Bupati Pati Belum Undur Diri, DPRD Sepakati Hak Angket Pemakzulan Sudewo
- Tangkapan Layar
Jakarta, tvOnenews.com - DPRD Kabupaten Pati menyepakati pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket untuk memakzulkan Bupati Sudewo dari jabatannya.
Pembentukan pansus itu buntut dari kericuhan aksi demonstrasi masyarakat Pati yang menuntut Bupati Sudewo mundur dari jabatannya, Rabu (13/8).
Anggota DPRD Kabupaten Pati Fraksi Golkar, Riyanto membantah adanya pengajuan pengunduran diri dari Bupati Sudewo dari jabatannya. Namun, ia menjelaskan, DPRD membentuk Pansus Hak Angket untuk pemakzulan Bupati Sudewo.
"Tidak (Bupati Sudewo undur diri)," kata Riyanto kepada tvOnenews.com.
"Ada Pansus Hak Angket," tambahnya.
Selain itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa fraksi partai politik di DPRD Pati sudah sepakat membentuk pansus tersebut.
Turut diketahui, aksi unjuk rasa warga di Kabupaten Pati, Jawa Tengah hari ini menuntut Bupati Pati Sudewo lengser dari jabatannya.
Dalam peristiwa tersebut, petugas pengamanan berupaya membubarkan paksa pengunjuk rasa dengan menembakkan gas air mata ke arah kerumunan pengunjuk rasa yang dinilai sulit dikendalikan.
Pengunjuk rasa juga terlihat melakukan aksi anarkis dengan melakukan kekerasan terhadap beberapa polisi yang kebetulan berada di antara kerumunan pengunjuk rasa.
Sementara pengunjuk rasa juga mengeluhkan pedih di mata karena terkena gas air mata, sehingga berlarian menyelamatkan diri. Bupati Sudewo yang sempat berbicara di depan massa juga dilempati berbagai macam benda, seperti botol minuman.
Adapun unjuk rasa warga Pati berawal dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Pati yang menaikkan tarif pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.
Meskipun kenaikan tersebut merupakan batas maksimal dan tidak diberlakukan untuk seluruh objek pajak, karena ada yang kenaikannya hanya 50 persen.
Namun, karena ada pernyataan Bupati Pati Sudewo yang dinilai menyakiti hati masyarakat, yaitu mempersilakan berunjuk rasa hingga 5.000 ataupun 50.000 orang sekalipun sehingga warga akhirnya melakukan aksi donasi dengan mengumpulkan air mineral kemasan dos di sepanjang jalur trotoar depan pendopo Kabupaten Pati. (dpi)
Load more