pati Sudewo perlu digulingkan dari jabatannya karena dianggap sebagai pemimpin arogan yang tak pantas memimpin Pati.

Pekik jargon "Pati Ora Sepele" atau Pati Tidak Sepele menjadi seruan yang menggema diteriakkan oleh para demonstran di sepanjang jalannya demo.

Ungkapan tersebut menggambarkan kemarahan warga yang sudah terlanjur kecewa terhadap Bupati Sudewo yang dianggap arogan dan kebijakannya tak berpihak kepada rakyat.

Kondisi terkini demo di Pati, menuntut Bupati Sudewo lengser, Rabu (13/8/2025)
Kondisi terkini demo di Pati, menuntut Bupati Sudewo lengser, Rabu (13/8/2025)
Sumber :
  • tim tvOnenews

 

Unjuk rasa akbar warga Pati berawal dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Pati yang menaikkan tarif pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Meskipun kenaikan tersebut merupakan batas maksimal dan tidak diberlakukan untuk seluruh objek pajak, karena ada yang kenaikannya hanya 50 persen.

Namun, karena ada pernyataan Bupati Pati Sudewo yang dinilai menyakiti hati masyarakat yang mempersilahkan berunjuk rasa hingga 5.000 ataupun 50.000 orang sekalipun.

Warga akhirnya melakukan aksi donasi dengan mengumpulkan air mineral kemasan dus di sepanjang jalur trotoar depan pendopo Kabupaten Pati.

Bupati Pati Sudewo angkat bicara soal demo 13 Agustus 2025.
Bupati Pati Sudewo angkat bicara soal demo 13 Agustus 2025.
Sumber :
  • tvOne

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Bahkan donasi yang digalang sejak 1 Agustus 2025, juga terus mengalir hingga ribuan air mineral kemasan dus dan berbagai logistik termasuk hasil bumi sumbangan warga, menggunung di kawasan Alun-alun Pati, Kantor Bupati, hingga Kantor DPRD.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Bima Arya Beri Motivasi Kepada Mahasiswa Poltek Unhan NTT Harus Miliki Visi dan Disiplin sebagai Bekal Masa Depan

Wamendagri Bima Arya Beri Motivasi Kepada Mahasiswa Poltek Unhan NTT Harus Miliki Visi dan Disiplin sebagai Bekal Masa Depan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, memberikan pengarahan motivasi kepada para mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Universitas Pertahanan (Unhan) di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (27/6).
Wajahnya Indonesia Banget, Profil Kapten Sparta Rotterdam U-21 Liam Oetoehganal Siap Dinaturalisasi Timnas?

Wajahnya Indonesia Banget, Profil Kapten Sparta Rotterdam U-21 Liam Oetoehganal Siap Dinaturalisasi Timnas?

Gelandang muda potensial berdarah Indonesia Liam Oetoehganal yang saat ini menjabat sebagai kapten utama Sparta Rotterdam U-21 disinyalir Timnas kepincut untuk
300 Gempa Susulan Guncang Venezuela usai Gempa Dahsyat M 7,5

300 Gempa Susulan Guncang Venezuela usai Gempa Dahsyat M 7,5

Venezuela masih dilanda situasi darurat setelah dua gempa bumi dahsyat mengguncang negara tersebut pada Rabu (24/6/2026).
Persib Lepas 4 Pemain Asing, Ini Daftarnya

Persib Lepas 4 Pemain Asing, Ini Daftarnya

Manajemen Persib Bandung bergerak cepat melakukan cuci gudang dan merampingkan komposisi legiun asingnya menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. Kali -
Pemain Incaran Gagal Didapatkan, Inter Milan Ubah Rencana Transfer Musim Panas: 5 Bintang Anyar Bakal Diboyong

Pemain Incaran Gagal Didapatkan, Inter Milan Ubah Rencana Transfer Musim Panas: 5 Bintang Anyar Bakal Diboyong

Inter Milan harus menyusun ulang strategi mereka di bursa transfer musim panas usai sjumlah target yang masuk dalam daftar prioritas dipastikan gagal dibeli.
4 ABK WNI Masih Disandera Perampok Somalia, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah untuk Pembebasan

4 ABK WNI Masih Disandera Perampok Somalia, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah untuk Pembebasan

Empat anak buah kapal (ABK) yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) masih disandera perampok Somalia sejak April 2026.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Selengkapnya

Viral