News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rumah Kontrakan akan Masuk Radar Pajak Tahun Depan, Ini Penjelasan Kemenkeu

Kemenkeu menyiapkan perluasan basis pajak 2027 dengan menyasar aset properti yang disewakan. Rumah kontrakan menjadi salah satu potensi penerimaan pajak tahun depan.
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:00 WIB
Direktur Penyusunan APBN Direktorat Jenderal Anggaran Kemenkeu Rofyanto Kurniawan dalam Konsultasi Publik RUU APBN 2027
Sumber :
  • Ditjen Anggaran

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan sejumlah langkah ekstensifikasi untuk perluasan basis perpajakan pada 2027.

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan rasio perpajakan hingga 10,16%-10,5% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu sektor yang dinilai masih memiliki potensi penerimaan adalah aktivitas penyewaan aset properti. Pemerintah akan mengoptimalkan pengawasan terhadap aset yang disewakan, termasuk rumah dan rumah kontrakan.

Direktur Penyusunan APBN Direktorat Jenderal Anggaran Kemenkeu Rofyanto Kurniawan mengatakan kebijakan fiskal ke depan akan menyasar sektor dan kelompok wajib pajak yang kontribusinya dinilai belum sesuai dengan potensi penerimaan.

Rofy mencontohkan pada masyarakat kelas menengah ke atas yang memiliki lebih dari satu properti. Menurut dia, aset tambahan yang dimanfaatkan untuk kegiatan komersial, seperti disewakan atau dikontrakkan, perlu menjadi bagian dari pengawasan kepatuhan pajak.

"Kita berupaya memperluas basis perpajakan, ya. Sektor-sektor atau kelompok yang belum optimal pembayaran pajaknya ini akan kita optimalkan," kata Rofy dalam forum Konsultasi Publik RUU APBN 2027 secara daring, dikutip Sabtu (8/8/2026).

"Contohnya, kalau misalkan orang punya rumah lebih dari satu, kan nggak mungkin juga rumahnya itu ditinggali semua. Pasti ada yang disewakan, ada yang dikontrakkan," jelasnya.

Untuk mendukung perluasan basis pajak, Kemenkeu akan memperkuat pertukaran dan integrasi data dengan sejumlah instansi terkait. Upaya tersebut juga didukung transformasi digital melalui pengembangan Sistem Inti Administrasi Perpajakan atau Coretax.

Rofy mengatakan Coretax diharapkan membantu otoritas pajak memperoleh gambaran wajib pajak secara lebih lengkap dan akurat. Integrasi data perpajakan dengan data ekonomi juga dinilai dapat meningkatkan kemampuan pemerintah dalam memetakan potensi penerimaan.

"Diharapkan kalau kita melakukan benchmarking, kemudian data wajib pajaknya itu lengkap dan di-link-kan dengan data perekonomian, maka penerimaan pajak kita akan bisa lebih optimal," paparnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain memperluas penerimaan pajak, Kemenkeu menyiapkan sejumlah langkah untuk mengurangi potensi kebocoran sekaligus meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Perbaikan tata kelola menjadi salah satu fokus pemerintah. Langkah tersebut dilakukan melalui standardisasi, digitalisasi, dan simplifikasi layanan di kementerian/lembaga.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Label, Ini Alasan Halal Mulai Jadi Penentu Kepercayaan Konsumen pada Sebuah Brand

Bukan Sekadar Label, Ini Alasan Halal Mulai Jadi Penentu Kepercayaan Konsumen pada Sebuah Brand

Konsumen kini menilai brand bukan hanya dari kualitas dan harga, tetapi juga kehalalan, transparansi, dan konsistensi. Apa yang berubah? Label halal
Dari Climate Summit PBB, Menteri LH: Presiden Prabowo Subianto Lakukan Langkah Nyata Pengendalian Perubahan Iklim

Dari Climate Summit PBB, Menteri LH: Presiden Prabowo Subianto Lakukan Langkah Nyata Pengendalian Perubahan Iklim

Menteri LH/Kepala BPLH Moh. Jumhur Hidayat menegaskan Indonesia menerjemahkan komitmen iklim ke dalam aksi lintas sektor yang menyatukan pertumbuhan ekonomi, ketahanan energi, pengentasan kemiskinan, dan perlindungan lingkungan.
Serapan Tebu Petani Terjaga di Tengah Musim Panen Raya, PG Ngadiredjo Pastikan Proses Giling Berjalan

Serapan Tebu Petani Terjaga di Tengah Musim Panen Raya, PG Ngadiredjo Pastikan Proses Giling Berjalan

Memasuki masa panen raya tebu 2026, kelancaran penyerapan hasil panen menjadi perhatian petani.
Florian Wirtz Terus Dikritik, Sudah Saatnya Liverpool Jual Sang Bintang?

Florian Wirtz Terus Dikritik, Sudah Saatnya Liverpool Jual Sang Bintang?

Florian Wirtz belum mampu memenuhi ekspektasi sejak bergabung dengan Liverpool. Situasi tersebut membuat masa depannya mulai menjadi sorotan.
IJTI Gelar Simposium dan Apresiasi 2026: Anugerahkan Penghargaan bagi 5 Tokoh Inspiratif Pendorong Keterbukaan Informasi

IJTI Gelar Simposium dan Apresiasi 2026: Anugerahkan Penghargaan bagi 5 Tokoh Inspiratif Pendorong Keterbukaan Informasi

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) kembali menggelar perhelatan "Simposium dan Apresiasi IJTI 2026", sebuah ajang bergengsi yang bertujuan untuk mengkaji arah jurnalisme di tengah pusaran disrupsi.
Asian Games 2026: FPTI Resmi Melepas Sembilan Atlet Panjang Tebing Indonesia Menuju Nagoya Hari Ini

Asian Games 2026: FPTI Resmi Melepas Sembilan Atlet Panjang Tebing Indonesia Menuju Nagoya Hari Ini

Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) lewat ketua umum, Yenni Wahid, melepas sembilan atlet yang berlaga di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Trending

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Bursa Kerja Online yang ditayangkan live melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial dan dipandu langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT