GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kementerian HAM Tunggu Dipanggil DPR Setelah Susun Revisi UU HAM

Menteri HAM Natalius Pigai mengatakan Kementerian HAM telah rampung menyusun revisi UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM dan tengah menunggu dipanggil DPR untuk memulai pembahasan bersama
Selasa, 19 Agustus 2025 - 12:32 WIB
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengatakan Kementerian HAM telah rampung menyusun revisi Undang-Undang (UU) Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM dan tengah menunggu dipanggil DPR untuk memulai pembahasan bersama.

“Tinggal kami dipanggil DPR saja, bahannya sudah selesai. Semua rampung,” kata Pigai mengutip Antara pada Selasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menyebut Kementerian HAM telah menyusun revisi UU HAM bersama pakar dan akademisi di bidang HAM, di antaranya mantan Pelapor Khusus PBB mengenai HAM Makarim Wibisono, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie, dan mantan Komisioner Komnas HAM Hafid Abbas.

“Semua punggawa HAM Republik Indonesia yang menyusun, sudah selesai,” ucapnya.

Kementerian HAM melalui revisi UU HAM mencoba mengatur aspek-aspek yang belum pernah diatur sebelumnya, seperti topik HAM dan korupsi, HAM dan lingkungan, HAM dan pembangunan, serta HAM dan pemilu.

Selain itu, Kementerian HAM juga mempertegas perlindungan bagi aktivis HAM dalam revisi tersebut.

“Perlindungan terhadap human rights defender (pembela HAM), aktivis, kita juga masukkan dalam satu pasal sendiri yang tidak mudah untuk mereka akan dikriminalisasi di masa akan datang,” ucapnya.

Sebelumnya, Pigai saat konferensi pers terkait revisi UU HAM di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Kamis (3/7), mengusulkan praktik korupsi dimasukkan ke dalam domain HAM. Hal ini guna mengatur tindak lanjut atas tindakan rasuah.

Dengan begitu, kata dia, pelaku korupsi dapat diadili dengan dua mekanisme, yakni sistem peradilan pidana (criminal justice system) di pengadilan umum dan sistem peradilan HAM (human rights justice system) di pengadilan HAM.

“Dua opsi dibuka, tapi itu namanya juga baru usulan kita,” kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di samping itu, dia juga mengusulkan penguatan terhadap Komnas HAM dengan menjadikan rekomendasi lembaga independen itu memiliki kekuatan hukum. Melalui revisi UU HAM, rekomendasi Komnas HAM akan diatur menjadi bersifat wajib untuk ditindaklanjuti.

“Selama ini penanganan pelayanan kasus di Komnas HAM hanya berhenti pada rekomendasi yang tidak bertaring, tidak bergigi, maka kita beri taring dan gigi,” ujar Pigai di kantornya, Kamis (10/7).(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BI Kalteng Usung Batang Gawi Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi

BI Kalteng Usung Batang Gawi Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi

Bank Indonesia (BI) wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelenggarakan diseminasi laporan perekonomian provinsi setempat tahun 2026 bertajuk Batang Gawi, yakni bersinergi wujudkan ketahanan pangan dan energi menuju Kalteng berdaya saing.
Hasil Thailand Open 2026: Menangkan Dua Laga Kualifikasi, Thalita Ramadhani Anamkan Satu Tempat di Babak Utama

Hasil Thailand Open 2026: Menangkan Dua Laga Kualifikasi, Thalita Ramadhani Anamkan Satu Tempat di Babak Utama

Hasil Thailand Open 2026 babak kualifikasi dari sektor tunggal putri setelah wakil Indonesia Thalita Ramadhani Wiryawan berhasil meraih dua kemenangan penting.
Tak Kuat Lihat Sherly Tjoanda, Orang Terdekat Gubernur Malut Cekikikan saat Pelepasan Burung, Warganet: Ada yang Tertawa

Tak Kuat Lihat Sherly Tjoanda, Orang Terdekat Gubernur Malut Cekikikan saat Pelepasan Burung, Warganet: Ada yang Tertawa

Admin media sosial TikTok Sherly Tjoanda Laos tertawa melihat ekspresi ketakutan Gubernur Malut saat pelepasan burung merpati untuk peresmian Kajati Cup 2026.
Bukan Jepang atau Qatar, Warga Thailand Justru Panik Hadapi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 karena Alasan Ini

Bukan Jepang atau Qatar, Warga Thailand Justru Panik Hadapi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 karena Alasan Ini

Warga Thailand mulai khawatir menghadapi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 setelah skuad Garuda diperkuat banyak pemain keturunan.
Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Bisa 'Diuntungkan' Jepang, Media China: Tim Samurai Biru Sengaja Kalah?

Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Bisa 'Diuntungkan' Jepang, Media China: Tim Samurai Biru Sengaja Kalah?

Timnas Indonesia U-17 menghadapi Jepang pada laga penentuan Grup B Piala Asia U-17 2026 malam ini. Media China mulai khawatir Samurai Biru tidak tampil maksimal.
Oscar Piastri dan Lando Norris Naik Podium di F1 GP Miami 2026, McLaren Pede Bisa Pertahankan Gelar Ganda Musim Ini

Oscar Piastri dan Lando Norris Naik Podium di F1 GP Miami 2026, McLaren Pede Bisa Pertahankan Gelar Ganda Musim Ini

Tim yang mendominasi gelaran Formula 1 musim lalu, McLaren, akhirnya berhasil meraih double podium pertamanya di F1 2026.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Selengkapnya

Viral